sinka square tuch kayak cilandak town square gitu ya????? iya neh pemkot 
ngemeng mulu...

Singkawang <[EMAIL PROTECTED]> wrote:          
http://www.pontianakpost.com/berita/index.asp?Berita=Singkawang&id=130489

Kamis, 4 Januari 2007
Rencana Bangun Sinka Square Direspon Positif

Singkawang,-  Rencana pemindahan pasar hongkong ke lokasi depan kantor pos dan 
sekaligus ganti nama menjadi Sinka Square disambut positif berbagai kalangan. 
Joe, anggota masyarakat yang mencari nafkah di Pasar Hongkong menyatakan setuju 
akan hal ini. "Saya setuju saja, tetapi pemkot sebaiknya melakukan sosialisasi 
dulu dengan pedagang," katanya, kemarin. 

Ia juga menyarankan agar pemkot segera mewujudkan rencana ini. "Jangan sampai, 
masyarakat sudah mau, eh tak tahunya pemkot malah ingkar janji," tambah pria 
ini. Hal tersebut diungkapkan menanggapi komentar Asisten Kebijakan dan 
Pemerintahan, HM Nadjib sebagaimana diberitakan kemarin. 

Menurut Nadjib, pemkot sudah mengeluarkan larangan untuk berjualan di Jalan 
Setia Budi dan Jalan Budi Utomo yang selama ini ditempati oleh sebagian 
pedagang gerobak. Larangan itu dikeluarkan karena kedua ruas jalan tersebut 
adalah jalan utama. Sebagai solusi, para pedagang akan ditempatkan di dua 
alternatif lokasi baru yaitu di Jalan Niaga atau di Jalan Pemuda (depan Kantor 
Pos). 

Lokasi baru itu akan dinamai dengan Sinka Square. Dengan pemindahan ini 
diharapkan lalu lintas di Jalan Setia Budi dan Jalan Budi Utomo menjadi lebih 
lancar dan Sinka Square dapat menjadi sebuah icon baru Kota Singkawang. 
Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kota 
Singkawang, R Hartoyo SH MH juga menyambut positif rencana ini. 

Menurut Hartoyo, rencana pemindahan pedagang ke Jalan Pemuda sangat baik karena 
lokasi baru itu didukung oleh panorama sungai dan taman serta rimbunnya 
pepohonan sehingga menambah keasrian suasana santai sambil menikmati jajanan 
yang tersedia. Apalagi pemkot akan menyediakan pentas permanen sebagai 
fasilitas hiburan untuk menyemarakkan suasana. 

Namun, kata Hartoyo, pemkot harus memikirkan soal fasilitas air bersih dan 
listrik untuk kemudahan para pedagang. "Air bersih dan listrik itu kebutuhan 
utama para pedagang. Jadi, rencana pemindahan pedagang juga harus diikuti 
dengan upaya pemenuhan kebutuhan tersebut," katanya. Selain itu, pemkot juga 
disarankan untuk secara bertahap membangun wc umum serta tempat parkir khusus. 

Setidaknya ada dua lokasi parkir yang harus disediakan pemkot yaitu di lokasi 
Gedung Pancasila dan di depan Jalan M Suni. "Pengunjung tentunya ada juga yang 
datang dari arah pasar. Nah, tempat parkir di dekat Jalan M Suni juga sebaiknya 
disiapkan," tambahnya. Hartoyo juga menyarankan supaya pemkot menutup ruas 
jalan (dari simpang jembatan agen hingga Jalan M Suni) sejak pukul 16.00 WIB 
sampai dengan pukul 06.00 WIB, bukan mulai magrib. Hal ini untuk memberikan 
kesempatan bagi pedagang untuk mempersiapkan dagangannya.(rnl)


         

 
---------------------------------
Everyone is raving about the all-new Yahoo! Mail beta.

Kirim email ke