punten,, numpang lewat,, eta diditu mah lieur pisan, dibuat aturan diprotes,gak dibuat diprotes,, mumpung akang lewat mau jualan dulu sampai seep,, maklum resesi butuh uang kontan aza,bagi yang nyangkut minta bapepam, bikin aturan auto rejek o% azza,jadi pada gak jantungan,, buat atasnya un limited,, naik terus gak bakal turun(ilmu bango tong tong) atau sahamnya pake jurus formalin sama melamin jadi awet ,, gak bakalan nol..hehehe sabar bro ada hikmahnya,,namanya beli kertas yang terima kosong.///kang joni sibolokokok goal geol
--- On Thu, 10/16/08, Gambler.BEJ <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: Gambler.BEJ <[EMAIL PROTECTED]> Subject: Re: [saham] Re: Aneh2 aja Fuad, Erry & Sofyan (tentang AR kanan).. To: [email protected] Date: Thursday, October 16, 2008, 6:33 AM Bagi saya peraturan ini dapat memberikan kesan bahwa otoritas BEI sebagai wasit ikut bermain dan secara artifisial berusaha menekan arah bursa ke atas, Hal ini bisa membuat pelaku pasar modal curiga akan adanya kepanikan dari pihak pemerintah dan otoritas BEI yg 'mengetahui' bahwa bursa dalam keadaan yg sangat tidak sehat yang mana malahan bisa memancing kepanikan para pelaku pasar. Ataupun bahwa BEI ditunggangi oleh kepentingan dari pihak2 tertentu yg menjadikannya tidak independen dan bebas lagi - makanya ada pihak2 yg menuduh bahwa aturan2 ini dibuat utk kepentingan2 pejabat nyangkut atau sejenisnya. Sekedar pemikiran saya yg sederhana. Memang susah jadi dirut BEI saat ini. Irwan Ariston Napitupulu wrote: > Saya terkadang tidak bisa mengerti, mengapa > rencana otoritas bursa untuk membebaskan batas > atas AR dipersoalkan. > > Apakah ada yang dirugikan? Logikanya sih > tidak ada yang dirugikan. Toh, short sell sudah > dilarang. > > Kalau pun suatu saat ada kenaikan cukup tinggi, > yang punya barang khan bisa saja jualan kalau > merasa harga sahamnya sudah ketinggian. > > Kalau batas bawah AR tetap dibatasi 10%, itu masuk > akal karena dalam situasi khusus ini, pemerintah > ingin menjaga kepentingan nasional. > > Sudah kita lihat dan rasakan bersama, ketika > market global rally gila2an, kita tertinggal > karena kenaikan yg dibatasi hanya 10%. Ketika > market global melakukan profit taking, pasar kita > pun akhirnya terkena imbasnya juga hari ini. > Faktor psikologis masih sangat berperan. > > Program penyelamatan yg dilakukan pemerintah bisa > jadi sia2 kalau batas atas tetap dipertahankan 10% > karena bisa kehilangan momentum pemulihan. > > Apa memang mereka yang komplain ini lebih senang > IHSG gagal pulih dan melorot dari level terendahnya > tahun ini? > > Tujuan pemerintah sudah jelas, mau memulihkan > kondisi yang ada. Bahkan untuk memulihkan itu, > pemerintah sudah berani ambil langkah tepat dan > jitu dengan menjamin simpanan nasabah di bank > dari sebelumnya hanya 100 juta, dinaikan > menjadi 2 milyar. > > Pemerintah dan otoritas bursa sudah bekerja secara > marathon mencari formula menyelamatkan ekonomi > bangsa ini. > > Apapun cara yg akan dipakai, akan saya dukung > demi penyelamatan ekonomi nasional. Karena, sekali > ekonomi nasional ambrug, yang kena dampaknya itu > mayoritas rakyat Indonesia. > > Yang perlu jug akita ingat adalah, > apa yg akan dilakukan oleh otoritas bursa kita > ini toh sifatnya hanya temporer, sampai tercipta > situasi yang lebih kondusif. > > Dalam situasi khusus, adalah wajar bila > diterapkan aturan khusus juga. > > Semoga hal ini bisa dipahami bersama > demi kepentingan nasional yang lebih luas. > > > jabat erat, > Irwan Ariston Napitupulu > > >
