Pemahaman saya design pelayanan prima pada KPPN Percontohan  hanya 
bertumpu pada sisi pelayanan "pengeluaran" dengan mencontoh abis lay-out 
perbankan. Padahal kita masih mengemban sisi pelayanan yang lain yaitu 
pelayanan "penerimaan" dan pelayanan "Akuntansi" yang saat ini masih dalam 
tahap sosialisasi & pembelajaran untuk klient kita.
   
        Pelayanan penerimaan - harus diakui tamu persepsi adalah front-liner 
kita dalam  penerimaan negara yang harus kita hargai, kita manusiakan (jangan 
sepelekan mereka sekedar pesuruh). Mereka menjadi tamu KPPN setiap hari, 
kecuali nanti setelah MPN sudah menjurus ke paper-less administration dan full 
online. Main set harus dirubah, mereka adalah pahlawan2 kecil penopang APBN 
yang harus disambut dan dilayani pada tempat yang utama. Tinggalkan pikiran 
kalau dari mereka tidak ada apa-apanya, sehingga melayaninya asal-asalan. 
   
         Pelayanan akuntansi oleh Seksi Vera dalam bentuk rekonsiliasi setiap 
bulan dan pembelajaran akuntansi. Mereka adalah tamu yang resmi kita undang, 
mengapa harus ditempatkan di belakang (back office). Katanya LKPP akan menjadi 
wajah DJPBN.
   
         Jadi menurut saya front-liner tidak hanya diisi pelaksana 
perbendaharaan tapi juga diisi 1 atau 2 orang tenaga andal seksi persepsi dan 
Vera yang dapat berfungsi sebagai pelayan-guru dan konsultan. Untuk itu 
tempatnya tidak harus dibelakang loket, melainkan di tempat dimana mereka bisa 
berinteraksi secara bebas seperti Customer Service di perbankan.
   
   

 Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke