Siapa pun juga pasti akan mengalami hal yang sama ketika di tempatkan pada situsi ketidakpastian.Ditambah lagi dengan "kabar-kabar" yang beredar yang seiring waktu tidak kunjung terlaksana dan hanya menambah ketidakpastian.Sebenarnya apa sih yang menjadi sumber kebingungan dan kegelisahan bagi rekan-rekan yang 'jangankan lulus seleksi, mau ngikut aja ga bisa karena tdk memenuhi syarat' (meminjam istilah putu)?.Seharusnya "kabar" tentang adanya KPPN Percontohan adalah kabar yang baik.Percontohan berarti untuk dijadikan acuan.Acuan bagi seluruh KPPN. Nah maksudnya gitu bukan bos... harusnya kan gimana supaya di dukung biar Contoh nya sukses jadi yang lain bisa lebih cepet dipraktekin di seluruh KPPN. Jadi ga ada alasan lagi buat bingung.
Apa ada alasan lain? Apa ada sangkut pautnya sama yang di bilang bos ihsan? ;) Seperti yang aku tulis di awal siapa pun juga pasti ga enak ada di 'ketidakpastian'. Dan ga mudah juga buat pengambil keputusan di jakarta untuk membuat 'kepastian' tersebut :) semoga ketidakpastian ini tidak berlanjut dan tidak terus2an membuat kinerja rekan2 jadi menurun. belum lg ada "kabar" baru yang belum tau ke benarannya :)
