Kenapa GIAA yg disalahin?
Sebagai employer, kita hanya tunjuk klinik untuk melakukan medical check up 
untuk mendapatkan hasil mcu berupa rekomendasi apakah candidate fit for 
employment atau tidak.

Prosesnya sendiri kita tidak perlu tahu. Itu tanggungjawab medical personel yg 
melaksanakan. 
Yg penting budgetnya dan deliveriesnya sesuai timeline yg disepakati. 

Regards,
Iwan
-----Original Message-----
From: Vernichtung <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Thu, 25 Aug 2011 08:46:59 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [saham] Tes pramugari garuda

Diberitakan kantor berita *Yonhap, *Rabu, 24 Agustus 2011, tes pemeriksaan
kesehatan yang dinilai menyimpang ini terjadi pada bulan lalu. Pada tes
tersebut, para calon pramugari diminta untuk melepas semua pakaian mereka
kecuali celana dalam dan diminta berbaring.

Kemudian, *seorang dokter lelaki asal Indonesia *mulai meraba payudara
mereka dan bagian tubuh lainnya. Setelah pemeriksaan tersebut, banyak calon
pramugari mengeluh. Mereka menganggap tes itu memalukan dan merasa tidak
nyaman diperintahkan telanjang dan diraba oleh dokter lelaki.

(
http://dunia.vivanews.com/news/read/242963-seleksi-pramugari-garuda-di-korsel-cabul
)

*Juru bicara maskapai penerbangan Korsel*,* Korea Air*, berkata, "*Aneh,
kami belum pernah ada pemeriksaan semacam ini untuk pramugari*. Saya juga
bertanya-tanya, apa ini berarti penumpang dengan implan payudara juga tidak
boleh terbang."

(
http://bisnis.vivanews.com/news/read/242996-garuda-investigasi-tes-pramugari-di-korsel
)

just facts, no opinion from me.

2011/8/25 Irwan Trader <[email protected]>

>
>
> yang periksa juga dokter2 korea kok ... (?)
> hal yg sama dilakukan oleh maskapai ternama lain nya ...
> so ? any opinion ?
>
>
>

Kirim email ke