Kalau memang wataknya sudah LICIK, kaum RADIKAL memang bisanya seperti itu
menghujat padahal KEKEJIAN di DALAM diri MEREKA BESAR SEKALI.

DARI MEREKA pun tidak ada yang dapat DIBANGGAKAN BUAT KEMAJUAN ISLAM apalagi
BUAT KEMAJUAN seluruh DUNIA.

PENINGGALAN mereka yang terekam dalam SEJARAH NANTI adalah KEKEJAMAN  dan
KEKERASAN AGAMA.

SOAL Pendirian KAUM AHMADIYAH waktu itu diperintahkan untuk TIDAK
MEMBERONTAK dan PATUH kepada PENGUASA INGGRIS adalah WAJAR jika melihat
kondisi di INDIA saat itu. INDIA tidak mempunyai PEMERINTAHAN yang STABIL
SIKH, HINDU, dan MUSLIM juga saling BEREBUT KEKUASAAN POLITIK dan SALING
MENJATUHKAN DEMI KEKUASAAN.

TUDUHAN PENGKHIANATAN terhadap AHMADIYAH terkesan sangat POLITIS sekali dan
biasanya digembar-gemborkan oleh mereka yang suka MEMPOLITISIR AGAMA
menunggangi AGAMA untuk KEKUASAAN POLITIK.

AHMADIYAH menjauhi POLITIK PRAKTIS karena misinya adalah untuk seluruh DUNIA
melampaui wilayah dan bangsa-bangsa. SEDANGKAN KEKUASAAN POLITIK sifatnya
TERKOTAK-KOTAK, antar WILAYAH dan BANGSA. Perjuangan AHMADIYAH adalah
mengajak kembali manusia kepada ALLAH yang melampaui wilayah POLITIK suatu
negara ataupun BANGSA yang cakupannya mendunia. Oleh sebab itu kebijakan
AHMADIYAH sebagai warga negara adalah MEMATUHI PEMERINTAHAN yang sedang
BERLAKU saat itu. INGGRIS menjadi PENGUASA di wilayah PUNJAB sebenarnya
mengalahkan KERAJAAN SIKH yang semena-mena terhadap kaum MUSLIM. Dalam
masalah KEAGAMAAN. INGGRIS bersikap lebih baik terhadap orang MUSLIM dengan
memberikan KEBEBASAN PENUH untuk menjalankan ibadah dan mengekspresikan
KEYAKINANNYA. BERBEDA dengan PEMERINTAHAN SIKH saat itu yang MEMBATASI
kegiatan Religius kaum MUSLIM. Inilah alasan utama maka AHMADIYAH menyatakan
patuh kepada Inggris sebagai warga negara di masa KOLONIAL.

SETELAH INGGRIS PERGI pun INDIA terpecah menjadi INDIA dan PAKISTAN. Setelah
itu PAKISTAN PUN terpecah MENJADI BANGLADESH dan PAKISTAN. Kalau kita
berfikiran terlalu POLITIS maka PAHLAWAN INDIA kemudian menjadi PENGKHIANAT
PAKISTAN dan sebaliknya.

Pahlawan PAKISTAN menjadi PENGKHIANAT di BANGLADESH begitu juga sebaliknya.
KALAU dilihat terlalu POLITIS maka PAHLAWAN ACEH menjadi PENGKHIANAT RI dan
sebaliknya PAHLAWAN RI menjadi pengkhianat ACEH.

Oleh sebab itulah AHMADIYAH diperintahkan untuk menjadi warga negara yang
PATUH kepada hukum pemerintahan dimanapun mereka berada baik di INDONESIA,
MALAYSIA, INDIA , BANGLADESH, PAKISTAN, TIMOR-TIMUR, ACEH, SINGAPURA,
THAILAND, PHILIPINE, INGGRIS, CANADA, AMERIKA, NIGERIA, GHANA, AMERIKA dan
lainnya.

PERLU diketahui sebenarnya PEMBENCI AHMADIYAH LAH  yang mencoba membuat
MAKAR berupaya agar PENDIRI AHMADIYAH SAAT itu dianggap oleh INGGRIS sebagai
PEMBERONTAK yang membahayakan KEAMANAN. DENGAN MENYEBAR fitnah bahwa MGA
adalah MAHDI PEMBERONTAK seperti MAHDI yang muncul sebelumnya di
TIMTENG, mereka bernafsu sekali untuk menghancurkan MGA melalui tangan
PEMERINTAH INGGRIS. MEREKA ingin sekali MELIHAT bahwa MGA terpancing oleh
MAKAR mereka sehingga mereka tidak perlu susah payah menghancurkan
AHMADIYAH. Namun ternyata mereka kecewa berat karena semua MAKAR tersebut
dapat digagalkan dan DAKWAH AHMADIYAH pun mencapai seluruh pelosok dunia
sehingga boleh dikatakan DAKWAH ISLAM JEMAAT ini SEKARANG sudah sampai ke
seluruh NEGERI di DUNIA.

Saat itu adalah keadaan yang genting bagi AHMADIYAH karena Jemaat yang kecil
ini dan tidak dikenal sama sekali menghadapi ANCAMAN ADU DOMBA dan SIASAT
MUSUH yang keji.

NAMUN di situasi genting tersebut pendirinya MGA malah menyatakan bahwa
ALLAHlAH yang  AKAN MENYEBARKAN DAKWAH ISLAM AHMADIYAH ke seluruh DUNIA.

ALLAH mewahyukan katanya yang berbunyi " AKU AKAN SAMPAIKAN TABLIGH MU KE
SELURUH PELOSOK DUNIA".

Mungkin saat itu orang BERFIKIR, GILA kali orang ini, keadaannya saja sudah
diujung tanduk, ANCAMAN datang dari berbagai PENJURU. Jika saja makar
tuduhan PEMbeRONTAK itu berhasil maka sudah pasti INGGRIS akan termakan
MAKAR MUSUH AHMADIYAH dan dengan MUDAH menghancurkan JEMAATNYA.

Tetapi dengan lantang Pendiri MGA mengatakan bahwa ALLAH yang akan
MENYAMPAIKAN TABLIGHNYA ke SELURUH DUNIA.

Saat ini dunia sudah membuktikan kebenaran WAHYU tersebut.

ISLAM yang dibawa AHMADIYAH dapat menjadi salah satu ALTERNATIF yang paling
BEsAR untuk dapat menjembatani Perbedaan Persepsi yang semakin meruncing
antara BARAT dan TIMUR.




