AnDA melepas saham dalam kondisi portofolio seperti apa..? sdh profit ato
terpaksa cutloss dadakan..??

2011/6/14 Agus Surya <[email protected]>

>
>
> Betul..
>
> Kalo bukan warning dari bang ian, gak tau sampe kapan saya lepas tuh saham,
> itu juga nunggu 10hari baru percaya.. :)
>
> Bearish dan bullish itu sudah permainan dalam saham kenapa dibuat pusing.
>
> Keep posting bang.. :)
>
>
> Salam
> ------------------------------
> *From: * "CL" <[email protected]>
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Tue, 14 Jun 2011 16:20:48 +0700
> *To: *<[email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Subject: *Re: [saham] Re: Bila Terjadi Krisis
>
>
>
> Udahlah Bang, gak usahlah terlalu dipikirkan, nanti pasti  berhenti
> sendiri. Saya dan yang lain msh tekun dan cermat membaca dan mencoba
> mengerti tulisan Abang dan kenapa Abang mengambil penyikapan itu sesuai
> situasi yang berkembang sekarang. Itulah yang membuat kami senang
> mempelajarinya.
> GBU.
>
> ----- Original Message -----
> *From:* Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
> *To:* [email protected]
> *Sent:* Tuesday, 14 June 2011 15:52
> *Subject:* [saham] Re: Bila Terjadi Krisis
>
>
>
> Saya repost sajalah posting saya terdahulu agar lebih jelas.
> Bagi yang belum paham arti kata "BILA", saya sedikit jelaskan ya, kata BILA
> itu artinya belum terjadi dan sifatnya lebih kepada pengkondisian.
> Tujuannya untuk memberikan gambaran seandainya hal tersebut beneran terjadi
> sehingga diharapkan sudah siap dan tahu medan tempur yang akan dihadapi.
>
> Agar repot memang menghadapi orang yang ngga hati2 dalam membaca dan
> mengartikan, lalu mengartikan sendiri semaunya saja yang akhirnya malah
> memberikan arti yang berbeda seolah2 saya mengatakan apa yang orang tersebut
> tuliskan. Apesnya, pihak lain yang tidak mengikuti postingan dengan lengkap,
> jadi percaya kalau saya mengatakan demikian.
>
> Begitulah nasib saya, ditambahin kerjaan yang ngga seharusnya saya lakuin
> hanya karena keteledoran beberapa pihak dalam membaca dan mengartikan
> tulisan akibat emosinya duluan yang didahulukan, bukan nalarnya :)
>
> jabat erat,
> Irwan Ariston Napitupulu
>
> 2011/6/13 Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
>
>> Ini hanya untuk nambah pengetahuan saja ya.
>>
>> Bila terjadi krisis seperti tahun 2008 lalu, dan polanya mirip, maka
>> dibutuhkan waktu sekitar 3-4 bulan harga saham bergerak turun dari puncaknya
>> dengan besaran sekitar 50-75% (kecuali defensive stock yg biasanya turunnya
>> bisa lebih kecil). Jadi bukan dalam 3-4 hari seperti perkiraan orang
>> belakangan ini.
>>
>> Bila ekonomi AS mengalami double dips yaitu kondisi dimana masuk resesi
>> (2008-2009) lalu recover sesaat (2009-2011) kemudian masuk lagi resesi, maka
>> saya perkirakan indeks DOW bisa masuk ke level 8500-9000 kembali.
>>
>> Saat ini tidak ada yang tahu apakah AS akan masuk resesi lagi atau tidak,
>> karenanya pintar2 sajalah mengatur porto dan aset yang ada.
>>
>> Berhatilah2 dengan rekomendasi2 buy yg menganggap ekonomi aman2 saja
>> karena ketika anda terbuai dan terlena, lalu ekonomi benar2 mengarah ke
>> negatif, aset anda akan tergerus cukup hebat.
>>
>> Juga berhati2lah dengan rekomendasi2 sell yg mengatakan ekonomi mau
>> crash/resesi, karena ketika ternyata ekonomi tidak jadi masuk resesi, maka
>> bisa jadi anda kehilangan peluang untung dari kenaikan harga saham.
>>
>> Semua pilihan ada ditangan anda masing2, sesuaikan dengan batasan resiko
>> masing2.
>> Punya poisisi atau tidak posisi, keduanya sama2 memiliki resikonya masing2
>> dengan sifat resiko yg tentunya berbeda. Yang satu kemungkinan
>> kehilangan/tergerusnya aset tapi punya peluang naik asetnya, yang satunya
>> lagi resiko asetnya tidak bertambah tapi juga tidak berkurang karena pegang
>> cash. Yang mana lebih cocok toleransi resikonya, silakan anda pilih dengan
>> bertanggung jawab atas pilihannya sendiri.
>>
>> Abaikan saja para cheerleader yg teriak2 buy or sell di milis atau pun
>> lainnya, fokus dengan kemampuan sendiri dalam menganalisa situasi dan grafik
>> yang ada.
>> Tips untuk melihat grafik, lihatlah grafik seolah2 anda tidak punya posisi
>> apapun, biasanya lihat grafiknya jadi lebih jernih. Bila masih belum bisa
>> jernih karena ada posisi, print saja grafik tersebut, tanyakan ke tukang
>> parkir atau pembantu anda di rumah, menurut matanya dia, grafiknya cenderung
>> mau turun atau naik dalam 1-2 bulan ke depan. Agar mantap, tanyakan saja ke
>> 5 orang yg awam bursa dan grafik. Biasanya, orang awam cenderung masih polos
>> dan jernih lihat grafik  ketimbang yg sudah tiap hari lihat grafik  Kalau ke
>> pembantu, coba saja nanyanya dengan bilang, kalau sendainya grafik ini
>> adalah grafik harga cabe, kira2 harga cabenya mau naik atau turun :)
>>
>>
>> jabat erat,
>> Irwan Ariston Napitupulu
>>
>
>    
>

Kirim email ke