Itukan menurut nT. Kalau penafsirannya nDeboost Pak Tifatul ga
menyampaikan yang demikian, ga bayar pajak Indonesia.

http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/gaya/2011/01/12/1037/Tak-Bayar\
-Pajak-Indonesia-RIM-Raup-Untung-Rp-2268-Triliun-Per-Tahun
Kasus Penutupan Layanan BlackBerry    Tak Bayar Pajak Indonesia, RIM
Raup Untung Rp 2,268 Triliun Per Tahun".
Keknya yang zalim dan penyebar fitnah bukan Pak  Tifatul deh. Lalu ada
lho yang sudah merasa menjadi Menko, ngatutr-ngatur tugas (job
description) menteri Indonesia dan sekalian buat appraisalnya.


--- In [email protected], "muskitawati" <muskitawati@...> wrote:
>
> Enggak Ada Yang Tunggak Pajak, Tifatul Sebar Fitnah Islamiah
>
> Hidup Tifatul serba Islamiah, ternyata dia menyebar fitnah kepada RIM
dan BB sebagai menunggak pajak, padahal menteri keuangan tidak menemukan
tunggakan pajak seperti fitnah yang disebarkan Tifatul.
>
> Urusan pajak bukan urusan Tifatul, sudah ada menterinya yaitu Menteri
keuangan.  Kerjaan dan tanggung jawab Tifatul pun amburadul, dan untuk
mencegah jangan di reshufle dia sengaja memindahkan fokus atas dirinya
kepada perusahaan2 yang jadi korban tindakan beliau yang salah dalam
mengambil keputusan.
>
> > Al Faqir Ilmi alfaqirilmi@ wrote:
> > Lhoo, apa-apaan, ini? Seorang Menteri
> > kok, ngomong seperti ini? Kok pakai
> > berandai andai untuk sebuah problem
> > yang nyata besar dan serius begini?
> > Kok berani memberi pernyataan untuk
> > sesuatu yang dia belum punya data sama
> > sekali? Kalau benar anda belum menerima
> > laporannya, laporannya belum sampai ke
> > meja anda, ya, tunggu dulu sampai anda
> > terima laporannya, sampai laporannya
> > sampai di meja anda, dan anda sudah
> > mempelajarinya, barulah bikin pernyataannya!
>
> Benar, pelajari dulu baru bikin pernyataannya.  Jadi karena sudah
memberi pernyataan, berarti sudah dipelajari !!!  Pernyataannya juga
tegas dan jelas, yaitu: "andaikata memang ada tunggakan pajak, pasti
sang menteri akan mengejar dengan bunganya" tapi sang menteri juga
menambahkan bahwa sampai sekarang belum ada laporan bahwa perusahaan
yang dituduh oleh Tifatul itu menunggak pajaknya.
>
> Jadi artinya jelas, daripada konflik dengan pernyataan Tifatul cukup
para pembaca yang menyimpulkannya sendiri, sang menteri keuangan tanpa
menggunakan kata2 sudah menyalahkan tuduhan Tifatul.
>
> Perusahaan yang dituduhkan Tifatul memang tidak ada tunggakan pajak
karena kalo memang ada tunggakan pajak pasti menteri keuangan mudah
melacak atau mendeteksinya.  Urusan perhitungan pajak bukan urusan
Tifatul, berarti Tifatul sudah melewati batas tanggung jawabnya. 
Menteri keuanganlah yang bertanggung jawab atas urusan pajak berbagai
perusahaan, sedangkan Tifatul bukan bidangnya mengurusi pajak perusahaan
sementara tanggung jawabnya dibidang Informatika ternyata mengundang
kritik tajam karena berbagai kegagalan2 yang tidak mampu diatasinya. 
Karena itulah Tifatul melemparkan fokus kesalahannya ke jalur yang bukan
tanggung jawabnya yaitu memindahkan kesalahan tindakan dan keputusan
Tifatul dibidang Informasi kepada Menteri keuangan yang se-olah2 menjadi
kebobolan seperti yang dituduhkan Tifatul.
>
> Rupanya permainan Tifatul ini cuma melempar bola panas ketempat lain. 
Rupanya Tifatul sedang kepanasan karena menjadi salah satu menteri yang
sudah diketahui umum sebagai gagal menjalankan tugasnya dan akan terkena
direshuffle oleh SBY sebagai kandidat paling utama.
>
> Memang kelihatan jelas, Tifatul tidak mampu menempatkan dirinya dalam
kedudukan dan tanggung jawabnya sebagai Menteri informatika untuk
bekerja sama dengan SBY.  Ternyata partainya juga cuma ribut menyalahkan
rencana SBY yang mau mereshuffle kabinetnya.  Tifatul sebagai ketua PKS
pernah mengatakan bahwa kalo SBY berani menyingkirkan dirinya, maka SBY
berarti "bunuh diri".
>
> Padahal apanya bunuh diri ???  Cuma satu dua menteri PKS yang digusur
tidak ada pengaruh buruknya tapi malah pengaruh yang jauh lebih baik
karena akan digantikan menteri dari PDIP yang punya massa jauh lebih
banyak dan lebih berpendidikan dari yang dipimpin Tifatu.
>
> Ny. Muslim binti Muskitawati.
>



[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke