Yang berbahagia teman-teman miliser semua,

Dalam teori pemasaran sosial disebutkan bahwa untuk melakukan Perubahan Sosial 
hendaknya didekati memang dengan cara Inspiratif...(Setuju pak BTS).

Biasanya audien (orang yang disebut BEDEBAH itu) untuk diajak berubah tidak 
cukup dengan cara-cara provokatif. Mereka punya jutaan senjata untuk berargumen 
untuk "melawan, menghindar dan bersembunyi" BAHKAN juga biasanya dengan 
cara-cara yang PROVOKATIF. 


Lihat kutipan pak BTS ini: "Terus terang, aku tak suka puisi ini. Nilai seninya 
miskin sekali karena
 bahasanya kasar. Saya kira ini bukan puisi, tapi gerutu. Kalau 
gerutu,...buat apa?..." (Sangat Provokatif .....Hemmmmmm.....)


Dalam program sosial marketing yang dirancang oleh salah satu konsultan 
Perubahan Sosial LES ROBINSON mengusulkan The 7 Doors Model  for designing
and evaluating behaviour change programs: Salah satu pintu itu beliau 
mengingatkan betul (dia beri contoh merubah kebiasaan merokok): Why 'bad news' 
and negative images should be
avoided

A different way to work with predispositions is
often suggested. That is to use negative information or images to increase the
amount of dissatisfaction in people's lives. For instance, by showing images of
looming climate change disaster, or the damage to lungs from smoking.

There are four objections to using negative
information or images to increase people's dissatisfactions.

First, they run hard up against the human
capacity for denial, which is practically infinite. When we attack people's
comfort zones, the natural response is to say either 'it won't happen to me' or
'it's not my fault'. The only exception to this is personal 'forensic'
information which people can't deny, such as CAT scans of their own lungs.

Secondly, they do nothing to equip people with
the skills and capacities (self-efficacy) they need to make change happen in
their lives.

Thirdly, it's emotionally disempowering. People
need optimism to implement voluntary changes, and being depressed about the
world destroys motivation.

Fourthly, it's cruel. Most people's lives are
packed full of dissatisfactions and frustrations as it is. There is plenty of
material to work with. Why create more?


Salam hangat dan selamat berakhir pekan,



ASNAWI MANAF


--- On Tue, 5/11/10, Bambang Tata Samiadji <[email protected]> wrote:

From: Bambang Tata Samiadji <[email protected]>
Subject: Bls: Bls: [referensi] Puisi Negeri Para Bedebah
To: [email protected]
Date: Tuesday, May 11, 2010, 4:14 PM







 



  


    
      
      
      Memang benar begitu. Tergantung pada penghayatannya. Tapi bisa dinilai 
apakah maknanya provokatif atau inspiratif. Saya lebih suka menikmati yang 
inspiratif. Jadi relatif ya...
 
Thanks. CU. BTS.

--- Pada Sel, 11/5/10, Sariffuddin <sari...@yahoo. com> menulis:


Dari: Sariffuddin <sari...@yahoo. com>
Judul: Bls: Bls: [referensi] Puisi Negeri Para Bedebah
Kepada: refere...@yahoogrou ps.com
Tanggal: Selasa, 11 Mei, 2010, 9:03 AM


  


Dear Pak BTS

Sebagian orang sependapat dengan Bapak, namun sebagian yang lain mungkin 
berpendapat lain. Saya rasa karya seni berlaku bukan untuk beberapa golongan 
orang saja. 

thanks
Sarif







Dari: Bambang Tata Samiadji <btsamia...@yahoo. com>
Kepada: refere...@yahoogrou ps.com
Terkirim: Sel, 11 Mei, 2010 15:50:50
Judul: Bls: [referensi] Puisi Negeri Para Bedebah

  






Terus terang, aku tak suka puisi ini. Nilai seninya miskin sekali karena 
bahasanya kasar. Saya kira ini bukan puisi, tapi gerutu. Kalau gerutu,...buat 
apa?
 
He-he-he.. sorry.
 
Thanks. CU. BTS.
 


--- Pada Sel, 11/5/10, Sariffuddin <sari...@yahoo. com> menulis:


Dari: Sariffuddin <sari...@yahoo. com>
Judul: [referensi] Puisi Negeri Para Bedebah
Kepada: planostation2001@ yahoogroups. com, refere...@yahoogrou ps.com
Tanggal: Selasa, 11 Mei, 2010, 8:27 AM





















Puisi Negeri Para Bedebah
Karya:Adhie Massardi

Ada satu negeri yang dihuni para bedebah 
Lautnya pernah dibelah tongkat Musa 
Nuh meninggalkan daratannya karena direndam bah 
Dari langit burung-burung kondor jatuhkan bebatuan menyala-nyala

Tahukah kamu ciri-ciri negeri para bedebah? 
Itulah negeri yang para pemimpinnya hidup mewah 
Tapi rakyatnya makan dari mengais sampah 
Atau jadi kuli di negeri orang yang upahnya serapah dan bogem mentah

Di negeri para bedebah 
Orang baik dan bersih dianggap salah 
Dipenjarakan hanya karena sering ketemu wartawan 
Menipu rakyat dengan pemilu menjadi lumrah 
Karena hanya penguasa yang boleh marah 
Sedang rakyatnya hanya bisa pasrah

Maka bila negerimu dikuasai para bedebah 
Jangan tergesa-gesa mengadu kepada Allah 
Karena Tuhan tak akan mengubah suatu kaum 
Kecuali kaum itu sendiri mengubahnya

Maka
 bila negerimu dikuasai para bedebah 
Usirlah mereka dengan revolusi 
Bila tak mampu dengan revolusi, 
Dengan demonstrasi 
Bila tak mampu dengan demonstrasi, dengan diskusi 
Tapi itulah selemah-lemahnya iman perjuangan

Source: forum.detik. com











    
     

    
    


 



  






      

Kirim email ke