RE: [porsenipar] Gubernur yang Aneh :)Sepertinya Bangsa kita sekarang nih lebih 
gede gengsinya dari lain-lain......

Sekarang yang perlu dibenahi bukan Gubernur atau kota nya, tetapi orang nya.....

Bayangkan sudah dilarang untuk tinggal di dekat sungai, tapi masih 
banyak.....gubuk-2 kadang sampai permanen.

Sudah dilarang tidak boleh STOP atau ambil penumpang selain di HALTE, tapi 
penumpangnya juga 

Dilarang dan DI Larang atau di laRANG kayanya sama aja tuh .....

Andai saya Gubernur DKI nih....Program yang utama adalah:

- Pejabat dibawah Eselon 2 di Larang bawa Mobil Pribadi atau mobil Dinas di 
kembalikan untuk membantu daerah miskin

- Bagi karyawan Swasta dibawah Direktur dilarang juga bawa mobil pribadi 
kecuali bagian PR, Marketing

Sepertinya Jakarta tidak akan macet tuh...........

Lalu fasilitas Umum di perbaiki, Busway + , Subway +, Kereta dll

Memang hal ini sulit, tapi kalau bukan dari Pejabat yang mulai, engga usah di 
bahas deh.......


 


  ----- Original Message ----- 
  From: Anna Dwiyana 
  To: [EMAIL PROTECTED] 
  Sent: Wednesday, January 23, 2008 9:29 AM
  Subject: RE: [porsenipar] Gubernur yang Aneh :)


  Xixixi emberrrr

  Padahal dia sendiri tahu banget kalo permasalahan bisa diatasi dengan 
angkutan massal yang lebih besar seperti kereta, tapi dia sendiri sama sekali 
ngga mau ngelirik kereta.  Susah dibikin proyek kali yeee

  Pengguna kereta adalah salah satu pahlawan yang memerangi kemacetan.

  -----Original Message-----
  From: Achmad Yahya Sjarifuddin [mailto:[EMAIL PROTECTED]
  Sent: Wednesday, January 23, 2008 8:45 AM
  To: [EMAIL PROTECTED]
  Subject: [porsenipar] Gubernur yang Aneh :)

  2008-01-23 08:13:00

  Jam Masuk Sekolah - Kerja Dijadwal Ulang Tuai Pro dan Kontra

  Nurul Hidayati - detikcom

  Jakarta - Tak ada kebijakan mengurai kemacetan yang bersih dari

  pro dan kontra. Demikian juga terkait ide Gubernur DKI Jakarta

  Fauzi Bowo yang mengusulkan adanya pengaturan jam masuk sekolah

  dan masuk kantor bagi pegawai pemerintahan. Sedangkan untuk

  pegawai swasta, Bang Foke hanya bisa mengimbau.

  Pada Selasa kemarin, Foke menyatakan, untuk mendistribusikan

  kemacetan agar tidak terkumpul pada waktu yang sama, jadwal masuk

  anak sekolah dan PNS akan dipagikan, sekitar 06.30 atau 06.45

  WIB. Lazimnya, kelompok ini mulai beraktivitas pukul 07.00 WIB.

  Sedangkan untuk kantor-kantor swasta yang memenuhi jalur emas Jl

  Sudirman dan Jl MH Thamrin, Foke mengimbau agar jam masuknya

  tidak ikut-ikutan pagi, tapi minimal pukul 09.00 WIB.

  "Saya setuju sekali sama usul ini, jadwal kerja di kantor saya

  07.30 - 16.30, tapi toh kenyataannya saya hampir selalu pulang

  pukul 18.30. So, kalo imbauan ini jadi dilaksanakan saya sih

  seneng-seneng aja," komentar Romeda dalam fasilitas Beri Komentar

  detikcom.

  "Setuju! Jam kerja harus diundur. Jadi bisa bangun siang dikit

  hehehe," komentar Willy.

  "Wah bagus tuh Pak! Saya sangat mendukung," tulis Aan.

  Sedangkan yang kurang setuju menulis, "Mungkin akan mengakibatkan

  jam macet tambah panjang, karena berarti orang tua juga harus

  berangkat lebih pagi supaya bisa nganter anaknya ke sekolah.

  Terus habis nganterin anak-anaknya, mereka nongkrong di mana ya

  sambil nunggu jam kantor mulai?"

  Sedangkan Chandra menulis, "Peraturan yang aneh. Tidak

  menyelesaikan masalah, kenapa harus jam kerja yang diatur. Kenapa

  nggak masalahnya yang diberesin. Macet itu karena jalanan makin

  sempit."

  Bagaimana pendapat Anda? Apakah pengaturan jam masuk

  kerja/sekolah akan memperbaiki keadaan? Silakan berpendapat sopan

  dan cerdas di Beri Komentar di bawah berita ini. ( nrl / ndr )



Kirim email ke