>
> Saya sefaham dengan Bapak dalam tujuan,
>
> Tapi kalau kita bertolak dari anti JAKARTA, benci JAKARTA yang ada
> di kepala kita JAKARTA, JAKARTA, JAKARTA. Tiap hari, tiap detik kita
> mikir, cari bahan tentang JAKARTA. Seluruh energi kita tercurah ke
> JAKARTA walau untuk melawan.
>
> Lain kalau kita bertolak dari DAERAH, cari bahan-bahan untuk DAERAH,
> cari ide untuk DAERAH... sehingga terkumulasi pengetahuan, ide-ide,
> tentang DAERAH. Akhirnya menjadikan DAERAH kuat, arah pembngunannya
> lebih baik, sehingga terjadi pemerataan yang dicitakan.
>
> Kita tidak bisa merencana DAERAH dengan bergunung-gunung data
> mengenai JAKARTA, yang kita perlukan adalah segunung info tentang
> inovasi dari/untuk DAERAH.
>
> Maaf reply nya terputus-putus kerjaan.
>
> Salam,
> Risfan Munir


Menarik Pak Risfan. Jadi kalau kita tidak mau berpikir tentang PURPLE COW,
malah SAPI UNGU itu yang terus-menerus berada di benak kita. (Saya yakin
Seth Godin setuju, IYKWIM...)

Jadi, mari kita berpikir DAERAH kalau begitu.
DAERAH, DAERAH, ... DAERAH mana lagi ya yang bisa jadi prioritas pembangunan
berikutnya?
Oh iya, DAERAH itu tuh, yang banyak orang penting terjebak di kemacetan,
sehingga waktu untuk kongkow dan bensin pun terbuang..
DAERAH apa yah namanya? Oh iya ... DAERAH KHUSUS IBUKOTA...

Salam,
Andri

Kirim email ke