http://www.pontianakpost.com/berita/index.asp?Berita=Singkawang&id=13569\ 6 <http://www.pontianakpost.com/berita/index.asp?Berita=Singkawang&id=1356\ 96> Sabtu, 7 April 2007 Maskot Tembakol, Ide Gila Kadis Budpar Banyak Maskot yang Lebih Baik
Pontianak,- Polemik maskot Pariwisata Kota Singkawang, Ikan Tembakol yang digagas Kadis Disbudpar kembali mendapat kecaman. Kali ini datangnya dari pemuda penggiat wisata dan seni Kota Singkawang. Dede Hardi, pemerhati seni dan wisata kota ini mengatakan, bahwa menjadikan Ikan Tembakol sebagai maskot pariwisata Kota Singkawang adalah ide gila. Menurutnya, masih banyak hewan atau tempat yang lebih baik untuk dijadikan maskot pariwisata Kota Singkawang, selain Ikan Tembakol. "Banyak nama hewan, tumbuhan atau bunga yang bisa dijadikan maskot, kenapa harus Tembakol. Dari nama saja, sudah tak necis dan tak gaul. Nama yang keren dong, masak Tembakol," katanya. Disebutkan Dede, sebelum memberi nama sesuatu untuk dijadikan maskot, setidaknya Disbudpar melakukan survey terlebih dahulu ke warga apakah banyak yang setuju atau tidak. "Jika saya membaca pemberitaan koran beberapa hari ini, tampaknya banyak warga yang tak setuju. Ini harus direspon Kadis Disbudpar sebagai pembuat ide, jangan hanya ngotot sementara warga banyak yang mengecam," ujarnya. Dia juga memberi ide, agar diadakan lomba kreasi dan design untuk sebuah maskot pariwisata Kota Singkawang. "Yang terbaik patut dijadikan maskot dan tentunya juri untuk lomba tersebut dari seluruh unsur masyarakat yang ada di kota ini," tukas pria yang juga bergelut di bisnis radio tersebut. Menurutnya, Ikan Tembakol bukan merupakan ikan asli yang hidup di kota ini. Sebab, di Kabupaten Sambas, Mempawah dan Pontianak ikan tersebut juga hidup dan berkembang biak. "Kalo mencari maskot yang benar-benar melambangkan dan mencerminkan wisata kota ini. Sepertinya ide saya tentang lomba itu harus diperhatikan kembali," harapnya. Sementara suara sumbang tentang maskot tersebut juga disuarakan Muhammad Deni Isnaini dari Geli Gersang Singkawang. Mewakili teman-teman Deni mengatakan, Ikan Tembakol sangat-sangat tak pantas untuk dijadikan maskot . "Tembakol itu sebutan untuk orang bodoh dan totol, lantas kenapa dijadikan maskot. Banyak maskot lain yang lebih baik. Misalnya Tatung, Bunga Raflesia, atau Batu Belimbing. Khan itu lebih mencerminkan Kota Singkawang sebagai kota pariwisata," sebutnya. (bdi)
