sorry ni agak OOT.. tp cuma newbie cm menyampaikan pendapat aja.. setuju ma abang yg satu ini.. apa pun proses yg terjadi kan memang harus d ketahui oleh perusahaannya donk.. masa maen tunjuk truz kalau ada masalah maen lepas tangan aja.. kasus citibank y publik taunya yg bertanggung jawab y citibank.. kasus garuda kya gene yg brtanggung jawab harusnya garuda jg.. jika mereka mank pakai jasa org lain.. masa perusahaan sebesar itu pake jasa perekrutan yg gk profesional kya begini..
________________________________ From: Vernichtung <[email protected]> To: [email protected] Sent: Thursday, August 25, 2011 9:14 AM Subject: Re: [saham] Tes pramugari garuda Kalau bapak ada baca postingan saya maka bapak akan tahu bahwa saya tdk pernah menyalahkan siapapun, saya hanya menyampaikan fakta yg didapat oleh wartawan. Juga fakta bahwa dokter yg memeriksa itu adalah orang Indonesia, apakah Dr tsb punya klinik di Kor-sel? saya tidak tahu tapi saya ragu bahwa Dr tsb buka klinik di Kor-sel, apakah Dr dari luar boleh praktek di Kor-sel? saya juga tidak tahu. Btw kalau logika yg dipakai adalah demikian, tentu persoalan hukum terkait citibank dgn nasabah yg terbunuh itu bukan salah citibank ya, krn yg melakukan adalah debt collector dan bukan karyawan citibank, walau ada karyawan citibank yg hadir pada saat hal tsb terjadi. 2011/8/25 Iwan Ismanto @mobile <[email protected]> > > >Kenapa GIAA yg disalahin? >Sebagai employer, kita hanya tunjuk klinik untuk melakukan medical check up >untuk mendapatkan hasil mcu berupa rekomendasi apakah candidate fit for >employment atau tidak. > >Prosesnya sendiri kita tidak perlu tahu. Itu tanggungjawab medical personel yg >melaksanakan. >Yg penting budgetnya dan deliveriesnya sesuai timeline yg disepakati. > >Regards, >Iwan >
