Setuju Pak.....
Tapi rutenya kemana karena setiap sudut gaperi penuh dengan kubangan
Salah2 anak saya bukannya Fun-Bike tapi jadi Out-Bond
jaerony <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Jadi, JA'IM-nya yang gede ya? SETUJU!!!
Contoh: naik KRL-Express nggak mau gelaran koran di bawah, capek? Rasain luh!
Makanya, ikutan Fun-Bike biar memperkuat otot kaki.
Berguna bagi penumpang KRL-Ekonomi dan KRL-Express yang hobi "ja'im".
He... he... he...
Rgds / Jaerony.-
~ nggak ng-gede-in "ja'im" ~
----- Original Message -----
From: Yakin
To: [EMAIL PROTECTED]
Sent: Wednesday, January 23, 2008 12:27 PM
Subject: Re: [porsenipar] Gubernur yang Aneh :)
Sepertinya Bangsa kita sekarang nih lebih gede gengsinya dari lain-lain......
Sekarang yang perlu dibenahi bukan Gubernur atau kota nya, tetapi orang
nya.....
Bayangkan sudah dilarang untuk tinggal di dekat sungai, tapi masih
banyak.....gubuk-2 kadang sampai permanen.
Sudah dilarang tidak boleh STOP atau ambil penumpang selain di HALTE, tapi
penumpangnya juga
Dilarang dan DI Larang atau di laRANG kayanya sama aja tuh .....
Andai saya Gubernur DKI nih....Program yang utama adalah:
- Pejabat dibawah Eselon 2 di Larang bawa Mobil Pribadi atau mobil Dinas di
kembalikan untuk membantu daerah miskin
- Bagi karyawan Swasta dibawah Direktur dilarang juga bawa mobil pribadi
kecuali bagian PR, Marketing
Sepertinya Jakarta tidak akan macet tuh...........
Lalu fasilitas Umum di perbaiki, Busway + , Subway +, Kereta dll
Memang hal ini sulit, tapi kalau bukan dari Pejabat yang mulai, engga usah di
bahas deh.......
----- Original Message -----
From: Anna Dwiyana
To: [EMAIL PROTECTED]
Sent: Wednesday, January 23, 2008 9:29 AM
Subject: RE: [porsenipar] Gubernur yang Aneh :)
Xixixi emberrrr
Padahal dia sendiri tahu banget kalo permasalahan bisa diatasi dengan
angkutan massal yang lebih besar seperti kereta, tapi dia sendiri sama sekali
ngga mau ngelirik kereta. Susah dibikin proyek kali yeee
Pengguna kereta adalah salah satu pahlawan yang memerangi kemacetan.
-----Original Message-----
From: Achmad Yahya Sjarifuddin [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Wednesday, January 23, 2008 8:45 AM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [porsenipar] Gubernur yang Aneh :)
2008-01-23 08:13:00
Jam Masuk Sekolah - Kerja Dijadwal Ulang Tuai Pro dan Kontra
Nurul Hidayati - detikcom
Jakarta - Tak ada kebijakan mengurai kemacetan yang bersih dari
pro dan kontra. Demikian juga terkait ide Gubernur DKI Jakarta
Fauzi Bowo yang mengusulkan adanya pengaturan jam masuk sekolah
dan masuk kantor bagi pegawai pemerintahan. Sedangkan untuk
pegawai swasta, Bang Foke hanya bisa mengimbau.
Pada Selasa kemarin, Foke menyatakan, untuk mendistribusikan
kemacetan agar tidak terkumpul pada waktu yang sama, jadwal masuk
anak sekolah dan PNS akan dipagikan, sekitar 06.30 atau 06.45
WIB. Lazimnya, kelompok ini mulai beraktivitas pukul 07.00 WIB.
Sedangkan untuk kantor-kantor swasta yang memenuhi jalur emas Jl
Sudirman dan Jl MH Thamrin, Foke mengimbau agar jam masuknya
tidak ikut-ikutan pagi, tapi minimal pukul 09.00 WIB.
"Saya setuju sekali sama usul ini, jadwal kerja di kantor saya
07.30 - 16.30, tapi toh kenyataannya saya hampir selalu pulang
pukul 18.30. So, kalo imbauan ini jadi dilaksanakan saya sih
seneng-seneng aja," komentar Romeda dalam fasilitas Beri Komentar
detikcom.
"Setuju! Jam kerja harus diundur. Jadi bisa bangun siang dikit
hehehe," komentar Willy.
"Wah bagus tuh Pak! Saya sangat mendukung," tulis Aan.
Sedangkan yang kurang setuju menulis, "Mungkin akan mengakibatkan
jam macet tambah panjang, karena berarti orang tua juga harus
berangkat lebih pagi supaya bisa nganter anaknya ke sekolah.
Terus habis nganterin anak-anaknya, mereka nongkrong di mana ya
sambil nunggu jam kantor mulai?"
Sedangkan Chandra menulis, "Peraturan yang aneh. Tidak
menyelesaikan masalah, kenapa harus jam kerja yang diatur. Kenapa
nggak masalahnya yang diberesin. Macet itu karena jalanan makin
sempit."
Bagaimana pendapat Anda? Apakah pengaturan jam masuk
kerja/sekolah akan memperbaiki keadaan? Silakan berpendapat sopan
dan cerdas di Beri Komentar di bawah berita ini. ( nrl / ndr )
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com