Dear Pak Hasan,
 
Thanks banyak atas artikelnya yang sungguh menarik.
 
Mau nanya nih, jadi sebenarnya yang datang ke Kalbar itu cuman anak buahnya Cheng Ho ya, bukannya Cheng Ho sendiri? Kalau gak salah di Sungai Raya kan ada tapak kakinya Cheng Ho, berarti itu bukan tapak kaki asli Cheng Ho donk ya? Trus kelenteng yang ada di Pantai Samudra (Sam Po Kung) juga sebenarnya didirikan untuk menghormati anak buahnya Cheng Ho? Satu lagi, kenapa ya Cheng Ho lebih terkenal dengan nama Sam Po Kung? Kalau tanya orang di Singkawang saya rasa kebanyakan lebih mengenal nama Sam Po Kung daripada Cheng Ho.
 
Sori nih banyak pertanyaan :)
 
Thanks
 
Salam,
Hendy Lie
 
 
 
----- Original Message -----
 

 
Selasa, 10 Oktober 2006
Penyiar Islam Pertama di Nusantara
Oleh: Hasan Karman

Pada tahun 1407, di Sambas terdapat Komunitas Tionghoa Muslim di bawah pimpinan Haji Gan Eng Tju alias Arya Teja bermazhab Hanafi. Tahun 1463, Laksamana Cheng Ho, seorang Hui dari Yunan, atas perintah Kaisar Cheng Tsu alias Jung Lo (kaisar ke-4 dinasti Ming) selama tujuh kali memimpin ekspedisi pelayaran ke Nanyang (Asia Tenggara). Beberapa anak buahnya ada yang kemudian menetap di Kalimantan Barat dan membaur dengan penduduk setempat. Mereka juga membawa ajaran Islam yang mereka anut.

__._,_.___

=====================================================
~~~~~~~~~~ Selamat Menunaikan Ibadah Puasa ~~~~~~~~~~
Hapus bagian email yang tidak perlu sebelum me-reply
United Singkawang - [http://www.singkawang.us]
Friendster - [http://www.friendster.com/singkawang]
=====================================================





SPONSORED LINKS
Pontianak hotel indonesia Pontianak indonesia hotel

Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Kirim email ke