Dear Alang,

Pertama, turut prihatin atas kejadian yang menimpa pamanmu ya. Semoga pamanmu 
bisa diproses seadil-adilnya dan sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia.

Mengenai penahanan pamanmu, saya rasa itu jelas gak adil kalo cuman pamannu 
yang sebagai pengantar arak yang ditahan, sedangkan pemasok dan pembuat araknya 
sendiri gak ditahan. Kan seharusnya kesalahan pemasok dan pembuat arak lebih 
berat.

Btw, dulu saya punya teman (main basket) yang mengalami kasus mirip ini jg 
cuman bedanya dia waktu itu sebagai "penerima" bukan sebagai "pengantar". Waktu 
itu kejadiannya (di Pontianak) ada kiriman barang buat teman kost-nya, tapi 
karna temannya gak ada di kost akhirnya dia yang terima barang tersebut. Gak 
taunya isi paket tersebut adalah ganja dan ada polisi yang mengikuti pengantar 
(pos?) tersebut. Jadi teman saya langsung ditangkap begitu menerima paket 
barang tersebut. Teman saya akhirnya ditahan di penjara selama 8 bulan baru 
diproses ke pengadilan, dan diputuskan TIDAK bersalah soalnya dia emang BUKAN 
pemilik ganja tersebut dan jg TIDAK TAHU isi dari paket yang diterimanya.Cuman 
menurut saya ini jg tidak adil kenapa ditahan 8 bulan baru diproses? Padahal 
kasusnya paman Alang belum sebulan tapi udah mau diproses di pengadilan kan? 
Karna ditahan selama 8 bulan jadinya kuliahnya tak terurus trus dia milih 
drop-out dari kuliahnya (di Untan).

Kalo Alang merasa ada yang "aneh" dalam kasus ini, kalo boleh kasih saran Alang 
tulis di rubrik surat pembaca koran2 di Kalbar aja kayak Pontianak Post & 
Equator. Pertanyakan kenapa cuman pengantar arak yang ditahan tapi pemasok dan 
pembuatnya tidak ditahan? Kalo muncul di koran kan berarti kasus ini akan 
diketahui banyak orang dan mungkin akan ada sedikit tekanan buat polisi agar 
lebih serius (tidak curang) dalam mengurus kasus ini, kecuali kalo polisinya 
gak tau malu :(

Thanks


Salam,
Hendy Lie

  
----- Original Message ----- 
From: "alang tjhai" <[EMAIL PROTECTED]>



> Dear All, G Alang........
> Bersama ini ingin g ketahui sebuah berita yg berhubungan dengan 
> kejadian "arak maut" yg mnyebabkan 9 orang meninggal dunia. Kepada 
> siapa saja yg mengetahui lebih jelas lagi mengenai berita ini, mohon 
> diforward ke g ataupun send ke g kalo pas ada beritanya di koran....
> Oh yach, kasus ini terjadi di Singkawang, tepatnya dimana g kurang 
> jelas, cuman g denger kalo telah ditangkapnya salah satu pengantar 
> arak tsb, tapi pemasok serta oknum2 pembuat arak tsb sudah melarikan 
> diri.....
> Apa pendapat kalian mengenai kasus ini? Apakah semua kesalahan harus 
> di dera oleh pengantar arak ini ataukah mesti di tangkap dulu oknum2 
> lainnya??? Mungkin pengantar arak ini memang bersalah karena 
> melanggar hukum, tapi mestikah dia harus menanggung semua kesalahan 
> tsb, sedangkan mungkin dia pun tidak tahu menahu kalau arak itu 
> beracun, karna tugasnya hanyalah mengantar arak tsb sampai ke 
> tujuannya, seperti tugas2 pengantar barang2 lainnya........
> Setahu g, kasus ini termasuk kasus yg menghebohkan, apalagi bagi Kota 
> Singkawang karna jarang ada kasus yg mengemparkan seperti ini.....
> Thanks
> cu
> take care
> bye
> 

Kirim email ke