Bu Reny ysh,
Bu.... kebetulan hari libur.... menyambung posting mas Eko ganteng..... izinkan
saya iseng ingin ngomentarin juga posting judul tsb diatas.......
Menurut pendapat saya yang agak ngawur ....... apa yang diajarkan oleh Aa’ Gym
tentang "mengubah bangsa" dengan “3 M” itu
1. Mulailah dari diri sendiri;
2. Mulailah dari yang kecil2:
3. Mulailah saat ini juga.
sepertinya apa gak “terlampau standar” dan “terlampau minimalis” ya?.........
Coba deh bayangkan bu .... kalau anak segede Mas Eko baru mau mulai dengan ”3M”
itu....... lalu yang mau “untuk bangsa” lalu mulainya kapan?...........
Belum lagi kalau anak segede mas Eko lalu salah menerapkan .....seperti dari
no.2 yang nampaknya sudah dipraktekkan sendiri oleh Aa’ Gym.... “Mulai dengan
yang kecil2”..... nanti lalu prakteknya .... “mulai dengan 1 istri dulu dan 7
anak dulu”.... lalu kalau sudah sukses ... lalu meningkat jadi 2? .......Lalu
kalau sudah sukses. apa terus mau meningkat lagi jadi 3?....... Waa?...
Sepertinya “3M” itu ..... lebih cocok untuk diajarkan pada anak ‘lepas balita’
deh...... sampai kira-kira lepas SD atau SMP ........ itu untuk penanaman paham
dasar dan prakteknya ....
Kalau sudah SLA .. atau bahkan baru SLP sekalipun.... tentunya diharapkan
ajaran pemahaman “3M” itu sudah lumayan meresap... dan pada usia SLA...
sepertinya lebih patut diberikan ’porsi’ tambahan ajaran paham lain lebih
intermediate..... seperti misalnya saja "3B" atau “3-BuB”... katakanlah :
1. berpikir untuk bangsa
2. berbuat untuk bangsa
3. berbela untuk bangsa.........
Walau prakteknya kala di SLA dan S1 masih baru menuju “akan ngurus nasib masa
depan diri sendiri”..... tetapi dengan penanaman paham “3B” itu disamping
“3M”...... saya kira si SLA bisa terbiasa berpikir bahwa “selain untuk diri
sendiri” yang sudah cukup berat/ keras itu ......masih menunggu agenda lain
lebih utama... ialah “3B” itu.........
Dengan demikian SDM bangsa ini terbiasa untuk tidak “merasa asing” dengan paham
“bela bangsa”........ dan bukan dengan “3B” lainnya..... ialah Bandana (ikat
kepala), Bakar Ban dan Batu.... dan kadang-kadang maap ...plus Bayaran-nya kalo
sudah/ sebelum berangkat demo jangan sampe lupa ngasihnya.....hehe..
Satu lagi ...... dari Andri Wongso atau siapa tuh..... katanya ... kalau anda
biasa ‘lunak’ dengan diri sendiri’ .....maka alam akan berlaku ‘keras’ kepada
anda..........tapi kalau anda terbiasa ‘keras’ pada diri sendiri ....... alam
akan berlaku ‘lunak’ kepada anda............
Maap satu lagi terakhir beneran..... katanya ...kalo engkau berpikir dan
berbuat membela bangsa demi atas nama Tuhanmu.... maka Tuhanmu itu tak akan
sekali-sekali pernah merugikanmu barang sesenpun......itu artinya Tuhanmu akan
memuliakanmu.. dunia dan akhirat.......
Salam ngawur dihari libur,
aby
--- On Thu, 6/26/08, Reny ansih <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Reny ansih <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [referensi] Fw: bahan renungan "refleksi & tindakan"
To: [EMAIL PROTECTED] ps.com
Date: Thursday, June 26, 2008, 6:47 AM
Halo para Referenster ...(bener ya istilahnya nih?)
Ini ada suatu pencerahan dari seorang Widyaiswara (gurunya Pegawai Negeri) yang
kebetulan menyebut-nyebut tentang 'kemiskinan' dll itu.
Mungkin bisa direnungkan bersama tentang kebenarannya.
Salam - 2ny
--- On Tue, 6/24/08, pad <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: pad <[EMAIL PROTECTED] com>
Subject: bahan renungan "refleksi & tindakan"
To: "widyaiswara_ pu Moderator" <widyaiswara_ pu-owner@ yahoogroups. com>
Date: Tuesday, June 24, 2008, 8:20 AM
Yth Rekan2 WI Dept PU
KH AA Gym pernah mengutarakan bahwa untuk dapat mengubah bangsa ini a.l
diperlukan kiat 3 M.
1. Mulailah dari diri sendiri;
2. Mulailah dari yang kecil2:
3. Mulailah saat ini juga.
Apa memang demikiankah?
Beberapa waktu yll, saya menerima Fwd dari seorang rekan yang judulnya
"refleksi & tindakan" katanya dari terjemahan bahasa inggris "to reflect & to
act".
Mungkin dapat dijadikan sebagai tambahan bahan renungan.... silakan.
Padyo