Bung Agus ysh., xenophobia bukan kata yg tepat, tapi sepedaphobia...:) sebagai mantan pengguna sepeda tentu saya tidak sepedaphobia...:)
mungkin yg dimaksud pak Aby bukan dibandingkan dgn mobil, tapi dgn MRT... saya kira tidak ada metropolitan besar yg backbone transportnya sepeda bukan? :) tapi sy setuju bahwa bersepeda membawa byk manfaat, tentunya disertai dgn pembangunan public transport, peningkatan densitas dlm kota dgn penambahan jumlah rusun sehingga jarak bisa dikurangi, dst... --- On Wed, 12/9/09, Benedictus Dwiagus S. <[email protected]> wrote: From: Benedictus Dwiagus S. <[email protected]> Subject: Re: [referensi] Re: [plbpm] jalur sepeda? To: "Eko B K" <[email protected]>, [email protected] Date: Wednesday, December 9, 2009, 5:00 AM Pak Eko, Pak Aby YTH 1. Khan udah sedikit ditanggapi. Banyak tips dan triks bagi mereka yang takut lecek, takut kerinet, takut bau matahari. Bagus kalau kantor ada kamarmandinya, bisa mandi. Atau mandi di rumah, di kantor tinggal pake tisu basah. Kalau gowes santai, gak ngoyo, keringet dikit gak apa, tinggal lap-lap, pake kanebo jga bisa berfungsi buat jadi anduk, atau pake tissue basah. Atau sambung menyambung moda, kalaow pake sepeda lipat. 2. Kalau soal mengurangi kemacetan, bukan diliat dari lamban atau tidaknya tapi, mengurangi penggunaan space jalan, bandingkan luas jalam utk satu mobil dgn satu sepeda. Kalau soal lamban atau tidak, pergerakan sepeda lebih lamban? Dari kondisi diam ke bergerak lebih lamban? Mungkin iya. Tp coba liat waktu tempuh keseluruhan. Saya ngelaju dari Rempoa(dekat bintaro sektor 2) ke kuningan jarak 16km, kalau naik mobil berangkat pagi 1jam atau bahkan lebih. Kalau naik sepeda, 1jam kalau gowes santai. Kalau pulang kantor jam peakhour dr kuningan ke rempoa, naik mobil butuh 2 jam minimal, bahkan bisa 3jam kalau sial kejebak macet, sdgkan kalau naik sepeda, cukup 1jam saja. Jadi siapa yang lebih lamban? 3. Kalau mengurangi primasi kota untuk mengurangi kemacetan? Yah bisa saja. Kalau saya lebih suka pendekatan pengelolaan perkotaan, tapi tetap dukung kurangi primasi kota kok hehehehehehehe Salam gowes kring-kring gemerincing Dwiagus »»» digowes dari Rempoa dengan BikeBerry® ~ Genjot Teruuusss... !!!From: Eko B K <ekobu...@yahoo. com> Date: Tue, 8 Dec 2009 19:27:05 -0800 (PST)To: <refere...@yahoogrou ps.com>Subject: Re: [referensi] Re: [plbpm] jalur sepeda? hahahaha terimakasih Bung Agus, tapi tanggapan utk Pak Aby nya mana? :) salam... --- On Wed, 12/9/09, Benedictus Dwiagus S. <bdwia...@gmail. com> wrote: From: Benedictus Dwiagus S. <bdwia...@gmail. com> Subject: Re: [referensi] Re: [plbpm] jalur sepeda? To: refere...@yahoogrou ps.com, pl...@yahoogroups. com Date: Wednesday, December 9, 2009, 4:05 AM Pak Eko B.K. Ada aroma xenophobia pada Pak Eko trhdp sepeda nih huahahaha. Banyak mitosnya huahahaha 1. Banyak kok trik-triknya supaya tidak terbakar dan tetap fresh kalau bersepeda ke tempat kerja di jakarta. Ada teknologi "tisu basah" atau "kanebo" buat lap badan. Bisa ajah mulai genjot pagi hari. Atau komuting mix moda, naik KRL disambung sepeda. Capek dan lemas di kantor abis bersepeda? Ini jelas mitos. Yg ada segar tak terkira. Beberapa kantor malah mendorong pekerjanya bersepeda, tanpa khawtir itu semua. Takut terpanggang panas jakarta? Apa tak pernah dengar teknologi sunblok, atau teknologi "penutup kepala atau penutup lengan"? 2. Butuh dokter tambahan, apa krn kecelakaan? Ah ini mitos juga, masih banyak pengendara kendaraan bermotor yang mau menghormati pesepeda, .... tapi yg jelas angka penyakit diabetes, kolesterol, dan asam urat, darah tinggi dan jantung, mungkin berkurang. 3. Pesanan sepeda dari china bertambah? Gak juga. Yang ada sepeda produk lokal juga bergairah, ... Polygon, United, Wimcycle... Beberapa waktu lalu malah ada foto di kompas produksi sepeda lokal siap diekspor ke australia dan belahan asia eropa lainnya. Masyarakat kita udah tau kok, kalow produk sndiri lebih bagus, rapih dan lebih safety produknya drpada produk china, jd mengapa harus pesan-pesan dari china. Saya malah bermimpi industri manufaktur sepeda jadi salah satu leading sector. Hehehhehehe Rasakan sendiri nikmatnya bersepeda ke tempat kerja,... Kunjungi www.b2w-indonesia. or.id/ atau gabung mailing listnya, tanya-tanya seluk-beluk bersepeda di jakarta dan bagaimana tips and triksnya, biar gak kesannya xenophobia, huehehehhee Salam gowes kring-kring gemerincing Dwiagus»»» digowes dari Rempoa dengan BikeBerry® ~ Genjot Teruuusss... !!!From: Eko B K <ekobu...@yahoo. com> Date: Tue, 8 Dec 2009 18:22:50 -0800 (PST)To: <refere...@yahoogrou ps.com>Subject: Re: [referensi] Re: [plbpm] jalur sepeda? Pak Aby, ada beberapa kemungkinan yg saya bayangkan: - jumlah kecelakaan dan kematian akibat kecelakaan di Jakarta meningkat drastis karena banyaknya pengendara sepeda motor yg masuk ke jalur sepeda, dan ngebut kalau tdk macet.. ah jalur busway saja diserobot terus apalagi sepeda? - otomatis jumlah RS dan dokter yg ada saat ini tidak cukup, dan... - Jakarta akan masuk guiness book of record sebagai kota dgn jumlah kecelakaan tertinggi di dunia dan the most idiot governor ever... - penduduk Jakarta tampak lebih eksotik, akibat terpangggang sinar matahari terus menerus... - ojek sepeda tidak laku (poor them)...:( - kebutuhan bahan makanan jakarta meningkat drastis karena nafsu makan pekerjanya juga meningkat drastis, akibatnya marxist akan protes karena dgn sendirinya hal tsb menandakan peningkatan eksploitasi desa oleh kota...dan Jakarta akan lebih terkenal di jurnal2 ilmiah sebagai contoh eksploitasi desa oleh kota yg berlebihan.. . - RRC untung besar karena mendadak ada pesanan sepeda sebanyak 8,5 juta, plus sepuluh juta lagi yg masih bimbang... - PDRB Jakarta akan menurun seiring dgn penurunan produktivitas, mereka yg biasa kuat kerja 7 jam atau lebih jadi hanya 2-4 jam saja... sebetulnya listnya masih panjang, tapi sebelum saya dimarahi penggemar berat sepeda seperti bung Dwi B Agus lebih baik saya hentikan... that's all, the joke of the day! :) (tapi mungkinkah ada secercah kebenaran di dalamnya?) hehe.. salam. --- On Wed, 12/9/09, hengky abiyoso <watashi...@yahoo. com> wrote: From: hengky abiyoso <watashi...@yahoo. com> Subject: [referensi] Re: [plbpm] jalur sepeda? To: pl...@yahoogroups. com Cc: "referensi" <refere...@yahoogrou ps.com> Date: Wednesday, December 9, 2009, 12:03 AM Sekedar referensi perbandingan …. Suhu di Copenhagen sepanjang tahun adlh terendah 2°C pada Januari dan tertinggi adalah 20°C pd Agustus…. penduduknyapun hanya 1.167.000 jiwa atau kwsn metropolitannya 1.892.000 jiwa…..atau total penduduk negerinya hanya 5.532.000 jiwa, dgn GNP nominal per kapita $62.000…….. jadi buat bpk2 dan ibu2 disana kalau toh memakai jas dan bersepeda … smp dikantor rasanya msh bisa cukup rapih dan wangi, tidak keringetan, tidak bau matahari dan tidak lecek krn jalanan longgar dan suhunya sejuk…… smntr di Jkt kita tahu sendiri suhu dipagi hari mungkin saja ‘hanya’ 30°C tapi disiang hari dijalan raya bisa saja 37°C……penduduk Jkt 10.000.000 jiwa atau plus kwsn megapolitannya 16.000.000 jiwa…. Selain GNP kita baru sekitar $4.000……paling kurang sesampai dikantor acara pertama adalah mandi dan ganti baju........ Spd utk memperbaiki lingkungan hidup di Jkt dari polusi mungkin iya… namun utk maksud memperbaiki kemacetan …. mobilitas sepeda itu lamban khususnya dari keadaan berhenti ke-bergerak…..jadi saya kira hasilnya malah bisa sebaliknya…. Meredakan primacy kota Jkt dgn mengembangkan kota besar lain jauh dari Jkt sbg tandingannya … ibarat ‘keseimbangan’ kota megapolitan Los Angeles dgn 10jt penduduk dipantai barat 5000km jauhnya dari New York dipantai timur yg berpenduduk 18jt jiwa... selain tentu penggalakan program KB dsb..... brkali akan lbh menjadi solusi awal kita secara nasional yg fundamental utk berbagai langkah aspek strategis pembangunan kita baik dibidang lingkungan dsb…. salam, aby --- On Tue, 12/8/09, huda miftahul <hudamiftahul@ ......> wrote: From: huda miftahul <hudamiftahul@ ......> Subject: [plbpm] jalur sepeda? To: "pmb dkp" <Program_Kemitraan_ bah...@yahoogrou ps.com> Cc: pl...@yahoogroups. com, "s3 lingkungan" <lingkungan_ui@ yahoogroups. com> Date: Tuesday, December 8, 2009, 4:09 AM mungkin sebagai contoh untuk memperbaiki lingkungan hidup di jakarta dari polusi dan kemacetan, memang event-event fun bike sudah banyak dilakukan, namun pembuatan jalur sepeda banyak dianggap menjadi alternatif terbaik di jakarta, apakah memang begitu?? tulisan ini bisa menjadi inspirasi http://travel. kompas.com/ read/xml/ 2009/12/05/ 08275988/ kopenhagen. surga.pegowes. sepeda semoga berguna wass mhuda Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat. Undang teman dari Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang!

