Ass,
Akhir-akhir ini, aku agak malas menulis atau membalas email, tapi tulisan Pak
Jojo terlalu menyentuh hati untuk dilewatkan.
Pertama aku sekedar ingin menjabat erat kembali tangan Pak Jojo yang agak
mungil dan lembut, setidaknya tidak sekeras tanganku.
Tulisannya kembali menyentuh bagian terdalam dari hatiku.
Pesan pak Jojo benar, terkadang kita memang terlalu mudah menuntut terutama
menuntut orang lain harus begini atau begitu melakukan ini melakukan itu,
berkorban ini berkorban itu. Tapi giliran waktunya kita untuk berkorban, maka
terasa amat sangat berat.
Tapi itu manusiawi... ya sangat manusiawi.....
Dan hanya alasan manusiawi inilah yang sangat manusiawi untuk menjelaskan
keberatan kita untuk berkorban itu.
Terima kasih pak Jojo,
Tulisan Anda kali ini kembali menyentuh saya seperti beberapa tulisan
sebelumnya.
Wassalam,
Roziqin