kalau liat uraian yg berita bom waktu, persentase utang 'turun' (walau 
jumlahnya naik) krn GDP, kalau di breakdown ujung2nya inflasi, krn GDP bisa 
naik 3x lipat krn volume/ quantity itu fantastis, sama kayak negara nigeria yg 
tiba2 GDP melonjak krn minyak.

--- In [email protected], "rama" <parama789@...> wrote:
>
> 
> Udah gitu mau tambo terus lagi...
> 
> http://us.wap.vivanews.com/news/read/315523-ri-butuh-dana-siaga-rp46-7-triliun
> 
> -----Original Message-----
> From: "kangduren" <kangduren@...>
> Sender: [email protected]
> Date: Tue, 22 May 2012 06:17:18 
> To: <[email protected]>
> Reply-To: [email protected]
> Subject: [saham] Utang Pemerintah Rp 1.903 Triliun Bakal Jadi 'Bom Waktu'
> 
> maaf buat semua, ane cuma nyampein berita aja :peace:
> http://finance.detik.com/read/2012/05/22/105515/1921517/4/utang-pemerintah-rp-1903-triliun-bakal-jadi-bom-waktu
> 
> Utang Pemerintah Bengkak Lagi Jadi Rp 1.903 Triliun 
> http://finance.detik.com/read/2012/05/22/101044/1921469/4/utang-pemerintah-bengkak-lagi-jadi-rp-1903-triliun
> 
> kalau ada yg mau bahas, krn spt yg ane sebut sebelonnya ini bisa jd 
> turbulance sendiri buat indo, krismon....
> :peace:
> 
> --- In [email protected], "kangduren" <kangduren@> wrote:
> >
> > Senin, 21/05/2012 17:19 WIB
> > Pemerintah Cari Utang 'Darurat' Rp 27 Triliun  
> > Ramdhania El Hida - detikFinance 
> > 
> > Jakarta - Pemerintah mencari tambahan utang sebagai dana 'jaga-jaga' 
> > antisipasi bila krisis ekonomi dunia khususnya Eropa memukul Indonesia. 
> > Setelah dapat utang dari Bank Dunia US$ 2 miliar (Rp 18 triliun), 
> > pemerintah mencari utang lain kontijensi ini senilai US$ 3 miliar (Rp 27 
> > triliun).
> > 
> > "Kita mengharapkan akan mencapai US$ 5 miliar, itu termasuk US$ 2 miliar 
> > dari Bank Dunia," ujar Menteri Keuangan Agus Martowardojo saat ditemui di 
> > kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (21/5/2012).
> > 
> > Menurut Agus Marto, Indonesia membutuhkan dana kontijensi ini untuk 
> > berjaga-jaga jika pemerintah sulit mencari pembiayaan sebesar Rp 190 
> > triliun tahun ini karena perkembangan kondisi ekonomi di Eropa dan dunia 
> > yang masih sulit.
> > 
> > "Dana yang ditarik untuk membiayai kebutuhan pembiayaan APBN kita atau 
> > semacam jaminan bagi pemerintah kalau seandainya pemerintah mau masuk ke 
> > pasar dan pasar responsnya buruk diberikan jaminan oleh lembaga-lembaga 
> > internasional ini sehingga kita bisa akses ke pinjaman," paparnya.
> > 
> > Namun, Agus masih enggan menjelaskan detil dari mana dana tambahan tersebut 
> > berasal. Dana cadangan kehati-hatian ini merupakan salah satu upaya 
> > pemerintah menjaga kesehatan perekonomian.
> > 
> > "Oh ada tetapi yang sekarang saya bicarakan soal Bank Dunia. Kita harapkan 
> > yang berpartisipasi sama dengan yang kita punya saat tahun 2009," ujarnya.
> > 
> > Agus menegaskan dengan penambahan utang ini tidak akan menambah defisit 
> > yang telah ditetapkan sebesar 2,23% untuk tahun ini.
> > 
> > "Tingkat defisit tidak akan berubah, justru itu hanya semacam jaga-jaga, 
> > tetap di 2,23 persen," pungkasnya.
> > 
> > (nia/dnl)
> >
>




------------------------------------

Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.

SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN MILIS. 
SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. 
SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU 
PEMILIK MODAL.

[email protected] untuk berhenti dari milis saham
[email protected] untuk bergabung ke milis saham
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke