setuju dengan bung IAN. equlibrium market seharusnya terjadi secara natural, intervensi AR atas/bawah ini justru menunda "yang seharusnya" terjadi. sisi negatifnya, ya buyback justru jadi lebih lambat.
saya gak melihat dari sisi bandarmologi atau apapun, tapi seharusnya dengan batasan AR ini justru membuat market tidak bergairah....terjadi lagging information dan market adjustment dengan bursa lainnya. dengan intervensi begini, sulit membaca total resiko dan resiko pasar. saya suka kalimat "cepat atau lambat akan kembali ke titik normal". ya itu memang benar. butuh waktu dan kesabaran, andaikata butuh waktu 2-3 taon ya tidak masalah. AR justru akan memperlambat proses ini. saya rasa emiten juga tidak dapat memikirkan strategi khusus karena adanya AR ini. Jeremia Jefferson PT ORIX Indonesia Finance Wisma Kyoei Prince 24th Floor Jl. Jend. Sudirman Kav. 3-4, Jakarta 10220 Telp. +62 572 0007 ext. 4222 Hp. +62 817 607 7006 Fax. +62 572 3071 E-mail [EMAIL PROTECTED] http www.orix.co.id Information provided in this email, including any attachments, are intended for the addressee named and deemed confidential property of ORIX Indonesia Finance. Any use of information provided herein, including but not limited to the registered ORIX name and logo are prohibited without the written permission of PT ORIX Indonesia Finance. If you are not the intended recipient, any use, printing, copying or distribution of this e-mail or of any attachments to it is strictly prohibited. If you received this e-mail in error, please advise the sender immediately and delete the e-mail and any attachments from your system. Thank you. "LT_Trader" <[EMAIL PROTECTED]> Sent by: [email protected] 10/30/2008 11:19 AM Please respond to [email protected] To <[email protected]> cc Subject Re: [saham] Kebijakan Auto Rejection BEI Hari banyak saham pgas unsp tins sgro yg AR kanan/atas. Kalau begini pulihnya bursa akan jauh lebih lama daripada jatuhnya. apalagi kesempatan index ijo lebih sedikit dari merah. ----- Original Message ----- From: Irwan Ariston Napitupulu To: [email protected] Sent: Wednesday, October 29, 2008 7:21 AM Subject: [saham] Kebijakan Auto Rejection BEI Menurut saya, kebijakan Auto Rejection (AR) sudah bisa dipulihkan penuh seperti sebelum krisis terjadi. Hal ini mengingat IHSG sudah terlalu dalam turunnya dan sudah banyak saham yg sangat undervalued. Karenanya tidak perlu lagi terlalu dikhawatirkan akan ada penjualan massive mengingat kecil kemungkinan akan terjadi hal2 seperti itu kecuali pihak tersebut memang harus menjual portfolionya. Saya pribadi malah justru berpikiran, lebih baik lagi kalau tidak ada batasan AR, baik AR kiri atau pun AR kanan. Karena saya berpikiran sudah terlalu banyak harga2 saham yg sangat undervalued sehingga kecil kemungkinan harganya akan turun drastis lagi. Selain itu juga saya melihat dan memperhatikan, banyak pihak saat ini sudah tahu medan pertempuran di lapangan. Sehingga tidak perlu lagi panik seperti awal terjadinya krisis beberapa waktu lalu. Seperti kebiasaan yg sering terjadi, semakin mahal harganya, maka akan semakin menarik. Sebaliknya, semakin murah harganya malah orang makin takut untuk masuk. Dengan dilepas batas atas dan batas bawah AR menjadi tidak dibatasi, maka besar kemungkinan harga2 saham akan dengan mudah menuju ke keseimbangan barunya, ke harga wajarnya dengan lebih mudah. Para pemain akan kembali masuk bila dilihat ada peluang yg cukup menjanjikan di bursa kita. Likuiditasnya pun juga bisa ditingkatkan kembali. Kalau pun nanti ada yg mau obral harga saham tertentu dengan sangat murah, saya yakin akan ada yang masuk untuk membelinya. Cepat atau lambat, harga saham yg sudah sangat undervalued akan menuju ke titik keseimbangannya yang baru. Demikian pendapat pribadi saya. jabat erat, Irwan Ariston Napitupulu
