http://www.suaramerdeka.com/harian/0501/31/nas11.htm Senin, 31 Januari 2005NASIONAL
Sejumlah Pengacara Akan Gugat Panglima TNI Farid Faqih: Saya Dipukuli 9 Orang, 4 Tentara JAKARTA - Serikat Pengacara Rakyat (SPR) akan mengajukan surat gugatan kepada Panglima TNI Endriartono Sutarto terkait dengan kasus penganiayaan terhadap Farid Faqih oleh anggota TNI. Sebagai pimpinan tertinggi TNI, Panglima harus meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia. "Karena kasus tersebut sudah merupakan bentuk penganiayaan di luar batas kemanusiaan, seharusnya atasan berhak menghukum dan melakukan penahanan terhadap Kapten Syuaeb. Hal ini dikarenakan sudah ada bukti permulaan yang cukup terhadap tindak pidana yang dilakukan." Demikian dikatakan Ketua SPR Habiburrohman kepada wartawan, dalam jumpa pers di Hotel Grand Mahakam, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (30/1). Turut hadir Gerakan Pemuda Kerakyatan (GPK), Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), Perhimpunan Pembela Publik Indonesia (P3I), dan Front Perlawanan Demokratik Rakyat Aceh (FPDRA). Selain gugatan, SPR juga meminta Panglima TNI untuk menghentikan cara-cara kekerasan dalam menyelesaikan masalah Aceh. Dalam kasus penganiayaan terhadap Koordinator Goverment Wacht (Gowa) Farid Faqih, Panglima diberi waktu satu minggu untuk memenuhi tuntuan ini. "Aksi main hakim sendiri yang dilakukan Kapten Syuaeb ini menunjukkan bahwa cara-cara kekerasan dalam penyelesaian masalah masih dianut oleh TNI. Pola berpikir ala Orde Baru yaitu 'hajar dahulu urusan belakangan', masih ada di benak anggota TNI," kata dia. Dipukuli 9 Orang Sementara itu, Koordinator Gowa Farid Faqih mengaku bahwa pemukulan terhadap dirinya dilakukan oleh 8-9 orang. Dari sejumlah pelaku itu, 3-4 orang di antaranya merupakan anggota TNI. Salah satu anggota TNI itu adalah Kapten Syuaeb. Hal itu disampaikan Farid dalam teleconference dengan Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) di Hotel Sahid, Jl MH Thamrin, Jakarta, Minggu (30/1). Dalam acara itu, IPB mengecam penangkapan dan penganiayaan terhadap Farid. Farid membantah tudingan melakukan pencurian. Tindakannya mengambil bantuan bagi korban gempa dan tsunami di Aceh, dimaksudkan untuk mengamankan barang-barang tersebut agar tidak rusak. Farid mengaku telah melaporkan tindakannya itu kepada Satuan Koordinasi Pelaksana Penanggulangan Bencana (Satkorlak PBP). "Mencuri itu tak mungkin banyak, pasti sedikit. Saya hanya melakukan pengamanan agar barang-barang jangan rusak. Karena saya mendapat sindiran dari orang-orang asing. Mereka itu bilang, bangsa Indonesia tak bisa menangani bantuan," kata Farid. Farid mengaku sering mengikuti pertemuan rutin Satkorlak. Dari pengamatannya di lapangan, Farid menyimpulkan terjadi kesulitan dan distribusi logistik. Akibatnya bantuan menumpuk dan rusak. Koordinator Gowa itu lantas melaporkan pengamatannya itu kepada Komandan Satgas Penanggulangan Bencana Alam Aceh Mabes TNI Mayjen Bambang Darmono. Mendapat laporan Farid, Bambang mengaku akan memperbaikinya dan akan melakukan pengamanan. "Namun dalam dua hari ternyata tak ada perubahan. Kemudian saya ambil alih untuk mengamankan itu melalui LSM PARAM," kata Farid. LSM PARAM berada dalam naungan Gowa. LSM itu, menurut Farid, sudah teruji sebelumnya dalam menyalurkan bantuan PBB di beberapa wilayah. Setelah LSM Param mengamankan bantuan itu, Farid mendapat SMS agar ke hanggar Lanud Iskandar Muda. Tak tahunya, di hanggar itu Farid dipukuli. Salah satu di antara para pemukul itu, yakni Kapten Syueib bahkan mengancam akan membunuh Farid. "Di hanggar ini saya dipukuli 8-9 orang. Dari jumlah itu, 3-4 orang adalah anggota TNI," ujar Farid. (dtc-78m) ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> In low income neighborhoods, 84% do not own computers. At Network for Good, help bridge the Digital Divide! http://us.click.yahoo.com/S.QlOD/3MnJAA/Zx0JAA/uTGrlB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
