nT (merasa jadi) anggotanya tim yg baru-baru ini mbuat appraisal para
menteri Kab. Indonesia Bersatu II ya? Atau pernah ikut rapat kabinet
sedemikian nT tahu bahwa Pak Menteri ikut campur urusan kerjaan Menteri
lainnya?  Lalu mbocorkannya ke forum ini? nT pengecut, sampaikan dong
saat rapat kabinet.

--- In [email protected], "muskitawati" <muskitawati@...> wrote:
>
> Tifatul bukan menteri pajak, jadi enggak ada urusannya bagi dia untuk
meng-korek2 pajak perusahaan asing diluar negeri yang bahkan di
Indonesia pun sudah dikatakannya tidak punya perwakilannya.
>
> Berapapun keuntungan perusahaan disana, apa urusannya si Tifatul begug
ini ???
>
> Menteri Keuangan yang memang bertanggung jawab dalam urusan pajak pun
ternyata menyangkal fitnah2 yang disebarkan Tifatul, lalu dari mana
argumen kata2 si Tifatul bisa dibenarkan ???  secara tidak langsung dia
sudah menista Menteri keuangan dengan penyebaran fitnah ini.
>
> Siaran TV dari Singapore yang bisa ditangkap pemirsa di Indonesia,
apakah harus dipajak juga???  Tentunya tidak bisa khan???
>
> Black Berry itu hanyalah alat yang dijual yang masuk ke Indonesia
melalui import resmi yang sudah dikenakan pajak, alat itu cuma menangkap
sinyal yang berasal dari pusatnya diluar Indonesia.  Lalu kenapa harus
dipajakin???  Malah sebaliknya, mereka yang menangkap sinyal itulah yang
harusnya membayar langganan kepada perusahaan diluar negeri.
>
> Tapi karena ada penguasa yang jadi pengusaha, maka baik penjualan alat
ini maupun langganan sinyal2nya dimonopolinya sehingga semua pengguna BB
ini harus membayar langganan maupun pembelian alatnya kepada si
pengusaha yang berkuasa ini.
>
> Ternyata serakah, tidak cukup memeras langganan bangsanya sendiri,
sekarang mau coba2 memeras sipemilik sinyalnya itu di luar negeri dengan
mengancamnya akan menutup akses para pelanggan-nya.
>
> Jelas, kalo si Tifatul ngotot menutupnya juga, yang dirugikan adalah
si pengusaha yang berkuasa ini termasuk si Tifatul sendiri yang juga
sebenarnya dibayar oleh si penguasa yang juga pengusaha ini.
>
> Enggak mungkinlah si Tifatul berani menutupnya, karena si Tifatul ini
memang sedang memasang perangkap bagi menteri penggantinya nanti dimana
si Tifatul rencananya memang salah satu menteri yang akan di reshuffle
karena prestasi kerjanya minus.
>
> Ny. Muslim binti Muskitawati.
>
>
>
>
>
>
>
>
> --- In [email protected], "ndeboost" rambitesemak@ wrote:
> >
> > Itukan menurut nT. Kalau penafsirannya nDeboost Pak Tifatul ga
> > menyampaikan yang demikian, ga bayar pajak Indonesia.
> >
> >
http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/gaya/2011/01/12/1037/Tak-Bayar\
\
> > -Pajak-Indonesia-RIM-Raup-Untung-Rp-2268-Triliun-Per-Tahun
> > Kasus Penutupan Layanan BlackBerry    Tak Bayar Pajak Indonesia, RIM
> > Raup Untung Rp 2,268 Triliun Per Tahun".
> > Keknya yang zalim dan penyebar fitnah bukan Pak  Tifatul deh. Lalu
ada
> > lho yang sudah merasa menjadi Menko, ngatutr-ngatur tugas (job
> > description) menteri Indonesia dan sekalian buat appraisalnya.
> >
> >
> > --- In [email protected], "muskitawati" <muskitawati@> wrote:
> > >
> > > Enggak Ada Yang Tunggak Pajak, Tifatul Sebar Fitnah Islamiah
> > >
> > > Hidup Tifatul serba Islamiah, ternyata dia menyebar fitnah kepada
RIM
> > dan BB sebagai menunggak pajak, padahal menteri keuangan tidak
menemukan
> > tunggakan pajak seperti fitnah yang disebarkan Tifatul.