On 1/15/08, Phyllobates Terribilis <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>
>
> Lina Dahlan <[EMAIL PROTECTED] <linadahlan%40yahoo.com>> wrote:
> Pengkhianat akan tetap tertancap pada pendiri Ahmadiyah. Sedang
> pengikutnya sekarang ini hanya merupakan korban.
>
> +++ Soal pendiri Ahmadyah pengkhianat bangsa pakistan atau tidak, adalah
> bagian sejarah bangsa Pakistan. Bagi kita non Pakistani, kita lebih baik
> menilai dampak sejarah Pakistan bagi bangsa lain.
> -------------
> Saya tidak mempermasalahkan Gerakan Ahmadiyah sekarang ini. Namun
> bagaimana mungkin seorang yang telah mengorbankan umat Islam lainnya
> di pakistan untuk dibunuhi penjajah pada saat itu untuk kepentingan
> diri sendiri or golongannya, dapat dijadikan seorang nabi???
>
> Benarkah rakyat Pakistan dibunuh karena pemimpin Ahmadyah? Pernahkah
> Ahmadyah menggunakan kekerasan, seperti yang dilakukan umat Islam di
> Pakistan kini? Bukankah terrorist dari segala penjuru dunia dididik di
> Pakistan, diantaranya terrorist asal Indonesia, dan ini oleh umat Islam
> standard? Pernahkah umat Ahmadyah meledakkan bom?
> -------------
>
> Saya bisa maklum kalo seorang seperti Snock Hogrounye (?). Dia bukan
> muslim namun mempelajari Islam untuk menghancurkan Islam. Snockpun
> tidak dianggap nabi. Tapi seorang MGA??? dibayar untuk itu oleh Ratu.
>
> +++ Umat Islam cukup mempunyai pengkhianat dari kalangan Muslim, DI TII
> misalnya, dan banyak lagi lainnya hingga kini.
> ----------------------
>
> Apa yang bisa Ahmadiyah lakukan tanpa support dari Inggris??
> Membangun university ? Mesjid megah?
> Apa ahmadiyah berhasil membangun mesjid di Amerika??
>
> ++++ tanyakan pada umat Ahmadyah. Sejauh yang saya ketahui dari beberapa
> kenalan di US, ya mereka mampu kumnpulkan dana untuk kegiatan sosial dan
> pendidikan. Orang islam pertanma yang mendapat hadiah Nobel, bukan jebolan
> Ngruki, bukan anggota Hisbut Tahir, bukan orang MUI, tetapi orang Ahmadyah
> ---------
> Itu semua politik bulshit!
> +++ Bullshit atau tidak, sumbangan Ahmadyah bagi kemanusiaan cukup
> tercatat dalam sejarah. Lebih besar dari sumbangsih umat Islam Indonesia
> secara keseluruhan (kecuali meluapkan lumpur Lapindo).
>
> BTW PAKEM tidak melarang ajaran Ahmadyah. For your info!
>
> wassalam,
> --- In [email protected] <ppiindia%40yahoogroups.com>, Phyllobates
> Terribilis
> <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> > Kini Inggris tidak lagi bercokol di Pakistan (yang tetap amburadul
> itu), masihkan pendiri Ahmadyah atau seluruh kelompok ini
> mengkhianati Pakistan? pernahkah anda baca apa saja yang kelompok
> ini telah sumbangkan bagi dunia (misalnya dalam dunia pendidikan dan
> kesejahteraan sosial)? Tidakkah kini Pakistan dikhianati oleh tokoh
> tokoh islami? (sebagaimana juga Indonesia)?
> >
> >
> >
> >
> > Lina Dahlan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > The saints,
> > MGA saja dianggap oleh orang Pakistans sebagai penkhianat bangsa
> > karena MGA dianggap "pion" Inggris untuk kepentingan penjajahan
> > Inggris di negara sana.
> >
> > Saya heran sekali kaum ahmadi menutup mata akan fakta ini. Seorang
> > pengkhianat di anggap sebagai nabi???
> >
> > wassalam,
> > --- In [email protected] <ppiindia%40yahoogroups.com>, "Thesaints
> Now" <thesaintsnow@>
> > wrote:
> > >
> > > 200 JUTA MUSLIM AHMADIYAH di SELURUH DUNIA sedang memperhatikan
> > Indonesia
> > > dan berdoa agar Rakyat Indonesia mendapatkan PERLINDUNGAN dari
> > ALLAH agar
> > > tidak berbuat ZALIM atas dirinya sendiri MENGANIAYA sesama
> MUSLIM
> > hanya
> > > karena Perbedaan PENAFSIRAN.
> > >
> > > Seluruh WARGA AHMADIYAH di DUNIA berkat cepatnya jalur informasi
> > internet
> > > juga sudah menyadari SIAPA sebenarnya dibalik Gerakan PENYESATAN
> > yang
> > > mengganggu kehidupan Bernegara di beberapa Negara Muslim
> termasuk
> > yang ingin
> > > mengacaukan Indonesia. Mudah-mudahan mereka semua sadar untuk
> > segera
> > > menghentikan MAKARnya dan kembali menjadi manusia yang BERADAB.
> > >
> > >
> >
> *http://www.neurope.eu/articles/81059.php*<http://www.neurope.eu/arti
> > cles/81059.php>
> > >
> > > *Islam means Peace*
> > >
> > > *Ahmadiyya Muslims show path of love and tolerance*
> > >
> > > *Author:* Tejinder Singh
> > >
> > > 16 December 2007 - *Issue :* 760
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > > Muslim girls wave German flags and smile during the annual
> > meeting of the
