Lang, turut saya turut prihatin atas peristiea yg menimpa pamanmu.
Btw, begitulah hukum di negeri ini. semua bisa diatur..
seperti saran Hendy, emang mungkin lebih baik dipublish di koran2 lokal 
dikal-bar. sehingga bisa menjadi sorotan publik, dengan begitu diharapkan 
pihak berwenang bisa lebih konsen dalam mengurus kasus itu.
yach semacam tanggung jawab moral gitu dech, soalnya kan disorot publik.

TJ (Khiong)

----- Original Message ----- 
From: Hendy Lie
To: [email protected]
Sent: Thursday, December 07, 2006 2:41 AM
Subject: Re: [Singkawang] KASUS ARAK MAUT !!!!!


Dear Alang,

Pertama, turut prihatin atas kejadian yang menimpa pamanmu ya. Semoga 
pamanmu bisa diproses seadil-adilnya dan sesuai dengan hukum yang berlaku di 
Indonesia.

Mengenai penahanan pamanmu, saya rasa itu jelas gak adil kalo cuman pamannu 
yang sebagai pengantar arak yang ditahan, sedangkan pemasok dan pembuat 
araknya sendiri gak ditahan. Kan seharusnya kesalahan pemasok dan pembuat 
arak lebih berat.

Btw, dulu saya punya teman (main basket) yang mengalami kasus mirip ini jg 
cuman bedanya dia waktu itu sebagai "penerima" bukan sebagai "pengantar". 
Waktu itu kejadiannya (di Pontianak) ada kiriman barang buat teman kost-nya, 
tapi karna temannya gak ada di kost akhirnya dia yang terima barang 
tersebut. Gak taunya isi paket tersebut adalah ganja dan ada polisi yang 
mengikuti pengantar (pos?) tersebut. Jadi teman saya langsung ditangkap 
begitu menerima paket barang tersebut. Teman saya akhirnya ditahan di 
penjara selama 8 bulan baru diproses ke pengadilan, dan diputuskan TIDAK 
bersalah soalnya dia emang BUKAN pemilik ganja tersebut dan jg TIDAK TAHU 
isi dari paket yang diterimanya.Cuman menurut saya ini jg tidak adil kenapa 
ditahan 8 bulan baru diproses? Padahal kasusnya paman Alang belum sebulan 
tapi udah mau diproses di pengadilan kan? Karna ditahan selama 8 bulan 
jadinya kuliahnya tak terurus trus dia milih drop-out dari kuliahnya (di 
Untan).

Kalo Alang merasa ada yang "aneh" dalam kasus ini, kalo boleh kasih saran 
Alang tulis di rubrik surat pembaca koran2 di Kalbar aja kayak Pontianak 
Post & Equator. Pertanyakan kenapa cuman pengantar arak yang ditahan tapi 
pemasok dan pembuatnya tidak ditahan? Kalo muncul di koran kan berarti kasus 
ini akan diketahui banyak orang dan mungkin akan ada sedikit tekanan buat 
polisi agar lebih serius (tidak curang) dalam mengurus kasus ini, kecuali 
kalo polisinya gak tau malu :(

Thanks


Salam,
Hendy Lie 

Kirim email ke