Enggak Ada Yang Tunggak Pajak, Tifatul Sebar Fitnah Islamiah
Hidup Tifatul serba Islamiah, ternyata dia menyebar fitnah kepada RIM dan BB
sebagai menunggak pajak, padahal menteri keuangan tidak menemukan tunggakan
pajak seperti fitnah yang disebarkan Tifatul.
Urusan pajak bukan urusan Tifatul, sudah ada menterinya yaitu Menteri keuangan.
Kerjaan dan tanggung jawab Tifatul pun amburadul, dan untuk mencegah jangan di
reshufle dia sengaja memindahkan fokus atas dirinya kepada perusahaan2 yang
jadi korban tindakan beliau yang salah dalam mengambil keputusan.
> Al Faqir Ilmi <alfaqirilmi@...> wrote:
> Lhoo, apa-apaan, ini? Seorang Menteri
> kok, ngomong seperti ini? Kok pakai
> berandai andai untuk sebuah problem
> yang nyata besar dan serius begini?
> Kok berani memberi pernyataan untuk
> sesuatu yang dia belum punya data sama
> sekali? Kalau benar anda belum menerima
> laporannya, laporannya belum sampai ke
> meja anda, ya, tunggu dulu sampai anda
> terima laporannya, sampai laporannya
> sampai di meja anda, dan anda sudah
> mempelajarinya, barulah bikin pernyataannya!
Benar, pelajari dulu baru bikin pernyataannya. Jadi karena sudah memberi
pernyataan, berarti sudah dipelajari !!! Pernyataannya juga tegas dan jelas,
yaitu: "andaikata memang ada tunggakan pajak, pasti sang menteri akan mengejar
dengan bunganya" tapi sang menteri juga menambahkan bahwa sampai sekarang belum
ada laporan bahwa perusahaan yang dituduh oleh Tifatul itu menunggak pajaknya.
Jadi artinya jelas, daripada konflik dengan pernyataan Tifatul cukup para
pembaca yang menyimpulkannya sendiri, sang menteri keuangan tanpa menggunakan
kata2 sudah menyalahkan tuduhan Tifatul.
Perusahaan yang dituduhkan Tifatul memang tidak ada tunggakan pajak karena kalo
memang ada tunggakan pajak pasti menteri keuangan mudah melacak atau
mendeteksinya. Urusan perhitungan pajak bukan urusan Tifatul, berarti Tifatul
sudah melewati batas tanggung jawabnya. Menteri keuanganlah yang bertanggung
jawab atas urusan pajak berbagai perusahaan, sedangkan Tifatul bukan bidangnya
mengurusi pajak perusahaan sementara tanggung jawabnya dibidang Informatika
ternyata mengundang kritik tajam karena berbagai kegagalan2 yang tidak mampu
diatasinya. Karena itulah Tifatul melemparkan fokus kesalahannya ke jalur yang
bukan tanggung jawabnya yaitu memindahkan kesalahan tindakan dan keputusan
Tifatul dibidang Informasi kepada Menteri keuangan yang se-olah2 menjadi
kebobolan seperti yang dituduhkan Tifatul.
Rupanya permainan Tifatul ini cuma melempar bola panas ketempat lain. Rupanya
Tifatul sedang kepanasan karena menjadi salah satu menteri yang sudah diketahui
umum sebagai gagal menjalankan tugasnya dan akan terkena direshuffle oleh SBY
sebagai kandidat paling utama.
Memang kelihatan jelas, Tifatul tidak mampu menempatkan dirinya dalam kedudukan
dan tanggung jawabnya sebagai Menteri informatika untuk bekerja sama dengan
SBY. Ternyata partainya juga cuma ribut menyalahkan rencana SBY yang mau
mereshuffle kabinetnya. Tifatul sebagai ketua PKS pernah mengatakan bahwa kalo
SBY berani menyingkirkan dirinya, maka SBY berarti "bunuh diri".
Padahal apanya bunuh diri ??? Cuma satu dua menteri PKS yang digusur tidak ada
pengaruh buruknya tapi malah pengaruh yang jauh lebih baik karena akan
digantikan menteri dari PDIP yang punya massa jauh lebih banyak dan lebih
berpendidikan dari yang dipimpin Tifatu.
Ny. Muslim binti Muskitawati.
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/