--- In [email protected], A Nizami <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Dalam Islam untuk masuk surga harus BERIMAN DAN BERAMAL SALEH. > > Kalau Beriman tidak beramal saleh, berarti imannya bohong dan tetap masuk neraka. > Kalau beramal Saleh tapi tidak beriman/kafir, maka amalnya sia-sia dan masuk neraka. >
*** kamu kok nggak cerdas cerdas sih? terang saja manusia mulia adalah manusia yang beramal baik dan mulia! Bukan yang 10x sehari sholat tetapi korupsi ala Al Amien, atau memutilasi orang lalu jadi guru ngaji ala Ryan! Neraka atau tidak, siapa sih yang pernah alami? ortumu pernah balik dari akhereat? Kafir tak berarti tak beriman, begok! kafir berarti tak menuhankan Tuhan kamu. Misalnya bangsa Dai Nippon, bangsa Germania, bangsa Inggris raya, bangsa Korea, seluruh bangsa bangsa Eropa, Australia, Amerika, Amerika latin, India, Tiongkok, pokoknya hampir semua bangsa yang maju, makmur dan tertata rapi. Swedia dan negara Skandinavia lebih islami dalam bernegara daripada SEMUA bangsa yang kamu anggap beriman dan menuhankan Tuhan kamu! Negara negara ini sangat makmur, sangat sosial, tak ada kesenjangan kaya miskin, santunan sosial hari tua, sakit dan pengangguran. Yang kaya dipajaki berat untuk mendanai santunan bagi yang msikin, untuk mendanai sekolah gratis (dinegerimu gratis ya?), rumah sakit gratis. SEMUA hal hal yang diimpikan, di idam idamkan kaum Muslim sedunia, diwujudkan di negara negara kafir yang sangat islami Mereka TAK pernah menjajah dan menghisap siapa siapa, tetapi jaya karena otak (bukan karena minyak). Camkan Nizami, camkan!

