Dear rekan-rekan,
Menurut informasi yang tidak resmi pernah saya dengar dari masyarakat
,keluarga pak Ahok telah banyak berbakti terhadap masyarakat Belitung melalui
yaysan sosial keluarganya dari generasi ke generasi.
Sayangnya pak Ahok sekarang ini menjadi penganggur (dari jabatan
birokrasi),sesudah kalah dari pemilihan gubernur Riau.
salam,
Robert Lay-sydney
Rudi Dustika Teja <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Salam sejahtera rekan-rekan,
kebetulan saya menemukan artikel yang menarik seputar politik. Artikel ini
tidaklah baru, karena ditulis pada bulan Agustus 2005, dan menurut info dari
sang penulis sudah pernah dimuat di surat kabar Bangka Pos.
Tadi saya sempat meminta izin dari sang penulis yakni Bapak Yap Hong Gie yang
aktif di milis t-net (tionghoa net), untuk cross posting artikel tersebut. Dan
beliau
memberikan lampu hijau sambil menitipkan salam hangat untuk kita para penghuni
milis Singkawang .
Membaca artikel di bawah ini membuat saya teringat akan kampung halaman kita,
kota Singkawang. Yang sedang diliputi polemik, dan yang akan menyambut pilkada.
Selamat membaca rekan-rekan, dan silahkan berkomentar jika ingin .Semoga
informasi berikut bisa memperkaya wawasan kita untuk tumbuh bersama.
Salam,
Rudi.
[t-net] "Jangan pernah lupa pada kampung halaman" Yap Hong Gie
Thu, 04 Aug 2005 12:57:54 -0700
http://www.mail-archive.com/[email protected]/msg03751.html
"Jangan pernah lupa pada kampung halaman" kata Alm. Indra Cahaya Purnama,
terlahir Cung Kim Nam kepada anak-anaknya, "kamu boleh kemana saja asal jangan
lupa pulang untuk membangun kampung halaman".
Nasihat ini merupakan pesan yang diikuti oleh Ahok dan adik-adiknya; Dr Basuri
T Purnama; dokter PNS di Kab Belitung Timur, Fifi Lety SH. LLM, praktisi Hukum,
yang setelah menyelesaikan studi mereka di Jakarta, pulang
untuk berbakti dan berkarya dikampung halaman mereka.
Bagi Ahok sendiri, alumnus Teknik Geologi Trisakti, setelah itu mengambil S-2
nya di lembaga Manajemen Keuangan di Sekolah Tinggi Management Prasetya
Mulya, kemudian menjadi pengusaha pertambangan di Belitung. Beberapa tahun lalu
Ahok terpanggil untuk terjun dibidang politik dan terpilih menjadi anggota DPRD
dari partai PIB untuk Kabupaten Beltim.Ahok yang lahir di Manggar-Belitung,
tanggal 29 Juni 1966, dikenal sebagai
seorang politisi yang bersih, beliau dan beberapa rekannya pernah mengembalikan
sisa uang perjalanan dinas kunjungan ke Malang-Jawa Timur, yang sempat
membuatnya dikucilkan oleh rekan-rekan anggota DPRD lainnya.
Suatu hari terjadi demo oleh pekerja Kelapa Sawit yang berunjuk rasa di depan
Gedung DPRD Beltim, tidak ada anggota DPRD yang (berani) keluar untuk
menghadapi para pengunjuk rasa. Ahok memutuskan untuk menemui para pekerja
Kelapa Sawit, melakukan dialog dengan mereka sambil makan bersama.Ahok pula
berhasil memperjuangkan kenaikan Upah Minimum Kota (UMK) bagi para pekerja
Kelapa Sawit, sehingga ketika Ahok alias Ir. Basuki Tjahaya Purnama,
MM., mencalonkan diri untuk menjadi Bupati Belitung Timur, semua pekerja Kelapa
Sawit memberikan suaranya kepada Ahok.Ir. Basuki Tjahaya Purnama, MM., yang
mewakili PIB berhasil memenangkan secara mutlak PILKADA Beltim, mengalahkan
lawan-lawannya; Faizal mantan Dandim, Abd Fatah - staf Dept. Dagri (PBB -
Yusril I. Mahendra) dan mantan Sekda Sumsel (Golkar).
Selasa pagi, (02/08/'05) pk. 06.15 kita sudah kumpul di Bandara Sukarno-Hatta
Cengkareng, untuk berangkat dengan pesawat Sriwijaya Air pk.07.30 yang penuh
sesak, sehingga Sriwijaya Air harus mengadakan extra flight ke Tanjung Pandan.
Rupanya kami sepesawat dengan dengan rombongan
lainnya, seperti Bpk. Frans Tsai, para pengusaha Cina, beberapa pengurus partai
PIB., Ir. Nurdi Prayogi MM, dan Dr Ratna Wijana SE, MM.; keduanya dari Pusat
Penelitian Pranata Pembangunan Universitas Indonesia, seorang
koresponden koran berbahasa Mandarin dan Sdri Maya dari majalah Sinergi yang
selalu hadir untuk meliput hampir setiap acara kegiatan dari kalangan etnis.
Selain itu berangkat dari Jakarta, Gubenur Bangka-Belitung (Babel), pejabat
Depdagri, Muhammad Muas mantan anggota DPR-RI fraksi Golkar, asal Belitung.
Di pesawat saya bilang kawan saya, "enak nih pagi-pagi makan Bakmi Belitung",
seperti didengar keinginan ini, sampai dirumahnya kawan di Tanjung Pandan, kami
disambut dengan sarapan Bakmi Belitung, dengan udang segar dan baso ikannya
yang kecil-putih, lezat bukan main.Siangnya kita dibawa ke salah satu pondok
makan dipantai, yang terkenal menu Kepala ikan Asam-Pedas, dengan Ikan Bakar
dan sambal terasi khas Belitung.Sambil menikmati makan siang kami mendengarkan
latar belakangan dan perkembangan berlangsungnya kampanye politik, Ahok alias
Ir. Basuki Tjahaya Purnama, MM., Bupati Belitung Timur, figur unik yang
berhasil memenangkan Pilkada secara murni dengan dukungan aspirasi dan kekuatan
masyarakat, yang
mengalahkan politik uang dan tekanan birokrasi dari kekuatan partai besar
lainnya.
Acara pelantikan Bupati Belitung Timur pada Rabu pagi 03/08/'05,
diselenggarakan di Gedung DPRD di Manggar Kab. Belitung Timur, satu jam lebih
perjalanan dari Tanjung Pandan.Seusai acara pelantikan saya sempat
berbincang-bincang dengan Franz Tsai dan seorang tokoh pengusaha Bangka, bahwa
perjuangan Ahok yang sebenarnya baru saja dimulai, sehingga para suporternya
yang selama ini memberikan dukungannya, selanjutnya jangan menjerat Ahok dengan
usaha KKN tetapi secara konsisten memberikan dukungan kepada Bupati Beltim
dalam menjalankan pembangunan daerahnya, khususnya dalam mengentaskan
kemiskinan.
Bagi yang ingin mengetahui lebih banyak mengenai Ahok - Ir. Basuki Tjahaya
Purnama, Bupati terpilih Kabupaten Beltim, silahkan buka URL dibawah ini.
http://www.bangkapos.com/hasil_pencarian.php?cari_berita=Bupati+Belitung+Timur&halaman=&topik=
Wassalam, yhg.
----------------
---------------------------------
The fish are biting.
Get more visitors on your site using Yahoo! Search Marketing.
---------------------------------
Now that's room service! Choose from over 150,000 hotels
in 45,000 destinations on Yahoo! Travel to find your fit.