Lang, tulisan loe udah dimuat tuh di koran Pontianak Post, berikut link-nya:
http://www.pontianakpost.com/berita/index.asp?Berita=SuratPembaca&id=129421 Sabtu, 9 Desember 2006 Masih Adakah Keadilan? KEPADA pembaca yang terhormat. Bersama ini ingin saya utarakan kekecewaan saya atas penanganan Kasus Arak Maut oleh pihak Kepolisian. Seperti yang diberitakan di koran bahwa Ajung dijadikan tertuduh dalam kasus ini, dengan tuduhan Ajung adalah Pengedar Arak maut ini, padahal Ajung hanyalah sebagai Pengantar Arak. ............. Hendy ----- Original Message ----- From: "alang tjhai" <[EMAIL PROTECTED]> > Dear Xeno, g Alang.. > Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih atas perhatiannya. > Saya sudah menulis sebuah artikel yg berkaitan dengan ketidakadilan > terhadap Paman saya, Ajung. Dan juga sudah saya kirimkan artikel > tersebut ke Pontianak Post, namun dimuat apa tidak, saya masih belum > bisa memastikannya. > Inilah isi artikel tersebut : > MASIH ADAKAH KEADILAN ? > > Kepada Pembaca Yang Terhormat, > Bersama ini ingin saya utarakan kekecewaan saya atas penanganan Kasus > Arak Maut oleh pihak Kepolisian. Seperti yang diberitakan di koran > bahwa Ajung dijadikan tertuduh dalam kasus ini, dengan tuduhan Ajung > adalah Pengedar Arak maut ini, padahal Ajung hanyalah sebagai > Pengantar Arak. Sedangkan Pemasok Arak, AS ( salah satu anggota > POLSEK Singkawang Tengah) dan AKUI ( Bandar Arak) sampai saat ini > masih bebas berkeliaran diluar. Seperti info yg saya dapati, bahwa > awalnya mereka berdua yaitu AS & AKUI juga diperiksa, namun herannya, > mereka bisa dikenakan tahanan luar (tahanan rumah) dengan jaminan. > Itu berarti pihak Kepolisian masih belum mempunyai bukti yang cukup > bahwa korban yang meninggal adalah karena arak tsb. Namun yang tidak > masuk diakal, Ajung malah tidak diperkenankan menjadi tahanan luar. > Kalau di telaah lebih jauh lagi, seharusnya AS & AKUI yg semestinya > tidak diperbolehkan menjadi tahanan luar karena kemungkinan besar > mereka yg mesti bertanggung jawab atas kejadian ini, karena mereka > adalah oknum2 dibalik semua ini. Ajung memang bersalah, namun > bukanlah salah sebagai Pengedar Arak, kesalahan Ajung hanyalah > sebagai Pengantar saja. Dengan ini bisa kita ketahui, siapa yg paling > tinggi statusnya sebagai tersangka utama. > Jika aparat benar-benar ingin menegakkan keadilan, tentunya semua > pihak2 yang bersangkutan dalam kasus ini diperlakukan sama. Apakah > keadilan hanya di tandai oleh sedikit banyaknya imbalan yang > diberikan???Apakah orang miskin mestilah yang selalu > dijadikan "umpan" dalam permainan "ORANG KAYA"??? > Saya hanyalah ingin agar Ajung bisa mendapatkan hukuman yang sesuai > dengan perbuatannya. Semoga saja Ajung bisa diberikan pembelaan yang > seringan mungkin karena dia hanyalah sebagai "kurir" yang hanya > bertugas mengantar. Ibarat tukang antar yang tidak bertanggungjawab > atas barang yang diantar. Saya juga berharap agar tidak adanya > diskriminasi dalam menangani kasus ini. > Saya menulis surat ini karena saya merasakan ketidakadilan hukum yang > diterima oleh Ajung, mungkin selain Ajung, mungkin masih byk orang > kalangan bawah yg diperlakukan tidak adil, namun mungkin mereka hanya > bisa pasrah karena keadaan ekonomi yg tidak memungkinkan untuk > memberikan keadilan buat mereka. > Kasus ini sekarang sudah diserahkan ke Kejaksaan, namun saya tidak > tahu jelas apakah nantinya Ajung bisa dihukum seringan mungkin atau > tidak, semua ini adalah tergantung pihak Kejaksaan menanganinya. > Satu hal lagi yang ingin saya pertanyakan. Mengapa pihak kepolisian > tidak menindalanjuti pemeriksaan terhadap AS & AKUI??? Seperti AS, > sebagai seorang aparat, yang seharusnya berjalan di atas hukum, namun > tidak disangka, dia malah menyalahgunakan statusnya sebagai penegak > hukum. KASUS INI BENAR-BENAR MEMBURUKKAN CITRA & NAMA BAIK INSTITUSI > KEPOLISIAN DI MATA MASYARAKAT. Apakah Kepolisian masih bisa menjadi > tumpuan masyarakat nantinya? Andai saja aparat kepolisian bisa > melanggar hukum namun tidak perlu mempertanggungjawabkan > kesalahannya. Kami ini sebagai warga masyarakat terutama yang miskin, > apakah selamanya harus bernaung dibawah ketidakadilan ini????? > Terima Kasih Atas Perhatiaannya > > Ada beberapa kutipan yg saya ambil dari posting2 temen2, maaf kalau > sebelumnya saya tidak meminta izin terlebih dahulu. > > Sekali lagi Terima Kasih yang sebesar-besar dari saya sekeluarga ! >
