Halo... ikut nimbrung ah...
Tahun 2008 awal yang lalu.... saya diundang sebagai "alumni berbagi" di Gedung 
SAPPK di lingkungan ITB. Seorang mahasiswa bertanya: "Kenapa ya bu, kok kalau 
kita menyebut PLANOLOGI masih banyak yang ga ngerti dan ga kenal malah masih 
salah dikirain masih ada hubungan dengan planetarium hiii atau ilmu 
planet......"
Saya jawab .... "ya kenapa dong jurusan planologi ini seringkali ganti nama? 
Kan jadi seperti orang yang sering ganti nomor HP aja, kenapa dong ga kayak 
jurusan arsitektur yang dari dulu sampai sekarang selalu disebut jurusan 
arsitektur, juga seperti jurusan hukum, jurusan kedokteran, kan ga pernah ganti 
nama menjadi Sekolah Bangunan Berseni hiiii....,Sekolah Keadilan (... yang ada 
Partai Keadilan ya...) kenapa ga disebut dan ga pernah disebut Sekolah 
Penyembuhan Penyakit Manusia..?!, " .... jadi jangan salahkan orang ga kenal 
planologi...planologi cuma tinggal nama sebagai HMP Pangripta Loka saja 
kan....bener ga, jangan2 sudah ga ada pula nama itu.
Sori ya teman2 dan senioren di PL-ITB (...eh iya ya...masih ada ga istilah 
PL-ITB begini?), walaupun sudah dijelaskan oleh beberapa dosen saya tetap ga 
habis pikir kenapa ya sering ganti nama.... kesan saya kok jadi kayak proyek 
saja ganti2 kegiatan, padahal maennya begitu2 juga, akhirnya kusut 
sendiri...bingung sendiri, emangnya kenapa kalau pake nama Jurusan Planologi?!! 
Kalo ga mau dimarahi Bung Karno, ke-Belanda2-an...ya mungkin jangan jauh2lah 
toh katanya Kehutanan juga pake Planologi Hutan ga salah2 amat, siapa tau jadi 
nurut sama RTRWN, sehingga ga menghambat penetapan RTRWP yang katanya sudah 
lewat waktu untuk ditetapkan sebagai Perda Provinsi sebagaimana diamanatkan 
UUPR baru. Rupanya zadul itu ada tarik2an antara Amrik dan Londo 
ya....kebetulan waktu menyusun UUPR yang lama saya ditugaskannya ke Belanda, 
mereka menyebutnya Ruimtelijk Ordening untuk Penataan Ruang atau Spatial 
Planning, rupanya sudah ikutan Amrik juga ya, ya disahkan saja nanti
 jadi Jurusan Penataan Ruang disingkat PR saja bukan PL lagi....nggak cadel 
lagi ya... 
Istilah 'ruimtelijk' itu digunakan untuk instansinya yang Ministrie van 
Volkhuisvesting, Ruimtelijk Ordening en Milieubeheer, ga terpikir waktu itu 
untuk nama perguruan tinggi yang belajar ilmu planologie itu disebut apa ya.... 
uda Eka yang sekolah disitu mungkin tahu apa pake nama Faculteit Planologie ?  
Salam - 2ny

--- On Sun, 10/25/09, Harya Setyaka <[email protected]> wrote:

From: Harya Setyaka <[email protected]>
Subject: Re: [referensi] Planologi --> Perencanaan Wil-Kot
To: [email protected] Gedung
Date: Sunday, October 25, 2009, 10:50 AM






 




    
                  










Hmm sy gak mikir ksitu sih.. 
Gak punya apriori apa apa.
Cuma mau nanya senetral mungkin; ketika kita ganti nama, what were we/they 
thinking?

Tabik,
-K-

 


Pedal Powered BikeBerry
From:  "ffekadj" <4ek...@gmail. com>
Date: Sun, 25 Oct 2009 17:44:41 -0000To: <refere...@yahoogrou ps.com>Subject: 
[referensi] Planologi --> Perencanaan Wil-Kot

 

    
                  

Maaf mohon nanya mas, dari uraian aksiomatik anda apakah maksudnya 'gaya

Amerika' tidak mampu mendeliberasi konsepsi keilmuan? Trims.



-ekadj



--- In refere...@yahoogrou ps.com, Harya Setyaka <harya.setyaka@ ...>

wrote:

>

> Sorry X-posting...

>

> Menyambut 50 tahun, its appropriate to be nostalgic.

>

> Dulu Planologi, lalu menjadi Perencanaan Wilayah dan Kota..

>

> Resmi dianggap berdiri tahun 1959 (kalao gak, ya gak Dies Emas

sekarang..

> hehe..).

>

> Menurut catatan saya yang belum tentu sahih; jaman pra-Soekarno, ilmu

tata

> kota sudah diajarkan di THS, antara lain oleh Ir. H. Thomas Karsten..

> Mengikuti terminologi Belanda; Planologie .. maka diserap dalam bahasa

> Indonesia; Planologi.

>

> Lalu, suatu ketika, the Groote Bung; Soekarno marah besar dan kalap

sama

> orang Belanda perkara sengketa Papua (was Irian Barat) dengan

Pemerintah

> Belanda..

> tahun 1957 semua orang Belanda, dan yg 'berbau' Belanda (yg belum

tentu

> mendukung keputusan Pemerintah Belanda tersebut) diusir paksa,

digusur, ...

> Lalu didatangkan Profesor-2 dari Kentucky, USA (jauh sebelum Kentucky

Fried

> Chicken pertama buka cabang di Jakarta tahun 1979) .. (untung yg

dateng

> Professor, kalao Kolonel, malah buka restoran..)

>

> Di USA, tidak dikenal Planologie.. . yg ada adalah Urban&Regional

Planning,

> City&Reg Planning, Regional&City Planning. etc..

> yang kalao diterjemahkan (bukan diserap); menjadi Perencanaan Wilayah

&

> Kota..

>

> Lalu semula masuk FSTP-Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (School

of

> Civil Engineering and Planning)

> lalu sekarang SAPPK - Sekolah Arsitektur dan Perencanaan Pengembangan

> Kebijakan (School of Architecture, Planning and Policy Development

(?))

>

> Di USA, Planning masuk ke School of apa?

> Bagaimana di Belanda?

>

> Apakah ini hanya sekedar perubahan nama ? atau perubahan nama itu

adalah

> pertanda reformasi (perubahan) cara pikir, cara-kategorisasi dan

sekaligus

> penegasan statement maksud dan tujuan yang diharapkan dari perubahan

nama

> tsb?

>

> Mohon diskusinya..

>

>

> Salam hangat,

> -K-

>

> NB: apperently, Shakespere sedang menggambarkan seorang yg sedang

dimabuk

> cinta ketika berpuisi mengenai nama sekuntum mawar.. awal pemikiran

> semiologi (atau semiotika, atau.. gak penting namanya apa.. haha).

> Dalam kebudayaan kita, nama adalah doa.. memberi nama pun pakai

upacara dan

> doa..

> Perubahan nama dari Planologi ke PWK mungkin memberi isyarat bahwa

soko-guru

> perencanaan Indonesia atau kiblat pembangunan; pindah dari Belanda..

ke USA

> .. (for better or worse..)

>

>

>

>

>

> ============ ====

> Harya Setyaka

>

> 973 Turtle Crest Drive | Irvine, CA 92603

> Phone : +1.949.769.3624 | Mobile : +1.949.748.0978

> Skype ID : harya.setyaka | BB-M PIN: 20EEEBB4

>

>

>

>

>

> 2009/10/24 Risfan Munir risf...@...

>

> >

> >

> > Uda Ekadj,

> > Penggunaan istilah Planologi menunjukkan usia Anda. Pada jaman (saya

he he

> > he) sekarang ini namanya sudah lebih eksplisit "Perencanaan Wilayah

dan

> > Kota". Jadi tak perlu gothal-gathuk nama.

> >

> > Salam,

> > Risfan Munir




 

      

    
        
        
        



 

      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

Kirim email ke