Dasar pertama dlm agama islam bahwa asal segala sesuatu yg dicipta oleh Allah adalah halal dan mubah. Tidak ada suatu apapun yg haram jika ada nash yg tegas dan haq yg mengatakan haram (hukum Allah dan RasulNya). Apapun hukum atau aturan yg diciptakan manusia, tdk bertentangan dg AlQuran dan AsSunnah dan bermanfaat dan berfaedah bagi manusia ya boleh2 saja. Apakah sesuatu jika tdk tercantum dlm AlQuran otomatis terlarang? Dlm berlalu lintas misalnya, orang yg berakhlak AlQuran baik itu pengguna jalan maupun petugas sbg penegak hukum, akan berlaku sesuai ajaran AlQuran dan asSunnah. Patuh bukan krn ada petugas saja, tp krn memang sadar 'ada' yg selalu mengawasi 24 jam, menegakkan aturan utk keselamatan diri sendiri dan orang lain. Contoh lain jika tiba2 ada pengemudi yg disalib dari sebelah kiri atau ada angkot yang berhenti lama, tdk perlu lah memaki2 atau keluar ucapan sumpah serapah. Saya pikir pemahaman anda thd AlQuran dan AsSunnah harus lebih diperluas, jgn berpikir sempitlah! Allah telah membuat aturan utk manusia dlm bentuk AlQuran dan dijelaskan oleh orang yg paling mengetahui makna dan tujuan AlQuran yaitu Rasulullah SAW. Itulah islam sbg Din, jalan hidup. Aturan agar muslim hidup selaras, harmonis, seimbang antara dunia-akhirat, mengatur hidup muslim dari mulai bangun tdr hingga tdr lagi. Saya menyayangkan sikap seorang muslim yg lebih mendewakan hukum Thagut lebih perkasa ketimbang hukum Allah. Dia lebih memilih hukum buatan manusia di atas segala2nya. Bahkan orang tsb merasa beruntung hidup di bawah hukum Thagut!
Asas dlm islam mengenai ibadah adalah TERLARANg jika tdk ada nash yg jelas memerintahkan (hukum Allah dan RasulNya). Apapun bentuk ibadah bagi setiap muslim berpedoman kpd AlQuran dan AsSunnah. Jika bershalawat mengikuti apa2 yg diajarkan Muhammad SAW bukan bershalawat kpd nabi palsu. Islam tdk pernah mengajarkan ada nabi lain -pembawa syariat ataupun tdk- setelah Muhammad SAW. Apakah logika bs mengalahkan wahyu? contoh: sebelum menjalankan sholat, muslim pasti berwudhu jika kebetulan (maaf) buang angin maka batallah wudhunya. Menurut syariat, orang tsb harus mengulangi wudhunya. Apakah ada tempat bagi logika? apakah wudhu kita sah lg hanya dg mengusap (maap) pantat? Islam senantiasa 1 kata mengenai TAUHID, AKIDAH, IBADAH. dari jaman Nabi2 Ibrahim as s/d Muhammad SAW, Tuhan itu satu, Laa Ilaha ilallah, tiada Tuhan yg berhak disembah melainkan Allah tiada sekutu apapun bagiNya. Akidah muslim tercermin dari rukun Islam dan rukun Iman yg dijelaskan oleh Muhammad SAW sbg petunjuk utk umat manusia. Sholat umat islam dari jaman dahulu tetap sama dg sekarang, sama dg yg diajarkan oleh Muhammad SAW, dulu menghadap kiblat, sekarang pun menghadap kiblat. Dulu sholat 5 x sehari, sekarang demikian. Dulu ada azan sbg penanda datangnya sholat, tdk ada satupun muslim yg menggunakan lonceng atau menabuh drum sbg penanda waktu sholat. Setiap muslim berhak menjadi imam, tdk perlu orang yg pangkatnya tinggi atau uangnya byk yg berhak menjadi imam, setiap muslim bebas sholat di mesjid manapun, tdk ada aturan mesjid ini utk kelompok ini, mesjid itu utk kelompok itu, nauzdubillah! Itulah Islam sbg agama yg satu, muslim diwajibkan menjaga persatuan dan kesatuan umat muslim, jangan tercerai berai dan jangan memisahkan dari jamaah. Jika ada orang lain mengaku sbg nabi lain setelah Muhammad saw pasti orang tsb pendusta. Jika ada orang lain mensyiarkan si A nabi setelah Muhammad saw maka orang tsb pastilah pendusta. Janganlah seorang muslim membela kebatilan, membela orang2 yg menuduh Muhammad saw yg bergelar al Amin sbg pembohong krn tdk mengabarkan akan datangnya nabi lain setelah beliau. Beranikah orang2 yg membela kelompok tersesat ini mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan Allah kelak? Toh jaman Rasulullah saw, pendusta2 yg mengaku nabi sdh muncul ada musailamah bin kadzab yg dihancurkan oleh Abu Bakar ra. Apakah anda berani menentang keputusan Abu Bakar ra? Apakah muslim seharusnya diam saja atau malah mendukung kesesatan dan penyesatan ini? itukah logika zaman modern ini? plok plok plok...