Dilanjut seteah jam pasar aja ya. Ga enak sama yg lain. Salam. :) 
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

-----Original Message-----
From: "Agus Surya" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Thu, 7 Apr 2011 06:33:33 
To: saham milis<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [saham] Prosedur Klaim Surcharge Kartu Kredit

Begitu ya pak lukman? 
Kalo saya lihat bunga tagihan cc mandiri gak kayak gitu pak.. :)
Mgkn bank yang lain ya? 

Ada ilustrasi perhitungan bunganya di belakang tagihan cc. Yang pasti bunga cc 
dihitung harian.


Salam

-----Original Message-----
From: Lukman jkt <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Thu, 7 Apr 2011 13:25:00 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [saham] Prosedur Klaim Surcharge Kartu Kredit

Ngga. Transaksi awal kok. :) Contoh: sy beli HP 2 juta pake CC. Sy kemudian
bayar 500 ribu. Sy bulan depan akan dikirimi tagihan bunga dihitung dr 2
juta, bukan 1,5 juta sisa sesuai tagihan saya. :)

Bagaimana kalau kausnya begini :
beli 2 hp =  2 juta  ,    lalu  makan di restorant  misal nya  400.000 ,-
lalu buat bayar hotel  1.600.000, -   sisa tagihan bulan lalu  misal nya
2.000.000,-
*kan total tagihan nya  6.000.000, ----  *

kalau misal nya  di bayar 1.000.000 saja -----  berdasarkan yg ibu sampaikan
== bunga nya di hitung dari transaksi awal nya  --- ini nilai yg mana ?????

tapi kenyataan nya  bank . yg menghitung denda  berdasarkan total nilai
tagihan . senilai 6.000.000,-     dengan mengabaikan  berapa pun yg sudah di
bayar .
misal nya  di bayar  5.900.000,-    dari tagihan 6.000.000, ----   bank
tetap akan mengenakan denda  dari 6.000.000 rp  X  suku bunga nya  +  biaya
adm .


ini salah satu  yg salah dalam pengertian nya.

















2011/4/7 <[email protected]>

>
>
> Ngga. Transaksi awal kok. :) Contoh: sy beli HP 2 juta pake CC. Sy kemudian
> bayar 500 ribu. Sy bulan depan akan dikirimi tagihan bunga dihitung dr 2
> juta, bukan 1,5 juta sisa sesuai tagihan saya. :)
>
> Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone
> ------------------------------
> *From: * Lukman jkt <[email protected]>
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Thu, 7 Apr 2011 13:10:53 +0700
> *To: *<[email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Subject: *Re: [saham] Prosedur Klaim Surcharge Kartu Kredit
>
>
>
> Bu [email protected]
>
> Banyak yg ibu belum ketahui . tapi komentar ibu sudah sangat banyak se akan
> akan paling tau saja .
> contoh soal nya :  *anda akan dikenakan bunga dr jumlah transaksi AWAL
> anda. :)
> *
> salah tuh :  *seharus nya denda di hitung dari total tagihan* .  (bukan
> dari jumlah transaksi awal nya) .
>
> Dan masih banyak kmentar ibu di atas  yg menurut ku nga tepat .
>
>
> Salam
>
>
> Lukman
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> 2011/4/7 <[email protected]>
>
>>
>>
>> Iya. Dan sy pikir masih banyak yg ngga "ngeh" bahwa perhitungan bunga cc
>> itu flat, bkn efektif, jd ga peduli anda udah membayar berapa, selama masih
>> ada tunggakan, anda akan dikenakan bunga dr jumlah transaksi AWAL anda. :)
>>
>> Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone
>> ------------------------------
>> *From: * "[email protected]" <[email protected]>
>> *Sender: * [email protected]
>> *Date: *Thu, 7 Apr 2011 12:41:20 +0700
>> *To: *<[email protected]>
>> *ReplyTo: * [email protected]
>> *Subject: *Re: [saham] Prosedur Klaim Surcharge Kartu Kredit
>>
>>
>>
>>    Dulu sy pernah punya  credit card visa dari citibank waktu pergi
>> keluar negeri sy pake untuk membayar hotel  sebesar 2000 usd. Pada
>> waktu jatuh tempo sy hanya  bayar 1500 usd (dibayar dg rupiah yg kebetulan
>> hanya $1500)   karena pada waktu itu kurs usd sedang turun dan lagi citibank
>> waktu itu tidak menerima pembayaran dg usd dan hanya menerima pembayanan
>> dalam rupiah dg kurs usd yg lebih tinggi), sehingga sy tidak melunasi
>> tagihan kartu kredit. bunga kartu kredit pd waktu itu 2%,.
>> Alangkah kagetnya tagihan  berikutnya bertambah bunga 25% (bunga lintah
>> darat), setelah dicheck dg bank ternyata bunganya dihitung  harian dari 3
>> bulan yg lalu pd tgl transaksi  hotel dari jumlah  $2000 bukan dari  $500
>> (hutang saya karena sudah dibayar $1500) sejak itu kartu kredit tsb langsung
>> saya tutup. Jadi kesimpulannya kartu kredit harus dibayar lunas, jangan
>> sampai hutang sedikitpun. s tdk heran kalau hutang 40 juta bisa menjadi 100
>> juta seperti yg diberitakan.
>>
>>
>>
>>
>>  *-------Original Message-------*
>>
>>  *From:* Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
>> *Date:* 4/7/2011 9:57:03 AM
>> *To:* [email protected]
>> *Subject:* Re: [saham] Prosedur Klaim Surcharge Kartu Kredit
>>
>>
>>
>> Selama tidak ada unsur penipuan seperti tidak disebutkan dulu ke pembeli
>> tapi main gesek kartu dan langsung kenakan charge, menurut saya deal harga
>> masih masih oke karena keputusan jadi membeli atau tidaknya oleh customer
>> khan bergantung di harga akhirnya apakah kita masih oke atau tidak.
>>
>> Khan rada aneh juga kalau kita sudah dikasih tahu harga barang jadi sekian
>> kalau bayar pakai kartu kredit, lalu kita tetap beli walau merasa merugi.
>> Harusnya, kalau masih merasa merugi karena akan dikenakan biaya tertentu,
>> kita bisa batalkan dan tidak jadi beli. Urusan selesai. Kalau kita oke,
>> berarti kita sudah sepakat dengan harga yg dikenakan ke kita :)
>>
>> Pola pedagang kita kalau saya perhatikan suka kurang memperhatikan
>> menambahkan biaya2 operasional ke harga barang yg dijual seperti contoh
>> kasus di bawah. Jadi, kita sebagai pembeli lah yg tinggal melihat apakah
>> harga akhirnya masih oke atau tidak ke kita nya :)
>>
>> jabat erat,
>> Irwan Ariston Napitupulu
>>
>> 2011/4/7 <[email protected]>
>>
>>
>> Kl sy mikirnya gini bang Ian., pedagang menempatkan mesin edc itu atas
>> kemauannya sendiri krn mengharapkan transaksi yg lebih besar dan mengurangi
>> risiko dan waktu dia. Dan utk mendapatkan kemauannya tsb, si pedagang
>> diwajibkan membayar sewa mesin edc, dan biaya sewa ini lah yg kemudian
>> dibebankan ke pembeli (seringkali diatas harga sewa mesin tsb). Ini lah yg
>> sy katakan pedagang cuman mau cuan lebih aja atas fasilitas (mesin edc) yg
>> didapat atas kemauannya sendiri tsb. :)
>>
>> Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone
>> ------------------------------
