Betul pak. Kembalikan AR seperti asalnya. Lagi pula kalau IHSG turun lagi, akan 
lebih cepat sampai bottomnya, dan segera akan rebound. Bila IHSG naik bursa 
saham akan cepat pulih. Kalau turunnya ditahan sehingga lebih lama kapanikan 
ini juga berlangsung lama dan pulihnya akan lama juga karena kita semua sudah 
kehabisan peluru.   
  ----- Original Message ----- 
  From: Tommy Jayamudita 
  To: [email protected] 
  Sent: Wednesday, October 29, 2008 7:59 AM
  Subject: Re: [saham] Kebijakan Auto Rejection BEI



  Benar Pak, kelihatannya pelaku pasar sudah bisa menyesuaikan diri dengan 
keadaan pasar yang bergejolak, naik turun 5-10% sehari di BEI atau pasar luar 
negeri sudah menjadi pandangan sehari-hari, semestikan sudah ada persiapan 
mental yang cukup bagi para pemain.

  Kembalikan ke AR sebagaimana asalnya.

  Salam,
  TJ

    ----- Original Message ----- 
    From: Irwan Ariston Napitupulu 
    To: [email protected] 
    Sent: Wednesday, October 29, 2008 7:21 AM
    Subject: [saham] Kebijakan Auto Rejection BEI


    Menurut saya, kebijakan Auto Rejection (AR) sudah bisa dipulihkan penuh
    seperti sebelum krisis terjadi. Hal ini mengingat IHSG sudah terlalu dalam
    turunnya dan sudah banyak saham yg sangat undervalued. Karenanya
    tidak perlu lagi terlalu dikhawatirkan akan ada penjualan massive
    mengingat kecil kemungkinan akan terjadi hal2 seperti itu kecuali
    pihak tersebut memang harus menjual portfolionya.

    Saya pribadi malah justru berpikiran, lebih baik lagi kalau tidak ada
    batasan AR, baik AR kiri atau pun AR kanan. Karena saya berpikiran
    sudah terlalu banyak harga2 saham yg sangat undervalued sehingga
    kecil kemungkinan harganya akan turun drastis lagi. Selain itu juga
    saya melihat dan memperhatikan, banyak pihak saat ini sudah tahu 
    medan pertempuran di lapangan. Sehingga tidak perlu lagi panik
    seperti awal terjadinya krisis beberapa waktu lalu.

    Seperti kebiasaan yg sering terjadi, semakin mahal harganya, 
    maka akan semakin menarik. Sebaliknya, semakin murah
    harganya malah orang makin takut untuk masuk.

    Dengan dilepas batas atas dan batas bawah AR menjadi tidak dibatasi,
    maka besar kemungkinan harga2 saham akan dengan mudah menuju
    ke keseimbangan barunya, ke harga wajarnya dengan lebih mudah.

    Para pemain akan kembali masuk bila dilihat ada peluang yg cukup
    menjanjikan di bursa kita. Likuiditasnya pun juga bisa ditingkatkan
    kembali. 

    Kalau pun nanti ada yg mau obral harga saham tertentu dengan sangat
    murah, saya yakin akan ada yang masuk untuk membelinya.
    Cepat atau lambat, harga saham yg sudah sangat undervalued
    akan menuju ke titik keseimbangannya yang baru.

    Demikian pendapat pribadi saya.

    jabat erat,
    Irwan Ariston Napitupulu




   

Kirim email ke