Mas bambang dan Cak Andri,
Saya juga teryarik tu sama simulasi atau model2 yang menjelaskan korupsi. 
Tolong di share ya.

Mas Bambang benar. Soal budaya sbg faktor determinan yg penting.
Sebagai contoh, di kepri, pejabat yang ideal adalah yang suka berbagi. Staf 
yang ideal adalah yg "ligat", yaitu yang dapat mengantisipasi keinginan atasan 
dan tanpa diminta sudah berupaya memenuhi kebutuhan atasan dan keluarganya. 

Ada istilah "didahulukan selangkan dan ditinggikan seranting" untuk pembenaran 
nepotism.

Masuk penjara karena korupsi tidak dianggap memalukan, justru  pahlawan yang 
berkorban demi menyelamatkan institusi dan pimpinan. Nggak usah khawatir dgn 
keluarga, teman2 siap membantu. 

Gimana menjelaskannya. 

 


Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: "[email protected]" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Fri, 11 Jun 2010 10:56:18 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [referensi] Dana Aspirasi DPR, Pork Barrel versi Indonesia

Cak Andri,

mungkin ada masukan sedikit untuk membuat simulasi tentang Korupsi .... tapi 
kalau boleh Cak Andri kembangkan menggunakan Soft System terlebih dahulu .... 
ini akan memperjelas bagaimana Modellingnya bisa berjalan.

Banyak faktor determinant yang tidak terlihat dalam tercapainya kejadian 
korupsi tersebut. Salah satunya adalah fungsi budaya. Kalau kita mau lebih 
dalam lagi adalah fungsi pemimpin dan nilai2 simbolis yang dibangun.

Konsep Wong Agung dengan pendekatan mikro-makro cosmos dan menjadi wakil sang 
Khaliuk di mayapada ini, juga indikator bangun pemimpin baik itu melalui Sapta 
Chandra, atau Hasta  Brata akan menjadikan seorang pemimpin pada nilai2 
kemunafikan .... nah disinilah sebenarnya akan muncul para pemimpin yang pandai 
mengatur dan mengolah kata (jadi word processor... he he he) namun tidak mampu 
untuk menginternalisasi pada dirinya.

Saya kebetulan sedang meneliti faktor budaya dalam proses reformasi ..... 
bukunya Kotter dalam Leading Change mungkin bisa awal penelitian tersebut ... 
tetapi perlu diperdalam lagi.

Salam dan maaf kalau kalimat saya berantakan, 

bambang sp

Kirim email ke