>>  *From: *Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
>> *Sender: *[email protected]
>> *Date: *Thu, 7 Apr 2011 09:41:48 +0700
>>  *To: *<[email protected]>
>> *ReplyTo: *[email protected]
>> *Subject: *Re: [saham] Prosedur Klaim Surcharge Kartu Kredit
>>
>>
>>
>> Yup betul, untuk angka tepatnya silakan dihitung lagi. :)
>>
>>
>> Saya setuju dengan pendapat bahwa biaya surcharge 3% adalah bukan akal2an
>> pedagang untuk mendapatkan keuntungan lebih. Saya lebih melihat pedagangnya
>> belum memperhatikan peraturan tentang surcharge ini saja sehingga saya
>> sarankan lebih kepada perubahan mindset dari mengenakan tambahan untuk
>> pembayaran dengan kartu kredit, menjadi memberikan potongan bagi pembayaran
>> dengan cash. Jadi, harga yg ditawarkan kepada calon pembeli khususnya untuk
>> toko yg harga barangnya bisa tawar menawar, maka selalu berikan harga yg
>> sudah termasuk biaya gesek kartu kredit. Setelah itu, baru sampaikan kalau
>> membayar dengan cash, akan ada pengurangan sebesar 2.xx%, ketimbang pusing
>> ngapalnya, sebut saja 2.5% :)
>>
>>
>> jabat erat,
>> Irwan Ariston Napitupulu
>>
>> 2011/4/7 Vernichtung <[email protected]>
>> Pak Irwan, kalau pakai cash discountnya sudah bukan 3% lagi tapi 2,xx%.
>>
>> Dan sepengetahuan saya biasanya pedagang/pemilik toko yang lebih
>> tradisional memang memakai 2 harga, harga tunai dan harga bila
>> membayar dgn kartu kredit, hanya saja dalam negosiasi harga tunai yang
>> dipakai karena persentasi pembayaran menggunakan uang tunai masih
>> lebih besar dari pembayaran dengan menggunakan kartu kredit.
>>
>> Dan sebagai jawaban dari pertanyaan beberapa rekan surcharge itu bukan
>> hak dari pemilik toko tapi hak bank, karena pada setiap penggunaan
>> pembayaran dengan kartu kredit pemilik toko akan dikenai biaya (3%)
>> tersebut oleh bank.  Jadi bila ada informasi yang mengatakan bahwa
>> biaya surcharge 3% itu adalah akal akalan pedagang untuk mendapatkan
>> keuntungan lebih jelas itu merupakan suatu bentuk disinformasi.
>>
>>
>> On 4/7/11, Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]> wrote:
>> > Untuk pemiliki toko, saya sarankan gunakan saja dua harga. Jadi,
>> > pasang saja harga bayar pakai kartu kredit, dan harga bayar pakai cash
>> > :)
>> > Atau kalau tidak, pasang saja harga yg tercantum adalah harga pakai
>> > kartu kredit, lalu di toko dipasang pengumuman bila membaar pakai
>> > cash, ada diskon 3%.
>> >
>> > Kalau di toko elektronik atau yang lainnya dimana ada tawar menawar.
>> > Tinggal bilang saja ke calon pembeli kalau harga pakai kartu kredit
>> > adalah sekian, kalau bayar cash ada diskon 3%, jadi sekian.
>> >
>> > Maka, dengan cara ini tidak lagi terlihat ada surcharge bila bayar
>> > pakai kartu kredit, melainkan ada harga diskon bila bayar pakai cash.
>> > :)
>> >
>> > Untuk perubahan seperti ini, awalnya agak canggung bagi pemiliki toko.
>> > Tapi lama kelamaan jadi biasa koq. Bahkan mungkin pembeli yg membayar
>> > dengan cash menjadi merasa lebih untung karena dapat diskon 3%
>> > walaupun sebenarnya harganya tidak berubah dari harga awal mengingat
>> > harga sudah dinaikan dulu untuk pembayaran dengan kartu kredit :)
>> >
>> > Sebenarnya, kita belanja di toko2 seperti carrefour atau lainnya yang
>> > menerima pembayaran dengan kartu kredit tanpa dikenakan surcharge,
>> > harga yang tercantum biasanya sudah diperhitungkan dengan biaya kartu
>> > kredit yang berkisar 2-3%. Jadi, sebenarnya kita membeli dengan harga
>> > yang lebih mahal 2-3% dari harga seharusnya bila membayar dengan kas.
>> > Hanya saja, karena umumnya orang bayar pakai kartu kredit, maka yang
>> > bayar dengan cash harus mengalah untuk membayar lebih tinggi.
>> > Dengan kata lain, gara2 pola bayar dengan kartu kredit, biaya belanja
>> > kita jadi lebih mahal sekitar 2-3%. :)
>> >
>> > jabat erat,
>> > Irwan Ariston Napitupulu
>>
>>
>>  ------------------------------------
>>
>> Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.
>>
>> SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN
>> MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL
>> EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK
>> INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL.
>>
>> [email protected] untuk berhenti dari milis saham
>> [email protected] untuk bergabung ke milis saham
>> Yahoo! Groups Links
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>> <http://www.incredimail.com/app/?tag=IM2_Default_Stamp_EN&id=509&lang=9&rui=136791554&sd=20110407>
>>
>>
>>
>
>
> --
> Lukman
>
>
>
> 
>



-- 
Lukman

<<image.gif>>

Kirim email ke