> > >
> > > Urusan pajak bukan urusan Tifatul, sudah ada menterinya yaitu
Menteri
> > keuangan.  Kerjaan dan tanggung jawab Tifatul pun amburadul, dan
untuk
> > mencegah jangan di reshufle dia sengaja memindahkan fokus atas
dirinya
> > kepada perusahaan2 yang jadi korban tindakan beliau yang salah dalam
> > mengambil keputusan.
> > >
> > > > Al Faqir Ilmi alfaqirilmi@ wrote:
> > > > Lhoo, apa-apaan, ini? Seorang Menteri
> > > > kok, ngomong seperti ini? Kok pakai
> > > > berandai andai untuk sebuah problem
> > > > yang nyata besar dan serius begini?
> > > > Kok berani memberi pernyataan untuk
> > > > sesuatu yang dia belum punya data sama
> > > > sekali? Kalau benar anda belum menerima
> > > > laporannya, laporannya belum sampai ke
> > > > meja anda, ya, tunggu dulu sampai anda
> > > > terima laporannya, sampai laporannya
> > > > sampai di meja anda, dan anda sudah
> > > > mempelajarinya, barulah bikin pernyataannya!
> > >
> > > Benar, pelajari dulu baru bikin pernyataannya.  Jadi karena sudah
> > memberi pernyataan, berarti sudah dipelajari !!!  Pernyataannya juga
> > tegas dan jelas, yaitu: "andaikata memang ada tunggakan pajak, pasti
> > sang menteri akan mengejar dengan bunganya" tapi sang menteri juga
> > menambahkan bahwa sampai sekarang belum ada laporan bahwa perusahaan
> > yang dituduh oleh Tifatul itu menunggak pajaknya.
> > >
> > > Jadi artinya jelas, daripada konflik dengan pernyataan Tifatul
cukup
> > para pembaca yang menyimpulkannya sendiri, sang menteri keuangan
tanpa
> > menggunakan kata2 sudah menyalahkan tuduhan Tifatul.
> > >
> > > Perusahaan yang dituduhkan Tifatul memang tidak ada tunggakan
pajak
> > karena kalo memang ada tunggakan pajak pasti menteri keuangan mudah
> > melacak atau mendeteksinya.  Urusan perhitungan pajak bukan urusan
> > Tifatul, berarti Tifatul sudah melewati batas tanggung jawabnya.
> > Menteri keuanganlah yang bertanggung jawab atas urusan pajak
berbagai
> > perusahaan, sedangkan Tifatul bukan bidangnya mengurusi pajak
perusahaan
> > sementara tanggung jawabnya dibidang Informatika ternyata mengundang
> > kritik tajam karena berbagai kegagalan2 yang tidak mampu diatasinya.
> > Karena itulah Tifatul melemparkan fokus kesalahannya ke jalur yang
bukan
> > tanggung jawabnya yaitu memindahkan kesalahan tindakan dan keputusan
> > Tifatul dibidang Informasi kepada Menteri keuangan yang se-olah2
menjadi
> > kebobolan seperti yang dituduhkan Tifatul.
> > >
> > > Rupanya permainan Tifatul ini cuma melempar bola panas ketempat
lain.
> > Rupanya Tifatul sedang kepanasan karena menjadi salah satu menteri
yang
> > sudah diketahui umum sebagai gagal menjalankan tugasnya dan akan
terkena
> > direshuffle oleh SBY sebagai kandidat paling utama.
> > >
> > > Memang kelihatan jelas, Tifatul tidak mampu menempatkan dirinya
dalam
> > kedudukan dan tanggung jawabnya sebagai Menteri informatika untuk
> > bekerja sama dengan SBY.  Ternyata partainya juga cuma ribut
menyalahkan
> > rencana SBY yang mau mereshuffle kabinetnya.  Tifatul sebagai ketua
PKS
> > pernah mengatakan bahwa kalo SBY berani menyingkirkan dirinya, maka
SBY
> > berarti "bunuh diri".
> > >
> > > Padahal apanya bunuh diri ???  Cuma satu dua menteri PKS yang
digusur
> > tidak ada pengaruh buruknya tapi malah pengaruh yang jauh lebih baik
> > karena akan digantikan menteri dari PDIP yang punya massa jauh lebih
> > banyak dan lebih berpendidikan dari yang dipimpin Tifatu.
> > >
> > > Ny. Muslim binti Muskitawati.
> > >
> >
> >
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke