Salam,
Begitu buka Detikcom, eh saya lihat ada topik menarik. Makin dibuka lagi eh
makin tambah menarik. Dan itu memang ditulis salah seorang yang sangat kita
kenal di milis ini. Siapakah dia? Ah gitu aja kok repot, wong semua sudah
baca artikel itu kok;-)

Jika analisis dia itu dibahas, milis ini pasti lebih rame' lagi.

salam,
penyimak pinggiran
###
Ipong, Plagiarisme, dan Etika Pendidikan
Penulis:  N (Sengaja saya kasih inisial,  RP)

detikcom - Dari seberang negeri, saya membaca maraknya kasus plagiat yang
dituduhkan terhadap Dr. Syaiful 'Ipong' Azhar. Dari lintas diskusi dan debat
kasus ini, nampaknya Dr. Ipong berada pada posisi yang paling tidak
menguntungkan. Dia berhadapan dengan ancaman: kehilangan gelar doktor.

Saudara Ipong divonis berdasarkan laporan Nurhasim yang mengklaim bahwa sang
doktor menciplak data sekunder miliknya. Klaim ini ternyata sangat ampuh
sebagai 'primary evidence' dalam mengadili masa depan dan karir Ipong.

Penasehat akademik Ipong pun, Dr. Afan Gaffar, tak memberi 'benefit of the
doubt' terhadap anak bimbingnya. Dr. Gaffar dengan mudah memberi ultimatum
tanpa memberi kesempatan bagi Ipong pada tingkat apa keterlibatannya pada
kasus ini . Dengan ringan, Dr. Gaffar menyetujui pencabutan gelar anak
bimbingnya dan tidak mempertimbangkan dirinya sebagai kontributor terjadinya
peristiwa ini.

Kasus pengadilan ini menjadi sangat menarik ketika kita mengetahui bahwa
hukuman terhadap Ipong terjadi setelah dia mendapat applaus dari para
akademisi UGM atas kesuksesannya menulis disertasi

Selanjutnya:
http://www.detik.com/pembaca/2000/03/14/2000314-170745.shtml

Kirim email ke