ibu Reny dkk ysh, tentang nama SAPPK, mudah-mudahan bisa dituliskan dalam buku sejarah yang akan di terbitkan tahun 2009. Entah dalam konteks ITB Emas atau Plano-50. Sebagai yang "terlibat" dalam proses itu, mungkin sedikit bisa saya sampaikan bahwa nama itu muncul sebagai sebuah proses "yang emosional" menanggapi kebijakan ITB dengan "keserumpunannya" (pada waktu itu terkenal dengan SK Senat Akademik No. 34).
Itu nama fakultasnya bu. Artinya sama saja ketika kita masih bernaung di bawah FTSP. Minimal kata Perencanaannya masih muncul di SAPPK :-) Sedangkan nama Planologi, nampaknya ini harus "diperjuangkan/dipikirkan" kembali. Nomenklatur yang ada di diknas (SK terbaru dirjen Dikti) adalah PWK. Dan itu adalah konsekuensi dari nama prodi dalam bahasa Inggris yang Regional and City Planning. Tapi saya dengar nomenklatur di BKPN adalah Planologi, sehingga kalau ada lowongan sarjana planologi dan yang daftar lulusan PWK bisa jadi tidak diterima. Entahlah. Iniharus di cek lagi. Demikian sedikit cerita bu. Salam, Roos Akbar Reny ansih wrote: > > *kalau saya ingat pelajaran pertama dulu di pl-itb* (saya agak ga suka > sekarang disebut SAPPK ya, kok hilang nama pl nya? Berubah jadi > arsitektur, kenapa ?) ** >

