Saran yang bagus Yut:)

dwi





________________________________
From: ayut enggeliah entoh <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Sun, May 23, 2010 6:17:00 PM
Subject: Re: [SBI-InFo] Penjualan burung di acara TV

  
Dear All,

Menarik sekali dan sebenarnya acara TV seperti mulai marak kembali, selain 
langsung mengirimkan surat keberatan masal juga bisa langsung mengirimkan surat 
protes di form pengaduan KPI (Komisi Penyiaran Indonesia) http://www.kpi. 
go.id/?etats= formpengaduan

Sepertinya memang harus ada rutin/selalu mengingatkan pemerintah terutama 
lembaga sensor terhadap media, (maklum kerjaannya buanyak kalee..jd selalu 
lalai/kecolongan tidak ada sensor apa lagi upaya mengingatkan tentang kelayakan 
hiburan untuk dikonsumsi masyarakat).

Terimakasih

--- Pada Kam, 20/5/10, Dwi Nugroho <adhia...@yahoo. com> menulis:


>Dari: Dwi Nugroho <adhia...@yahoo. com>
>Judul: Re: [SBI-InFo] Penjualan burung di acara TV
>Kepada:
> sbi-i...@yahoogroup s.com
>Tanggal: Kamis, 20 Mei, 2010, 11:26 PM
>
>
>>
>
>
>
>  >
>
> 
>>      
> 
>Mbak Irma, ini draft surat keberatan yang bisa dikirimkan ke TV One apabila 
>temen-temen SBI-Info setuju. Saya bisa sedikit membantu.
>
>salam,
>
>dwi
>
>
>
>
>
>
________________________________
From: Irma Dana <irma.d...@gmail. com>
>To: sbi-i...@yahoogroup s.com
>Sent: Thu, May 20, 2010 2:35:02 PM
>Subject: Re: [SBI-InFo] Penjualan
> burung di acara TV
>
>  >
>
> 
>>      
> 
>Dear Dwi dan kawan2,
>
>
>Untuk mengajukan keberatan ke TV One, silahkan saja....bagus juga ya, supaya 
>media tahu bahwa penjualan satwa liar secara illegal berpengaruh terhadap 
>kepunahan di alam.
>Saya pikir, temen2 milis juga tidak keberatan kalau milis ini membuat gerakan 
>positif untuk menentang perdagangan illegal tersebut.... sok Dwi yang 
>koordinir ya....
>
>
>
>
>Salam,
>Irma
>
>
>
>
>2010/5/20 Dwi Nugroho <adhia...@yahoo. com>
>
>>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>  >>
>>
>>>>
>> 
>>>>      
>> 
>>Saya pikir kita sebenarnya bisa saja keberatan dengan tayangan ini ke pihak 
>>TV one. Mbak Irma, SBI-Info kan membernya besar nih. Sekedar ide aja, mungkin 
>>nggak sih  SBI-Info melakukan tekanan ke TV one dengan membuat surat 
>>keberatan resmi? 
>>
>>salam,
>>
>>dwi
>>
>>
>>
>>
________________________________
From: Panji Gusti Akbar <taekwondo_105@ yahoo.com>
>>To: sbi-i...@yahoogroup s.com
>>Sent: Thu, May 20, 2010 1:43:38 PM
>>Subject: Re: [SBI-InFo] Penjualan burung di acara TV
>>
>>  >>
>>
>> 
>>>>      
>> 
>>Wah, sangat disayangkan. . hukum di negara seperti tidak berguna, kalau tidak 
>>ada kesadaran dari masyarakatnya sendiri. Oknum-oknum yang seharusnya 
>>menindak lanjuti kasus ini malah terlibat di dalamnya. Sepertinya, jalan 
>>menuju "utopia" para naturalis semakin tertutup, yakni kehidupan yang 
>>harmonis antara manusia dan lingkungannya.
>>
>>
>>Kalau mengusut kasus dibawah, daripada menangkap dan menjual, bagaimana kalau 
>>diperlihatkan saja? banyak turis-turis mancanegara yang punya minat akan 
>>satwa liar Indonesia yang benar-benar liar, seperti para twitcehr dan birder 
>>yang rela datang jauh-jauh cuman untuk melihat burung. Nah, banyak 
>>orang-orang kita yang sebenarnya bisa menjadi pemandu, menjual binokuler, dan 
>>sebagainya yang bisa menunjang kegiatan
>> tersebut.   Lebih menguntungkan!
>>
>>Andaikan hal ini bisa diwujudkan, tapi kapan ya????? SUSAH!!!!
>>
>>maaf kalau nggak bisa dimengerti, :-)
>>
>>Panji Gusti Akbar
>>>>Al-Soneta Birdwatchinmg Club-Yogyakarta
>>(ALumni SekOlah meNEngah perTAma)
>>
________________________________
 taekwondo_105@ yahoo.com
>>http://sangperergin e.wordpress. com
>>
>>
>>
>>
>>
>>
________________________________
From: Ania <an_celestra@ yahoo.com>
>>To: SBI <sbi-i...@yahoogroup s.com>
>>
>>Sent: Thu, May 20, 2010 11:32:12 AM
>>Subject: [SBI-InFo] Penjualan burung di acara
>> TV
>>
>>
>>  >>
>>
>> 
>>>>      
>> 
>>>>Apa kbr semua? Rabu lalu tgl 12 Mei kantor sy libur coz pilkada walikota 
>>>>MDN. Iseng2 lihat TV, kebetulan acara Nuansa 1000 Pulau TV One. Saya blm 
>>>>pernah lihat sebelumnya. Dari iklannya sptnya bgs, ttg kekayaan alam 
>>>>Indonesia. Hari itu episodenya ttg kehidupan di suatu pantai, sayang sy 
>>>>lupa nama daerahnya. Kaget sekali sy, yg diliput adalah cara penangkapan 
>>>>burung garuda. Sejenis elang, maaf ga tau namanya. Tapi nama lokal di tmpat 
>>>>tsb Garuda. Setelah ditangkap burung itu dijual utk wisatawan yg berminat, 
>>>>videonya lengkap dng burung2 yg dipasarkan & nama tempat menjualnya. 
>>>>Lalu Rabu kemarin (tgl
>> 19) sy melintas di dpn TV kantor yg menyala. Acara yg sama. Sekarang yg 
>> diliput adalah perburuan lumba2. Sy ga lihat lbh jauh apakah lumba2 itu 
>> dikomersilkan atau utk bahan makanan
>> sj.
>>Sy jd prihatin melihatnya. Acara nuansa 1000 pulau utk memperlihatkan 
>>kekayaan alam kita malah mengajarkan cara eksploitasi yg bisa membahayakan 
>>kekayaan alam. Sy mengerti kalau penduduk lokal memerlukan bhn makanan dari 
>>berburu, tapi apakah perlu menunjukan cara menangkap burung & membunuh 
>>lumba-lumba? dan mempertontonkan penjualan satwa... Pd dasarnya manusia punya 
>>sifat serakah, jika bisa mengeksploitasi sedikit kemungkinan ada hasrat 
>>mengeksploitasi lbh banyak. Kalaupun satwa yg diburu tdk dilindungi atau 
>>langka, kalau dieksploitasi bukankah akan mengancam keberadaannya jg.
>> 
>>
>>
>>
>
>
>-- 
>Irma Dana
>http://dawala. wordpress. com [lagi belajar nulis
>
> 

 


      

Kirim email ke