Rekans Milister YSH
Ngomong2 soal ”environment” , …. Mengingatkan cerita kehidupan nelayan di Papua (atau di NTT ya? Lupa),.. yang ketika dihajar naiknya harga solar, membuat mereka lumpuh dan menganggurkan perahunya, karena ketergantungan mereka pada mesin temple yang mengkonsumsi solar,…. Dan mereka sudah lupa mengembangkan layar , lupa bagaimana meluncur ke laut tanpa mesin tempel,….. Alhasil mereka terjerat utang dan kemiskinan karena tidak bisa melayar,… Mendorong industry mesin tempel kapal <-> Melupakan tradisi melayar tanpa mesin temple. Atau tak perlu dikhawatirkan mungkin ya,…. Mohon pencerahannya,…. Best Regards, Benedictus Dwiagus S. http://bdwiagus.blogspot.com http://bdwiagus.multiply.com "The most difficult thing in the world is to know how to do a thing and to watch somebody else doing it wrong, without comment." - T. H. White :::... Indo-MONEV ...::: Indo-MONEV is a mailing list to build a network of Indonesian People anywhere in the world who are interested, dedicated, and profesionalised to the work on monitoring and evaluation and other related development issues including development aid works, particularly in Indonesia. Join in by sending an email to: [email protected] Find also Indo-MONEV in facebook: <http://www.facebook.com/group.php?gid=34091848127&ref=ts> http://www.facebook.com/group.php?gid=34091848127&ref=ts From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Bambang Tata Samiadji Sent: 22 January 2009 12:12 To: [email protected] Subject: Re: [referensi] Permisi Re: (3) Menyemai Klaster Industri Perahu di KTI Halo Bung Aunur, ceritanya menarik. Eh aku tak pernah bilang hanya finansial saja. Jadi ketika analisis SWOT, saya tulis juga analisis "environment"-nya. Yang saya maksud dengan environment tanda petik ya itu,.... masalah iklim kondusif bagi usaha industri. Sekali lagi cerita Anda melengkapi dari sisi positivisme (riil), tidak hanya normatif-normatif saja. Good...good. Thanks. CU. BTS. Bambang wrote : ......Analsis SWOT tidak cukup, harus pula dilihat "environment"nya juga, kondusif atau tidak.

