Pak Bambang SP ysh, Mohon maaf sekarang saya sedang tidak bisa terima sinyal dari ProXL, Simpati, atau yang lainnya. Saya lagi masih harus roaming pakai SFR, Telfort, Lebara atau kadang-kadang pakai Primus. Jadi, walau udara cerah dan tidak diiringi oleh debu vulkanik, perbedaan jaringan ini agak sedikit menyulitkan dalam urusan santet-menyantet ini. Insya Allah pasca lebaran nanti saya akan sejenak menerima sinyal ProXL atau Simpati lagi. Juga saya mohon doa Pak Bambang dan para sahabat semua agar saya bisa segera kembali menikmati jaringan sinyal dari ProXL atau Simpati secara lebih permanen agar urusan santet-menyantet ayam atau kambingnya bisa dilakukan secara lebih mudah. Salam, Fadjar
--- En date de : Mar 22.6.10, [email protected] <[email protected]> a écrit : De: [email protected] <[email protected]> Objet: Re: [referensi] Re: Astaga! Ada Pisau, Silet, dan Sekrup di Perut Tuti À: [email protected] Date: Mardi 22 juin 2010, 14h35 Mas Fadjar, Uda Eka ysh, waduh semakin ngiler saya ingin memasukkan benda ke perut saya dengan santet padang ... wah itu benar2 mak nyuuusss lho. Tapi apakah Semarang-Jakarta itu jauh tho mas Fadjar? khan cuman sak nyuk'an tho? apalagi sekarang panjenengan bisa sobolangit ... khan Udaranya Asia sekarang sudah murih sekali ..... he he he. Jadi bisa sore tindak dan pulang pagi ... hanya untuk menikmati persantatan tadi Salam bambang sp

