Sebenarnya antara Seksi Vera yang melayani Rekon dengan satker, atau Persepsi 
yang melayani MPN dari Bank atau Perbendaharaan dengan satkernya yang 
mengajukan SPM tetap harus dilayani oleh Front Office, sebab menurut pendapat 
saya entry point dari semua pelayanan ini tentunya di Front Office, pembagian 
tugas/pemahaman atas pekerjaan lah yang harus dimiliki oleh bagian FO, 
  FO tentunya harus siap kalau ada yang menanyakan REKON, MPN, SPM atau 
lainnya. Saya kira lebih baik seperti itu karena pintu masuknya kan di FO. 
selanjutnya final nya disesuaikan dengan tugas masing-masing.
  Mohon maaf jika ada yang kurang berkenan.
   
  Salam
  
Hari Ribowo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Assalamualaikum wr wb pak Agus Wid.. 

saya senang membaca postingan ini..
artinya kita bisa saling mengingatkan.. 
bisa saling asah, asih, asuh.. 
terimakasih pak Aguswid.. 

tapi sebelum menanggapi mungkin perlu di terangkan dulu 
apa sih arti dari istilah "KANCA WINGKING"
karena mungkin saja ada diantara pembaca di milis ini yang bukan wong jowo..
apalagi istilah ini adalah istilah KROMO INGGIL.. 

setelah saya bertanya tanya pada beberapa temen yang orang jawa, 
ternyata arti dari KANCA WINGKING adalah teman pendukung.. 
biasanya di pakai untuk meng istilahkan seorang istri.. 
ISTRI KITA ADALAH KANCA WINGKING kita.. 
selalu di belakang.. 

jadi yang dimaksud oleh Pak Aguswid.. 
Seksi Vera dan Seksi Persepsi bukan hanya sekedar Teman Pendukung
gitu mungkin kira kira ya Pak..

nah inilah tanggapan saya :

Mudah2an Pak.. 
walaupun dalam lay out percontohan diperlihatkan bahwa 
seksi Vera dan Seksi Persepsi merupakan unit yang ada di Back Office, 
tapi koq ya kebetulan aja ya.. 
ketika kita sama sama menyusun Lay Out di KPPN Percontohan Semarang II, 
kita tata tata sedemikian rupa letak Seksi Persepsi dan Seksi Vera walaupun 
agak kebelakang, tapi bukan di belakang sekali..

tetap ada loket yang sama bagusnya dengan loket di front Office..
loket ini bisa digunakan oleh Seksi Vera, dan seksi Persepsi 
dalam melayani stake holder. 

satker yang mau reksonsiliasi bisa datang ke loket samping ini.. 
petugas Bank yang bawa LHP bisa datang ke loket samping ini.. 

Saya percaya semua petugas di KPPN adalah orang penting.. 
semua mempunyai bentuk pelayanan nya masing masing.
tak ada yang di nomor dua kan.. 

dan bukan kah saya seringkali bilang.. 
bahwa tugas di KPPN itu merupakan BAN BERJALAN.. 
karena target kita selain melayani masyarakat, 
juga menyelesaikan OUTPUT AKHIR yaitu LKPP.. 
satu ban gembos.. tidak akan lahir LKPP yang sempurna. 

tapi terimakasih pak Agus.. 
telah mengingatkan kita semua
setidaknya agar mempunyai kesamaan persepsi 
mengenai status konco konco yang duduk di Back Office.
tidak ada yang tidak penting di KPPN.. 

Apalagi kita sudah dengar dari Bu Menteri
bahwa Dep Keu adalah percontohan nya REFORMASI BIROKRASI.. 
kesempatan ini hendaknya kita gunakan dengan sebaik baiknya
menunjukkan itikad kita yang baik.. 

wassalam 





agus widiyanto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Pemahaman saya design pelayanan prima pada KPPN Percontohan hanya bertumpu pada 
sisi pelayanan "pengeluaran" dengan mencontoh abis lay-out perbankan. Padahal 
kita masih mengemban sisi pelayanan yang lain yaitu pelayanan "penerimaan" dan 
pelayanan "Akuntansi" yang saat ini masih dalam tahap sosialisasi & 
pembelajaran untuk klient kita.

Pelayanan penerimaan - harus diakui tamu persepsi adalah front-liner kita dalam 
penerimaan negara yang harus kita hargai, kita manusiakan (jangan sepelekan 
mereka sekedar pesuruh). Mereka menjadi tamu KPPN setiap hari, kecuali nanti 
setelah MPN sudah menjurus ke paper-less administration dan full online. Main 
set harus dirubah, mereka adalah pahlawan2 kecil penopang APBN yang harus 
disambut dan dilayani pada tempat yang utama. Tinggalkan pikiran kalau dari 
mereka tidak ada apa-apanya, sehingga melayaninya asal-asalan. 

Pelayanan akuntansi oleh Seksi Vera dalam bentuk rekonsiliasi setiap bulan dan 
pembelajaran akuntansi. Mereka adalah tamu yang resmi kita undang, mengapa 
harus ditempatkan di belakang (back office). Katanya LKPP akan menjadi wajah 
DJPBN.

Jadi menurut saya front-liner tidak hanya diisi pelaksana perbendaharaan tapi 
juga diisi 1 atau 2 orang tenaga andal seksi persepsi dan Vera yang dapat 
berfungsi sebagai pelayan-guru dan konsultan. Untuk itu tempatnya tidak harus 
dibelakang loket, melainkan di tempat dimana mereka bisa berinteraksi secara 
bebas seperti Customer Service di perbankan.

Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]

Yahoo! Groups Links

---------------------------------
Get the Yahoo! toolbar and be alerted to new email wherever you're surfing. 

[Non-text portions of this message have been removed]



         

                
---------------------------------
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke