Based on chart dji dan jkse
Ma 200 masih uptrend
Jadi kata chartnya sendiri belum krisis 2008.  Bro ian sendiri kan chartist. 
Gimana pendpatnya soal chart tsb ?
Mungkin saya salah. Tolong di koreksi


Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Mon, 13 Jun 2011 11:32:31 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [saham] Bila Terjadi Krisis

Ini hanya untuk nambah pengetahuan saja ya.

Bila terjadi krisis seperti tahun 2008 lalu, dan polanya mirip, maka
dibutuhkan waktu sekitar 3-4 bulan harga saham bergerak turun dari puncaknya
dengan besaran sekitar 50-75% (kecuali defensive stock yg biasanya turunnya
bisa lebih kecil). Jadi bukan dalam 3-4 hari seperti perkiraan orang
belakangan ini.

Bila ekonomi AS mengalami double dips yaitu kondisi dimana masuk resesi
(2008-2009) lalu recover sesaat (2009-2011) kemudian masuk lagi resesi, maka
saya perkirakan indeks DOW bisa masuk ke level 8500-9000 kembali.

Saat ini tidak ada yang tahu apakah AS akan masuk resesi lagi atau tidak,
karenanya pintar2 sajalah mengatur porto dan aset yang ada.

Berhatilah2 dengan rekomendasi2 buy yg menganggap ekonomi aman2 saja karena
ketika anda terbuai dan terlena, lalu ekonomi benar2 mengarah ke negatif,
aset anda akan tergerus cukup hebat.

Juga berhati2lah dengan rekomendasi2 sell yg mengatakan ekonomi mau
crash/resesi, karena ketika ternyata ekonomi tidak jadi masuk resesi, maka
bisa jadi anda kehilangan peluang untung dari kenaikan harga saham.

Semua pilihan ada ditangan anda masing2, sesuaikan dengan batasan resiko
masing2.
Punya poisisi atau tidak posisi, keduanya sama2 memiliki resikonya masing2
dengan sifat resiko yg tentunya berbeda. Yang satu kemungkinan
kehilangan/tergerusnya aset tapi punya peluang naik asetnya, yang satunya
lagi resiko asetnya tidak bertambah tapi juga tidak berkurang karena pegang
cash. Yang mana lebih cocok toleransi resikonya, silakan anda pilih dengan
bertanggung jawab atas pilihannya sendiri.

Abaikan saja para cheerleader yg teriak2 buy or sell di milis atau pun
lainnya, fokus dengan kemampuan sendiri dalam menganalisa situasi dan grafik
yang ada.
Tips untuk melihat grafik, lihatlah grafik seolah2 anda tidak punya posisi
apapun, biasanya lihat grafiknya jadi lebih jernih. Bila masih belum bisa
jernih karena ada posisi, print saja grafik tersebut, tanyakan ke tukang
parkir atau pembantu anda di rumah, menurut matanya dia, grafiknya cenderung
mau turun atau naik dalam 1-2 bulan ke depan. Agar mantap, tanyakan saja ke
5 orang yg awam bursa dan grafik. Biasanya, orang awam cenderung masih polos
dan jernih lihat grafik  ketimbang yg sudah tiap hari lihat grafik  Kalau ke
pembantu, coba saja nanyanya dengan bilang, kalau sendainya grafik ini
adalah grafik harga cabe, kira2 harga cabenya mau naik atau turun :)


jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu

Kirim email ke