Pak Nuzul, Itu mimpi pak Bas sejak dulu, mudah-mudahan beliau bisa mewujudkannya di periode sekarang. Tapi saya khawatir dengan memberi dana per kampung 100 juta rupiah.......beberapa kampung mungkin bisa memanfaatkan tetapi ribuan (bukan ratusan pak) yang lain masih sulit dibayangkan
Salam Aunur Rofiq --- On Mon, 2/16/09, Nuzul Achjar <[email protected]> wrote: > From: Nuzul Achjar <[email protected]> > Subject: Re: [referensi] RE: [plbpm] Re: UU27/2007 Jalan Keluar or Jalan > Buntu? > To: [email protected] > Date: Monday, February 16, 2009, 11:25 AM > Pak Aby, > > He he he.. pak Aby, kok minta tolong ke saya sih.. langsung > saja pak Aby > kasih saran. Pada seminar "Sustainable Development > Papua" tahun lalu, > sebenarnya banyak usulan agar permukiman kecil dengan > jumlah penduduk yang > sangat sedikit dikelompokkan saja dalam suatu permukiman > sehingga lebih > mudah untuk membuat akses jalan. Tetapi ini tentu perlu > dukungan argumentasi > antropologis apakah permukiman ini bisa disatukan. > > Seperti saya kemukakan sebelumnya, fokus perencanaan Papua > ke depan dimulai > dari desa. Tapi saya yakin, pembangunan perkotaan tentu > tidak akan diabaikan > begitu saja. > > Salam hangat, > > Nuzul Achjar

