Sato ambo ciek. Assalamu'alaikum wr wb, snaksapalanta yg ambo hormati,
Kalau dekambo, republik yg banamo Indonesia ko bukan boneka HindiaBelanda,
tapi merupakan kumpulan bekas kerajaan yg telah tidak punya kemampuan lagi
untuk berdiri sebagai kerajaan. karenaitu TERPAKSA ikut berkumpul menjadi
bagian dari negeri yg d
---------- Forwarded message ----------
From: <[email protected]>
Date: Feb 24, 2013 5:13 AM
Subject: [R@ntau-Net] NKRI adalah boneka Hindia Belanda?
To: "[email protected]" <[email protected]>


Pak Saaf,

Apo nan ambo sampaikan itu adolah sekelumit  FAKTA SEJARAH bahkan terbukti
 sampai kini.

Pertanyaan ambo Pak:

1. Kalau iyo awak lah Merdeka baa kok NKRI  masih pakai hukum Belanda
bahkan sampai kini?

2. Salahkah Fakta2 yg telah ambo sampaikan sebelumnyo?

Quote:
-------------------------------------------------------
1. Kemerdekaan yg dicapai secara de facto adalah bekas wilayah Jajahan
Hindia Belanda, (buktinya timor leste yg direbut di zaman Soeharto bisa
keluar dari NKRI, krn bekas jajahan Portugis)

2. Fakta sejarahnya, wilayah jajahan Hindia Belanda adalah terdiri dari
wilayah bekas puluhan kerajaan-kerajaan  besar dan kecil dari Aceh sampai
Maluku, yg dikuasai Belanda melalui perusahaan Dagangnya/VOC, secara
beransur-ansur selama. 300 thn dengan berbagai cara,  mulai dari yg halus
dan licik sampai cara adu domba yg kasar/peperangan saudara yg akhirnya yg
menang mereka hancurkan juga.

Jadi tidak ada sejarah Nation State sama sekali, yg ada hanya Jajahan
Hindia Belanda yg menjadi Nation State yg nama glamournya NKRI alias
kesinambungan Hindia Belanda.

3. Pernah Soekarno dan Datok Onn Ja'afar(pemimpin kemerdekaan Melayu
Malaya) bersepakat, untuk merdeka bersama-sama dalam satu Negara/Nation,
yaitu semua bekas jajahan Jepang, yg terkenal dgn sebutan Nippon Raya,
yaitu hampir seluruh wiLayah Asean, makanya disiapkanlah  lagu
kebangsaannya yaitu 'Indonesia Raya' (terjemahan dari Nippon Raya), tapi
krn kegagalan 'loby' Soekarno thdp Inggeris, yg menguasai Malaya dan Borneo
Utara, setelah Jepang kalah PD II, maka Soekarno hanya mampu/berani
menyatakan kemerdekaan utk hanya wilayah bekas jajahan Hindia Belanda.
Bukti bhw Indonesia/NKRI adalah perpindahan/tukaran  dari Hindia Belanda.

4. Sampai sekarang KUHPerdata dan Pidana indonesia masih merujuk kpd Hukum
Belanda.

5. Hampir Semua pejuang dan pemimpin kemerdekaan Indonesia adalah hasil
didikan/sekolah di  Belanda
Jadi seakan-akan 'kaderisasi' secara tidak langsung/ tidak sadar alias jadi
Belanda hitam/sawo matang .

6. Teks Proklamasi lk:
"........Hal2 yg mengenai PEMINDAHAN KEKUASAAN dllnya dilaksanakan dgn cara
seksama dan dlm tempoh  yg sesingkat-singkatnya....."

Jadi kan hanya Pemindahan Kekuasaan (pertukaran org yg pegang Kekuasaan/
Penjajahan saja sdgkan sistemnya sama sistem Hindia Belanda)
-------------------------------------------------------


3. Kalau sdh merdeka, berarti Belanda adalah dipihak yg Kalah, maka Belanda
seharusnya membayar semua biaya peperangan selama 350 thn dan memulangkan
kembali semua harta2 rampasan dari semua kerajaan2 Nusantara (wilayah
Hindia Belanda), tapi nyatanya TIDAK.

Silahkan Pak Saaf menghuraikannyo jo sanak lainnyo krn iko kan berkaitan jo
fakta  sejarah. Atau ambo nan salah Fakta?

Sangenek,




Wassalam,
anwardjambak 44+,
mudiak Pyk, kanakan Dt Rajo Malano(Maulana),

"Maminteh Sabalun Hanyuik....!!!

Sent from my BlackBerry® smartphone powered by U Mobile

--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke