Satu wacana yang kalau kita ingat lagunya GIGI " panas-panas badan ini makin panas, pusing-pusing kepala ini makin pusing ". Emeng-emeng soal cabup independen ...... , adalah hak siapapun yang mau mencalonkan, mau dikenal ataupun tidak bukan masalah. Kalau kita bersediapun tak ada salahnya untuk maju, yang penting poster kita majang di jalan-jalan strategis, keren kan bisa mejeng gratis selama beberapa bulan. Wong ini juga bagian demokrasi, yang berani maju pasti punya modal banyakan.
Realitas saja sih bagi kita, kita tutup mata - tutup kuping siapapun cabup yang berani meminang kita. Asal ada deal politik dan berani bayar mahar dimuka kita dukung habis.
MURACHNO /AY07
Kandatel Secretary - Data & Reporting
Kandatel Bogor
Office : 021-87908100 / 8758100
Flexi : 021-70240003
"RIGSIP" Rame Ing Gawe Sepi Ing Pamrih
To: [EMAIL PROTECTED]
From: [EMAIL PROTECTED]
Date: 05/07/2008 08:52AM
Subject: Re: [porsenipar] siapa mau jadi calbup independen?
***********************
Your mail has been scanned by
Telkom Anti Virus System
***********-***********
Demokrasinya ngga ada yang sehat mas...., demokrasi hanya menangguk
keuntungan bagi oknumnya yang tetap merasa miskin, padahal hartanya sudah
milyar-an.
Mana arti sesungguhnya, rakyat menengah ke bawah semakin menderita.
Janji %$#! janji tinggal janji...,
"amin widada" <[EMAIL PROTECTED]> wrote on 06/05/2008 17:03:43:
> Setahu saya cabup-cabup itu sudah dikenal minimal oleh
> komunitas/organisasinya. Baik yang via partai maupun non-partai,
> semuanya adalah tokoh (ketua ormas/orpol, aleg, aktivis, dsb).
>
> Mereka juga tidak semua mencalonkan diri, mungkin ada juga yang
> didorong oleh pendukungnya untuk maju ...
>
> Kalau kita belum kenal ya jangan salahkan mereka, dong ...
> Bukan ngebelain, tapi introspeksi saja barangkali kita-nya yang
> 'kuper' dan hidup cuma dari rumah-kantor pp, maksimal ditambah seputar
> lingkungan RW/masjid/klub hobi doang ...
> Atau referensi kita yang terbatas, cuma media massa nasional doang ...
>
> Toh, Ketua RW 'A' juga belum tentu dikenal oleh seluruh warga RW 'B',
> segitu pula sebaliknya ...
>
> Sebaiknya kita fair saja lah ... sepanjang masih dalam batas koridor
> demokrasi yang sehat, it's OK ...
>
> --amin
>
>
> Pada tanggal 06/05/08, Yakin <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
> >
> >
> > Biasanya sih begitu...itu Pak, lain banget dengan Pilkada di tingkat RT
atau
> > RW sudah jelas yang di pilih itu a.l:
> > - Sudah di kenal
> > - aktif sebagai kader mulai dari seksi A, B atau C, lalu RT dan RW
> > - Program nya cukup realita dan nyata, betul nga Pak RW
> >
> > Tetapi kebalikan dengan Pilkada, sudah ga dikenal, program hanya janji
-
> > janji.... Wwaaaah......BBM tgl 1 Juni jadi Rp. 6.000
> > Wwwaaaah......tahu/tempe dan toge tidak bisa di makan lagi......X&QqTx
> > !!!??? SOS.....SOS
> >
> >
> > ----- Original Message ----- From: <[EMAIL PROTECTED]>
> >> > Numpang nyeleneh ah.....
> > >
> > > Yang benar itu, kalau mau jadi Pemimpin adalah Pemimpin yang
dicalonkan
> > dan
> > > didukung oleh masyarakatnya, bukan mencalonkan diri untuk jadi
Pemimpin
> > > kemudian minta dukungan dari masyarakat.
> > >
> > > Bagaimana, apakah ada warga Kabupaten yang demikian itu ?
> > >
> > > Zainal F
> > > Komunitas Balai Cerdas 14 - BDB II
>
> --------------------------------------------------
> Official Mailing List: Porsenipar ke IV Tahun 2007
> -=== Perumahan BDB2 dan BDB3, Cibinong, Bogor ===-
> -= Menjiwai Semangat Kebangsaan dengan Prestasi =-
>
> | Official Website: http://www.porsenipar.web.id|
> ------- Porsenipar Media Center: 6849-6001 -------
>
>
--------------------------------------------------
Official Mailing List: Porsenipar ke IV Tahun 2007
-=== Perumahan BDB2 dan BDB3, Cibinong, Bogor ===-
-= Menjiwai Semangat Kebangsaan dengan Prestasi =-
| Official Website: http://www.porsenipar.web.id|
------- Porsenipar Media Center: 6849-6001 -------
