Kalo saya masih nyangkut di BMRI dan TLKM, baru beli bulan ini sih, krn
tergius Cash Devident ..:)


2011/6/15 Agus Surya <[email protected]>

>
>
> Yang saya lepas saham udh jelek di porto saya. Terlalu naif mengharapkan
> dia balik ke harga beli.
>
> Saya rugi (besar) krn gak disiplin utk cutloss. Seharusnya semggu stlh
> beli, lgsg cutloss saja. Ini sampe 2 bln krn berharap harga balik lg kyk
> pans yg pernah saya beli dan kasi cuan gede. Gak taunya pelan2 makin nyosor
> aja.. :)
>
>
>
> Salam
> ------------------------------
> *From: * Albertus Saragih <[email protected]>
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Wed, 15 Jun 2011 00:07:28 +0700
> *To: *<[email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Subject: *Re: [saham] Re: Bila Terjadi Krisis
>
>
>
> AnDA melepas saham dalam kondisi portofolio seperti apa..? sdh profit ato
> terpaksa cutloss dadakan..??
>
> 2011/6/14 Agus Surya <[email protected]>
>
>>
>>
>> Betul..
>>
>> Kalo bukan warning dari bang ian, gak tau sampe kapan saya lepas tuh
>> saham, itu juga nunggu 10hari baru percaya.. :)
>>
>> Bearish dan bullish itu sudah permainan dalam saham kenapa dibuat pusing.
>>
>> Keep posting bang.. :)
>>
>>
>> Salam
>> ------------------------------
>> *From: * "CL" <[email protected]>
>> *Sender: * [email protected]
>> *Date: *Tue, 14 Jun 2011 16:20:48 +0700
>> *To: *<[email protected]>
>> *ReplyTo: * [email protected]
>> *Subject: *Re: [saham] Re: Bila Terjadi Krisis
>>
>>
>>
>> Udahlah Bang, gak usahlah terlalu dipikirkan, nanti pasti  berhenti
>> sendiri. Saya dan yang lain msh tekun dan cermat membaca dan mencoba
>> mengerti tulisan Abang dan kenapa Abang mengambil penyikapan itu sesuai
>> situasi yang berkembang sekarang. Itulah yang membuat kami senang
>> mempelajarinya.
>> GBU.
>>
>> ----- Original Message -----
>> *From:* Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
>> *To:* [email protected]
>> *Sent:* Tuesday, 14 June 2011 15:52
>> *Subject:* [saham] Re: Bila Terjadi Krisis
>>
>>
>>
>> Saya repost sajalah posting saya terdahulu agar lebih jelas.
>> Bagi yang belum paham arti kata "BILA", saya sedikit jelaskan ya, kata
>> BILA itu artinya belum terjadi dan sifatnya lebih kepada pengkondisian.
>> Tujuannya untuk memberikan gambaran seandainya hal tersebut beneran terjadi
>> sehingga diharapkan sudah siap dan tahu medan tempur yang akan dihadapi.
>>
>> Agar repot memang menghadapi orang yang ngga hati2 dalam membaca dan
>> mengartikan, lalu mengartikan sendiri semaunya saja yang akhirnya malah
>> memberikan arti yang berbeda seolah2 saya mengatakan apa yang orang tersebut
>> tuliskan. Apesnya, pihak lain yang tidak mengikuti postingan dengan lengkap,
>> jadi percaya kalau saya mengatakan demikian.
>>
>> Begitulah nasib saya, ditambahin kerjaan yang ngga seharusnya saya lakuin
>> hanya karena keteledoran beberapa pihak dalam membaca dan mengartikan
>> tulisan akibat emosinya duluan yang didahulukan, bukan nalarnya :)
>>
>> jabat erat,
>> Irwan Ariston Napitupulu
>>
>> 2011/6/13 Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
>>
>>> Ini hanya untuk nambah pengetahuan saja ya.
>>>
>>> Bila terjadi krisis seperti tahun 2008 lalu, dan polanya mirip, maka
>>> dibutuhkan waktu sekitar 3-4 bulan harga saham bergerak turun dari puncaknya
>>> dengan besaran sekitar 50-75% (kecuali defensive stock yg biasanya turunnya
>>> bisa lebih kecil). Jadi bukan dalam 3-4 hari seperti perkiraan orang
>>> belakangan ini.
>>>
>>> Bila ekonomi AS mengalami double dips yaitu kondisi dimana masuk resesi
>>> (2008-2009) lalu recover sesaat (2009-2011) kemudian masuk lagi resesi, maka
>>> saya perkirakan indeks DOW bisa masuk ke level 8500-9000 kembali.
>>>
>>> Saat ini tidak ada yang tahu apakah AS akan masuk resesi lagi atau tidak,
>>> karenanya pintar2 sajalah mengatur porto dan aset yang ada.
>>>
>>> Berhatilah2 dengan rekomendasi2 buy yg menganggap ekonomi aman2 saja
>>> karena ketika anda terbuai dan terlena, lalu ekonomi benar2 mengarah ke
>>> negatif, aset anda akan tergerus cukup hebat.
>>>
>>> Juga berhati2lah dengan rekomendasi2 sell yg mengatakan ekonomi mau
>>> crash/resesi, karena ketika ternyata ekonomi tidak jadi masuk resesi, maka
>>> bisa jadi anda kehilangan peluang untung dari kenaikan harga saham.
>>>
>>> Semua pilihan ada ditangan anda masing2, sesuaikan dengan batasan resiko
>>> masing2.
>>> Punya poisisi atau tidak posisi, keduanya sama2 memiliki resikonya
>>> masing2 dengan sifat resiko yg tentunya berbeda. Yang satu kemungkinan
>>> kehilangan/tergerusnya aset tapi punya peluang naik asetnya, yang satunya
>>> lagi resiko asetnya tidak bertambah tapi juga tidak berkurang karena pegang
>>> cash. Yang mana lebih cocok toleransi resikonya, silakan anda pilih dengan
>>> bertanggung jawab atas pilihannya sendiri.
>>>
>>> Abaikan saja para cheerleader yg teriak2 buy or sell di milis atau pun
>>> lainnya, fokus dengan kemampuan sendiri dalam menganalisa situasi dan grafik
>>> yang ada.
>>> Tips untuk melihat grafik, lihatlah grafik seolah2 anda tidak punya
>>> posisi apapun, biasanya lihat grafiknya jadi lebih jernih. Bila masih belum
>>> bisa jernih karena ada posisi, print saja grafik tersebut, tanyakan ke
>>> tukang parkir atau pembantu anda di rumah, menurut matanya dia, grafiknya
>>> cenderung mau turun atau naik dalam 1-2 bulan ke depan. Agar mantap,
>>> tanyakan saja ke 5 orang yg awam bursa dan grafik. Biasanya, orang awam
>>> cenderung masih polos dan jernih lihat grafik  ketimbang yg sudah tiap hari
>>> lihat grafik  Kalau ke pembantu, coba saja nanyanya dengan bilang, kalau
>>> sendainya grafik ini adalah grafik harga cabe, kira2 harga cabenya mau naik
>>> atau turun :)
>>>
>>>
>>> jabat erat,
>>> Irwan Ariston Napitupulu
>>>
>>
>>
>    
>

Kirim email ke