Minggu besok rencana rutenya :

Pintu 3 Gaperi - Puri Nirwana 3 - Ciluar - Kandang Roda - Sentul - Raya Bogor - 
Pemda - BDB2

Minggu kemarin 'dah santap Nasi Gudeg di Pemda, minggu besok kelihatannya Nasi 
Uduk.

Rgds / Jaerony.-
  ----- Original Message ----- 
  From: Yola Adiwinata 
  To: [EMAIL PROTECTED] 
  Sent: Wednesday, January 23, 2008 5:22 PM
  Subject: Re: [porsenipar] Gubernur yang Aneh :)


  Setuju Pak.....
  Tapi rutenya kemana karena setiap sudut gaperi penuh dengan kubangan
  Salah2 anak saya bukannya Fun-Bike tapi jadi Out-Bond 


  jaerony <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
    Jadi, JA'IM-nya yang gede ya?  SETUJU!!!
    Contoh: naik KRL-Express nggak mau gelaran koran di bawah, capek?  Rasain 
luh!

    Makanya, ikutan Fun-Bike biar memperkuat otot kaki.
    Berguna bagi penumpang KRL-Ekonomi dan KRL-Express yang hobi "ja'im".
    He... he... he...

    Rgds / Jaerony.-
    ~ nggak ng-gede-in "ja'im" ~
      ----- Original Message ----- 
      From: Yakin 
      To: [EMAIL PROTECTED] 
      Sent: Wednesday, January 23, 2008 12:27 PM
      Subject: Re: [porsenipar] Gubernur yang Aneh :)


      Sepertinya Bangsa kita sekarang nih lebih gede gengsinya dari 
lain-lain......

      Sekarang yang perlu dibenahi bukan Gubernur atau kota nya, tetapi orang 
nya.....

      Bayangkan sudah dilarang untuk tinggal di dekat sungai, tapi masih 
banyak.....gubuk-2 kadang sampai permanen.

      Sudah dilarang tidak boleh STOP atau ambil penumpang selain di HALTE, 
tapi penumpangnya juga 

      Dilarang dan DI Larang atau di laRANG kayanya sama aja tuh .....

      Andai saya Gubernur DKI nih....Program yang utama adalah:

      - Pejabat dibawah Eselon 2 di Larang bawa Mobil Pribadi atau mobil Dinas 
di kembalikan untuk membantu daerah miskin

      - Bagi karyawan Swasta dibawah Direktur dilarang juga bawa mobil pribadi 
kecuali bagian PR, Marketing

      Sepertinya Jakarta tidak akan macet tuh...........

      Lalu fasilitas Umum di perbaiki, Busway + , Subway +, Kereta dll

      Memang hal ini sulit, tapi kalau bukan dari Pejabat yang mulai, engga 
usah di bahas deh.......





        ----- Original Message ----- 
        From: Anna Dwiyana 
        To: [EMAIL PROTECTED] 
        Sent: Wednesday, January 23, 2008 9:29 AM
        Subject: RE: [porsenipar] Gubernur yang Aneh :)


        Xixixi emberrrr
        Padahal dia sendiri tahu banget kalo permasalahan bisa diatasi dengan 
angkutan massal yang lebih besar seperti kereta, tapi dia sendiri sama sekali 
ngga mau ngelirik kereta.  Susah dibikin proyek kali yeee
        Pengguna kereta adalah salah satu pahlawan yang memerangi kemacetan.
        -----Original Message-----
        From: Achmad Yahya Sjarifuddin [mailto:[EMAIL PROTECTED]
        Sent: Wednesday, January 23, 2008 8:45 AM
        To: [EMAIL PROTECTED]
        Subject: [porsenipar] Gubernur yang Aneh :)
        2008-01-23 08:13:00
        Jam Masuk Sekolah - Kerja Dijadwal Ulang Tuai Pro dan Kontra
        Nurul Hidayati - detikcom
        Jakarta - Tak ada kebijakan mengurai kemacetan yang bersih dari
        pro dan kontra. Demikian juga terkait ide Gubernur DKI Jakarta
        Fauzi Bowo yang mengusulkan adanya pengaturan jam masuk sekolah
        dan masuk kantor bagi pegawai pemerintahan. Sedangkan untuk
        pegawai swasta, Bang Foke hanya bisa mengimbau.
        Pada Selasa kemarin, Foke menyatakan, untuk mendistribusikan
        kemacetan agar tidak terkumpul pada waktu yang sama, jadwal masuk
        anak sekolah dan PNS akan dipagikan, sekitar 06.30 atau 06.45
        WIB. Lazimnya, kelompok ini mulai beraktivitas pukul 07.00 WIB.
        Sedangkan untuk kantor-kantor swasta yang memenuhi jalur emas Jl
        Sudirman dan Jl MH Thamrin, Foke mengimbau agar jam masuknya
        tidak ikut-ikutan pagi, tapi minimal pukul 09.00 WIB.
        "Saya setuju sekali sama usul ini, jadwal kerja di kantor saya
        07.30 - 16.30, tapi toh kenyataannya saya hampir selalu pulang
        pukul 18.30. So, kalo imbauan ini jadi dilaksanakan saya sih
        seneng-seneng aja," komentar Romeda dalam fasilitas Beri Komentar
        detikcom.
        "Setuju! Jam kerja harus diundur. Jadi bisa bangun siang dikit
        hehehe," komentar Willy.
        "Wah bagus tuh Pak! Saya sangat mendukung," tulis Aan.
        Sedangkan yang kurang setuju menulis, "Mungkin akan mengakibatkan
        jam macet tambah panjang, karena berarti orang tua juga harus
        berangkat lebih pagi supaya bisa nganter anaknya ke sekolah.
        Terus habis nganterin anak-anaknya, mereka nongkrong di mana ya
        sambil nunggu jam kantor mulai?"
        Sedangkan Chandra menulis, "Peraturan yang aneh. Tidak
        menyelesaikan masalah, kenapa harus jam kerja yang diatur. Kenapa
        nggak masalahnya yang diberesin. Macet itu karena jalanan makin
        sempit."
        Bagaimana pendapat Anda? Apakah pengaturan jam masuk
        kerja/sekolah akan memperbaiki keadaan? Silakan berpendapat sopan
        dan cerdas di Beri Komentar di bawah berita ini. ( nrl / ndr )





  Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

Kirim email ke