(tepuk tangan sendirian deh) Saya benar2 tdk mengerti, logika apa yg digunakan utk membela Ahmadiyah? mungkin hanya logika syetan saja yg cocok nan tepat menggambarkan perbuatan manusia2 ini, yaitu membisikkan kejahatan ke dlm hati manusia, memadamkan agama Allah dg ucapan2, tulisan2 dan propaganda2 murahan, dan membela kebatilan. Itulah syetan jaman sekarang, maka berhati2lah muslimin, krn syetan adalah musuh yg nyata! nb: yel2 anda lucuu deh :p Nugroho Dewanto <[EMAIL PROTECTED]> Sent by: [email protected] 01/17/2008 10:53 AM Please respond to [email protected] To [email protected] cc Subject Re: [ppiindia] MUSLIM yang BAIK ini MAU DILARANG? lampu lalu lintas dan sabuk pengaman itu aturan yang tidak berasal dari Allah dan kanjeng nabi. dia lahir dari akal budi manusia. apakah dengan demikian termasuk hukum thagut? sains bukan cuma ilmu alam tapi juga ilmu kemasyarakatan. di awal abad 20, semua ulama katakan sistem politik khilafah adalah wajib dan sakral sesuai syariat islam. cuma ali abdul razik yang berani menentang. tapi sekarang situasi berbalik seratus delapan puluh derajad. sekarang tak ada ulama yang mengatakan khilafah wajib kecuali kelompok seperti hizbut tahrir. sekarang ini indonesia adalah negara dengan mayoritas islam terbesar di dunia, sekaligus negara demokrasi terbesar ketiga di dunia. para ulama organisasi besar islam seperti nu dan muhammadiyah mendukung sistem demokrasi bahkan terlibat aktif di dalamnya. ini soal akal dan sains, bung. itu sebabnya ahmadiyah akan tetap eksis karena begitulah mantiq zaman sekarang! sayonara tafsir syariat abad pertengahan! islam yes, tafsir syariat abad pertengahan no! At 08:40 AM 1/17/2008 +0700, you wrote: >orang2 beriman hanya berlindung kpd Allah, bertawakal hanya kpdNya. Jika >seluruh manusia bersekutu, bersiasat utk mencelakakannya tdk akan >berkurang satu apapun kecuali yg telah ditetapkan oleh Allah, sebaliknya >jika seluruh manusia bersekutu, bersiasat utk memuliakannya tdk akan >bertambah sedikitpun kecuali apa2 yg telah ditetapkannya. > >Katakanlah: "Sekali-kali tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah >ditetapkan Allah untuk kami. Dialah Pelindung kami, dan hanya kepada Allah >orang-orang yang beriman harus bertawakal." QS9:51 > >Orang2 munafik berlindung kpd Thagut, hukum selain Allah. Lisannya muslim >tp hatinya kafir. Mereka bersiasat di belakang punggung kaum muslimin, >berusaha memadamkan agama Allah, waktu berganti waktu, cahaya (islam) >tetap bersinar terang, mereka bagaikan berupaya tuk memadamkan matahari, >dan mereka tdk pernah menyadari mereka tdk akan sanggup bahkan sekedar utk >menatap cahayanya. >Mereka senang jika Islam terkoyak2, mereka bahagia jika hukum islam >digantikan dg hukum thagut, mereka senantiasa tdk mengenal lelah membela >musuh2 islam dari waktu ke waktu, lisannya lembut kpd orang kafir, tp >kasar thd muslimin. Padahal ciri orang muslim berlemah lembut thd sesama >muslim. > >Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad dari >agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah >mencintai mereka dan merekapun mencintaiNya, yang bersikap lemah lembut >terhadap orang yang mu'min, yang bersikap keras terhadap orang-orang >kafir, yang berjihad dijalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan >orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa >yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas , lagi Maha Mengetahui. QS4:54 > >Mereka senantiasa berusaha memadamkan agama Allah, mereka bela nabi palsu, >ketika nabi palsu nya sdh tobat, mereka bersedih hati kemudian mereka >beralih membela pengikut sesat yg mengajarkan nabi palsu, mereka senang >jika muslimin berpecah belah, mereka senang jika muslim berperang dan >saling membunuh, krn itulah tujuan kaum munafik, murid2 orientalis barat. >Mereka memanas2i keduabelah pihak dg celotehan2 persis sama dg syetan yg >membisiki kejahatan ke dlm hati bani adam. Luar biasa kejahatan kaum >munafik ini. Mereka menggalang aksi demo mendukung kebatilan, mereka >membela dan mendukung para pendusta padahal lisan kaum munafik ini mengaku >umatnya Muhammad SAW. > >Saat ini, mereka sedang tersenyum puas, memikirkan strategi lain utk >mendukung kebatilan. Umat muslim senantiasa berbesar hati kpd saudaranya >yg tersesat dari jalan yg lurus, menunggu mereka bertobat, yg dahulu >mengakui ada nabi lain setelah Muhammad SAW dan tiba2 membuat 12 janji dan >salah satunya menyebut Muhammad SAW adalah penutup nabi2. Mereka yg dahulu >mengklaim beberapa ayat AlQuran adalah milik nabi palsu tsb tiba2 membuat >pernyataan bahwa AlQuran adalah wahyu Allah yg diturunkan kpd Muhammad >SAW. Yah tinggal ditunggu ajah komitmennya, kalo para pendusta ini >bertobat ya damai selalu kalo para pendusta ini kembali bertingkah, >silahkan ajah kaum munafik gabung, khan akhirnya bisa berhadapan 'libe' dg >orang2 yg beriman kpd Allah dan RasulNya, gampang khan :p > >nb: dlm syariat islam (islam yg dibawa Muhammad saw, dijelaskan dan >diajarkan oleh Rasul, sahabat2, dan generasi awal), orang pendusta yg >mengaku nabi setelah Muhammad saw dan pengikutnya pasti sdh diperangi dan >dipancung kepalanya, dan begitupula dg orang2 munafik yg mendukung orang >yg mengaku sbg nabi palsu dan mendukung pengikutnya, dijamin udh gelinding >tuh kepalanya :) >lucu jg ada orang liberal bicara ttg negara syariat, tau apa ttg syariat >islam bukannya kaum kebebasan (baca: kebablasan) selalu menentang syariat >:p > >Nugroho Dewanto ><<mailto:ndewanto%40mail.tempo.co.id>[EMAIL PROTECTED]> >Sent by: <mailto:ppiindia%40yahoogroups.com>[email protected] >01/16/2008 08:02 PM >Please respond to ><mailto:ppiindia%40yahoogroups.com>[email protected] > >To ><mailto:ppiindia%40yahoogroups.com>[email protected] >cc > >Subject >Re: [ppiindia] MUSLIM yang BAIK ini MAU DILARANG? > >jadi anda mau melawan keputusan pakem/pemerintah yang >TIDAK melarang ahmadiyah? silakan saja. > >kalau ini negara syariat anda sudah dipancung karena bughat/ >melawan pemerintah yang sah! untung negara ini berdasar >pancasila. > >orang seperti kepala litbang departemen agama atho mudzar dan >dirjen bimbingan masyarakat islam nasaruddin umar jelas lebih >paham agama islam ketimbang orang-orang seperti anda. > >nb. > >percayalah setelah tiga bulan, ahmadiyah akan tetap eksis >di bumi indonesia. > >jadi jangan sampai kena stroke! > >At 03:35 PM 1/14/2008 +0700, you wrote: > > >jumlah tdk jd soal, yg terpenting jd umat yg satu akidah spt yg diajarkan > >Penutup Nabi2 -Muhammad SAW- > >Buat apa jumlahnya byk tp bagai buih di lautan, terombang-ambing ke sana > >ke mari. > >buat apa pula byk jumlahnya tp penuh dg manusia2 munafik yg membela para > >nabi palsu, penuh dg manusia munafik yg selalu senantiasa memadamkan >agama > >Allah, manusia2 munafik yg menjadi corong ide2 barat orientalism yg tdk > >bosan2nya memusuhi islam, utk apa?! > > > >Maka apakah orang yang berpegang pada keterangan yang datang dari Rabbnya > >sama dengan orang yang (shaitan) menjadikan dia memandang baik > >perbuatannya yang buruk itu dan mengikuti hawa nafsunya? QS47:14 > > > >maka manusia2 model bgitu harus dilawan, jika mereka membuat buku2, > >tulisan2, pemikiran2 batil yg menyerang dan berusaha memadamkan agama > >Allah (Islam) maka dilawan dg membuat pula buku2, tulisan2, pemikiran2 yg > >haq, meninggikan agama Allah, agama yg satu! > > > >jika mereka menggelar demo2, kumpul2, mengerahkan pengikutnya (kaum >jahil) > >maka harus pula dilawan dg menggelar aksi semacam tabligh akbar, ceramah2 > >di mesjid2, dll. > > > >kata orang betawi, 'ente jual, ane beli dah!' > > > >buat saya siy mau jumlahnya 1milyar keq, 1.2 milyard keq, 1jt keq, ga ada > >masalah tuch, jauh lebih penting adalah persatuan dan kesatuan umat yg > >solid, satu AKIDAH, sesuai dg ALQuran dan AsSunnah yg dijelaskan oleh > >Muhammad SAW, generasi sahabat, tabiin sbg generasi awal yg merupakan > >sebaik2 generasi manusia. > > > >yg namanya penyakit spt kurap, panu atau lepra sekalipun yg menggerogoti > >tubuh ya harus dibersihkan, kalau perlu diamputasi daripada menjalar > >kmana2 dan membuat tubuh menjadi sakit2an bahkan game over. > > > >Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia >akan > >menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu. QS47:7 > >[Non-text portions of this message have been removed] > > [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed]

