http://www.kompas.com/


*Teh Indonesia Lebih Menyehatkan*

BANDUNG, KOMPAS--Teh Indonesia umumnya lebih menyehatkan dibandingkan produk
negara-negara lain. Namun, teh masih menjadi minuman yang dianggap rendah di
Indonesia. Tingkat konsumsi yang rendah dan rasa tak percaya diri saat
menghidangkan teh mengindikasikan itu.

Peneliti Teh Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) Gambung Dadan Rohdiana di
Bandung, Jumat (7/9) mengatakan, teh Indonesia tak kalah bermutu
dibandingkan negara lain seperti Jepang atau China. Pasalnya, varietas teh
Indonesia hampir seluruhnya adalah assamica sedangkan China dan Jepang
adalah sinensis.

Kadar katekin pada varietas assamica lebih tinggi daripada sinensis. Katekin
adalah kandungan pada teh yang bermanfaat untuk kesehatan. Katekin juga
merupakan antioksidan yang sangat efektif untuk menetralkan radikal bebas
dalam tubuh.

Konsumsi teh Indonesia pun masih sangat rendah, sekitar 300 gram per kapita
per tahun. Sebagai perbandingan, konsumsi teh Inggris 2.260 gram dan Jepang
1.140 gram.

Penulis buku "Teh Minuman Bangsa-Bangsa Di Dunia", Prawoto Indarto
mengatakan, kadar katekin teh Indonesia lebih baik dari negara lain. Teh
hitam ortodoks Indonesia misalnya, memiliki kadar katekin 8,24 persen berat
kering, teh hijau ekspor 11,6 persen, dan teh wangi 9,28 persen.

Sementara, teh sencha Jepang 5,06 persen, teh oolong dan teh wangi China
masing-masing 6,73 dan 7,47 persen, serta teh hitam srilanka 7,39 persen.
Jumlah kedai khusus teh yang jauh lebih sedikit dibandingkan kopi bisa
menjadi indikasi teh masih dipandang inferior. Kebanyakan kedai teh yang ada
itu pun menyediakan produk impor. (bay)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke