Mas Wawan bener..
mungkin yang di maksud oleh mas Goodman adalah Help Desk
saya sudah berapa kali meninjau KPPN.. dan setiap kali selalu coba buka Help
Desk..
rupa nya tidak mudah menggunakan help desk.
setiap kali mau gunakan help desk selalu harus di dampingi oleh petugas KPPN.
jadi harus orang KPPN yang mengoperate Help Desk..
padahal..
dalam pemikiran saya Help Desk itu harusnya mudah di gunakan..
saya pernah mengalami satu hal di Satu Hotel di bilangan jl Thamrin Jkt..
dilobby hotel itu tersedia sebuah komputer.. dan saat itu ada seoang anak
umur 7 tahun sedang asyik main main dengan komputer itu.
ketika saya dekati.. oh rupanya informasi tentang daerah wisata di jakarta.
informasi kalau mau ke ancol.. ke keong mas, ke Taman Safari, ke Rumah Si
Pitung, dll. informasi nya dilengkapi mengenai biaya nya. jam berapa saja.dan
naik kendaraan apa..
saya koq teringat dengan help desk di KPPN..
harusnya bisa di buka oleh semua orang seperti di Hotel itu..
termasuk orang yang awam dengan komputer (lha buktinya anak umur 7 tahun bisa)
bagaimana caranya?
ya inilah yang harus kita pikirkan..
Oke deh.. sekalian aja saya kemukakan..
mungkin di antara teman ada yang bisa bikin program nya..
komputer HELP DESK itu hendaknya begini :
(1) dalam keadaan idle harus tampak screen saver "SELAMAT DATANG DI HELPDESK"
di bawah nya ditulis "UNTUK MULAI HARAP TEKAN SEMBARANG TOMBOL"
(2) setelah di tekan sembarang tombol muncul lagi MENU PILIHAN
(a) Informasi penyelesaian SPM menjadi SP2D
(b) Informasi persyaratan yang harus di penuhi dalam ajukan SPM
(c) Informasi REKON SAP
(d) Informasi REKON SABMN
dan lain lain..
(3) bila stake holder mau tau proses SPM yang tadi pagi di masukan dia tekan
tombol a.
lalu muncul menu lagi.."HARAP ISI 5 (LIMA) digit nomor pendaftaran.. yang
tertera di tanda terima.
(4) setelah tekan 5 (lima) digit maka akan muncul di layar.. bahwa SPM anda
sudah di Kepala Seksi, atau masih di pelaksana middle office, atau sudah di
Bank..
kalau dia mau tau informasi mengenai REKON SABMN..
maka dia tekan huruf (d). maka muncul.. apa saja yang musti di siapkan.. apa
saja yang musti dilakukan.. dan meja mana yang harus di hubungi.. (ada layout
KPPN di layar)..
mungkin begitulah kira kira gambaran HELP DESK yang saya cita cita kan..
saya ingat ketika bu Menteri datang ke KPPN Wonosari..
ada HELP DESK di depan dekat pintu masuk...
tapi masih butuh tenaga operasional, untuk menjalankan computer itu..
saya yang sudah tidak terlalu gaptek pun tidak bisa membuka..
wah kalau yang begitu itu, nama nya bukan HELP DESK mas..sama aja pergi tanya
sama si petugas.. sudah ada di mana SPM saya?.. maka pasti dapat jawaban..
tapi kan bukan gitu yang di cita cita kan..
mau nya seperti yang di hotel itu mas..
si konsumen di persilahkan buka sendiri.. rundingan sendiri sama keluarga..
dan pilih yang sudah disepakati oleh keluarga.. misal nya oh kami mau ke
ANCOL.. tekan angka 1..
gitu lho mas...
sekian dari saya..
mudah2an ada yang bisa bikinkan program nya..
terimakasih atas perhatian mas Wawan.. juga terimakasih atas postingan mas
Goodman..
wassalam
informasi kalau mau ke keong mas.. sekian biaya nya,
Wa_one <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Sebelumnya mohon maaf klo saya "lancang" menimpali tulisan yang
ditujukan ke Pak Hari (ngapunten n'gih).
Sya cuma pengen nambahin, mungkin yang dimaksud mas Godman dsini
mungkin Helpdesk untuk satker, karena pengalaman di KPPN kami
sebenarnya permasalahan terbesar terletak pad SDM Satker, tidak hanya
pada pengtahuan tentang TI(aplikasi instansi) tapi juga pada
pengetahuan tentang BUN. Slama ini banyak satker yang "konsultasi" ke
KPPN baik tentang tata cara pencairan dana serta aplikasi(SPM, SAKPA,
SABMN). Nah, klo satkernya mengalami masalah dengan kedua hal
tersebut ngadu kemana???
Kita sekarang di KPPN khan sebagai Pelayan dan Guru, nah Gurunya
dmana tu?