> > > Muslim Ahmadiyya reform congregation in Mannheim, Germany
> > >
> > > ANA/EPA/RONALD WITTEK
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > > The clash of civilisations and talk of jihad are not non-
> existent
> > in the
> > > worldwide Ahmadiyya Muslim community, but used to condemn all
> > forms of
> > > terrorism and highlight that Islam's true teaching is of love
> and
> > compassion
> > > for all of God's Creation.
> > > Denouncing the fear instilled among populations around the world
> > with the
> > > justification of terrorism in the name of religion, Naseer Ahmed
> > Shahid,
> > > missionary of Ahmadiyya Muslim Community in Belgium told
> Tejinder
> > Singh,
> > > "Islam rejects any kind of violence and against any kind of
> people
> > or
> > > religion." He said, "Islam means peace according to Arabic
> > lexicon," adding
> > > that the Muslim greeting, "Assalaamo alyikum" means, "Peace be
> on
> > you."
> > > Naseer said, "It will be hypocritical to say that and then use a
> > knife."
> > > Explaining the inherent meaning of Jihad, Naseer told New
> > Europe, "Based on
> > > sayings of the Prophet Mohammad and the words of Koran, the
> > greatest and
> > > most significant Jihad is the fight against one's own evil.
> > Another Jihad is
> > > to convey the message to other people through wisdom, good
> > behaviour and
> > > logic, making friends out of even enemies." " Koran does not say
> > call to
> > > Mohammad or Islam but call to Allah." "Smallest or least form of
> > Jihad is
> > > that if because of one's faith, one gets attacked by people who
> > are around,
> > > and then one can defend oneself," he argued. Reiterating that
> the
> > obligation
> > > of every Muslim is to show love to all people, irrespective of
> > their
> > > religion, caste, creed or race, Naseer said, "In this regard the
> > Ahmadiyya
> > > Community wants to extinguish the fire of Jihad which is
> > misrepresented by
> > > vested interests and misunderstood thus giving Islam a label of
> > intolerant
> > > religion while the Ahmadiyya Community calls for 'Love for all,
> > hatred for
> > > none.'"
> > > The Ahmadiyya Community is trying to carry the message of love
> and
> > > brotherhood of Islam through inter-faith conferences and trying
> > their best
> > > to explain teachings of Islam through gatherings.
> > > Asked to comment on punishments being meted out to media writers
> or
> > > cartoonists, Naseer told New Europe, "Islam does not sanction
> > corporal
> > > punishment against blasphemy and those judgments are more based
> on
> > personal
> > > gains and wrong beliefs." There have been attacks on the
> Ahmadiyya
> > Community
> > > in Bangladesh, Pakistan, Sri Lanka and Indonesia in the recent
> > past but the
> > > "Community has not responded with violence and sticks to the
> > principle of
> > > the spirit of love for humanity and with out taking the law in
> our
> > hand we
> > > only inform the authority to its responsibility to provide peace
> > and
> > > security for every citizen of the country."
> > > Going down memory lane, Naseer said, "The Ahmadiyya Community was
> > > established in 1889 by Hadrat Mirza Ghulam Ahmad (1835-1908) in
> a
> > small and
> > > remote village, Qadian, in the Punjab, India . The Ahmadiyya
> Muslim
> > > Community is a religious organisation, international in its
> scope,
> > with
> > > branches in over 189 countries in Africa, North America, South
> > > America, Asia, Australasia, and
> > > Europe . It represents the most dynamic denomination of Islam in
> > modern
> > > history, with worldwide membership of tens of millions."
> > > Advocating "peace, tolerance, love and understanding among
> > followers of
> > > different faiths," Naseer concluded, "The Community firmly
> > believes in and
> > > acts upon the Qur'anic teaching: 'There is no compulsion in
> > religion.'
> > > (2:257). It strongly rejects violence and terrorism in any form
> > and for any
> > > reason."
> > >
> > >
> > > [Non-text portions of this message have been removed]
> > >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > ---------------------------------
> > Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
>
> ---------------------------------
> Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! Search.
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
> 
>


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke