Pak Risfan yang baik, kami di Makassar mencoba melihat "keberlanjutan" ini dari sisi lingkungan, ekonomi, dan sosial-budaya.dengan segala keterbatasan kami, kami mencoba membongkarnya dari sudut pandang "energi". Akhirnya,kami mencoba melakukan kegiatan-kegiatan sederhana (juga membuka "ruang-ruang politik kota agar wargabisa mengemukakan pendapat dan juga mendapatkan informasi) seperti memisahkan sampah basah dan kering,kemudian teman-teman muda di Unhas mencoba mengganti beberapa ojek dengan "fuel-cell", kemudian kampanyejuga mengurangi penggunaan kertas (paling tidak kalau mencetak, bolak balik), dan kami juga mencoba membukajaringan pada pengambil keputusan. Salam hormat dan jabat erat,Radja "Hasta La Victoria Siempre"
To: [email protected] From: [email protected] Date: Mon, 8 Feb 2010 15:56:23 -0800 Subject: [referensi] PWK: Langkah2 Sustainable City Rekans ysh, Di radio mobil saya dengar kampanye Walikota Bekasi soal penghijauan, penanaman pohon demi anak cucu, dikaitkan dengan pemanasan bumi yang sudah terjadi. Bulan lalu RW saya juga sudah beliau kunjungi. DKI dalam penyusunan RTRW nya juga jelas mengaku soal neraca hijaunya deficit. Tema2 sustainable city sudah menjadi tema tiap new town yang dipasarkan. Adakah langkah2 sederhana yang bisa mulai dilaksanakan? Salam, Risfan Munir _________________________________________________________________ Windows Live: Friends get your Flickr, Yelp, and Digg updates when they e-mail you. http://www.microsoft.com/windows/windowslive/see-it-in-action/social-network-basics.aspx?ocid=PID23461::T:WLMTAGL:ON:WL:en-id:SI_SB_3:092010

