Salam sejahtera rekan-rekan,
  
  kebetulan saya menemukan artikel yang menarik seputar politik. Artikel  ini 
tidaklah baru, karena ditulis pada bulan Agustus 2005, dan menurut  info dari 
sang penulis sudah pernah dimuat di surat kabar Bangka Pos.
  
  Tadi saya sempat meminta izin dari sang penulis yakni Bapak Yap Hong  Gie 
yang aktif di milis t-net (tionghoa net), untuk cross posting  artikel 
tersebut. Dan beliau 
  memberikan lampu hijau sambil menitipkan salam hangat untuk kita para 
penghuni milis Singkawang .
  
  Membaca artikel di bawah ini membuat saya teringat akan kampung halaman  
kita, kota Singkawang. Yang sedang diliputi polemik, dan yang akan  menyambut 
pilkada. 
  
  Selamat membaca rekan-rekan, dan silahkan berkomentar jika ingin .Semoga 
informasi berikut bisa memperkaya wawasan kita untuk tumbuh bersama.
  
  Salam,
  
  Rudi.
  
  
  
  [t-net] "Jangan pernah lupa pada kampung halaman"     Yap Hong Gie
  Thu, 04 Aug 2005 12:57:54 -0700
  
  http://www.mail-archive.com/[email protected]/msg03751.html
       
      
                        "Jangan pernah lupa pada kampung halaman" kata Alm. 
Indra Cahaya  Purnama, terlahir Cung Kim Nam kepada anak-anaknya, "kamu boleh 
kemana  saja asal jangan lupa pulang untuk membangun kampung halaman".
  
  Nasihat ini merupakan pesan yang diikuti oleh Ahok dan adik-adiknya; Dr  
Basuri T Purnama; dokter PNS di Kab Belitung Timur, Fifi Lety SH. LLM,  
praktisi Hukum, yang setelah menyelesaikan studi mereka di Jakarta,  pulang 
  untuk berbakti dan berkarya dikampung halaman mereka.
  Bagi Ahok sendiri, alumnus Teknik Geologi Trisakti, setelah itu  mengambil 
S-2 nya di lembaga Manajemen Keuangan di Sekolah Tinggi  Management Prasetya 
  Mulya, kemudian menjadi pengusaha pertambangan di Belitung. Beberapa  tahun 
lalu Ahok terpanggil untuk terjun dibidang politik dan terpilih  menjadi 
anggota DPRD dari partai PIB untuk Kabupaten Beltim.Ahok yang  lahir di 
Manggar-Belitung, tanggal 29 Juni 1966, dikenal sebagai 
  seorang politisi yang bersih, beliau dan beberapa rekannya pernah  
mengembalikan sisa uang perjalanan dinas kunjungan ke Malang-Jawa  Timur, yang 
sempat membuatnya dikucilkan oleh rekan-rekan anggota DPRD  lainnya.
  
  Suatu hari terjadi demo oleh pekerja Kelapa Sawit yang berunjuk rasa di  
depan Gedung DPRD Beltim, tidak ada anggota DPRD yang (berani) keluar  untuk 
menghadapi para pengunjuk rasa. Ahok memutuskan untuk menemui  para pekerja 
  Kelapa Sawit, melakukan dialog dengan mereka sambil makan bersama.Ahok  pula 
berhasil memperjuangkan kenaikan Upah Minimum Kota (UMK) bagi para  pekerja 
Kelapa Sawit, sehingga ketika Ahok alias Ir. Basuki Tjahaya  Purnama, 
  MM., mencalonkan diri untuk menjadi Bupati Belitung Timur, semua  pekerja 
Kelapa Sawit memberikan suaranya kepada Ahok.Ir. Basuki Tjahaya  Purnama, MM., 
yang mewakili PIB berhasil memenangkan secara mutlak  PILKADA Beltim, 
mengalahkan lawan-lawannya; Faizal mantan Dandim, Abd  Fatah - staf Dept. Dagri 
(PBB - Yusril I. Mahendra) dan mantan Sekda  Sumsel (Golkar).
  
  Selasa pagi, (02/08/'05) pk. 06.15 kita sudah kumpul di Bandara  
Sukarno-Hatta Cengkareng, untuk berangkat dengan pesawat Sriwijaya Air  
pk.07.30 yang penuh sesak, sehingga Sriwijaya Air harus mengadakan  extra 
flight ke Tanjung Pandan.  Rupanya kami sepesawat dengan  dengan rombongan 
  lainnya, seperti Bpk. Frans Tsai, para pengusaha Cina, beberapa  pengurus 
partai PIB., Ir. Nurdi Prayogi MM, dan Dr Ratna Wijana SE,  MM.; keduanya dari 
Pusat Penelitian Pranata Pembangunan Universitas  Indonesia, seorang 
  koresponden koran berbahasa Mandarin dan Sdri Maya dari majalah Sinergi  yang 
selalu hadir untuk meliput hampir setiap acara kegiatan dari  kalangan etnis. 
  Selain itu berangkat dari Jakarta, Gubenur Bangka-Belitung (Babel),  pejabat 
Depdagri, Muhammad Muas mantan anggota DPR-RI fraksi Golkar,  asal Belitung.
  
  Di pesawat saya bilang kawan saya, "enak nih pagi-pagi makan Bakmi  
Belitung", seperti didengar keinginan ini, sampai dirumahnya kawan di  Tanjung 
Pandan, kami disambut dengan sarapan Bakmi Belitung, dengan  udang segar dan 
baso ikannya yang kecil-putih, lezat bukan  main.Siangnya kita dibawa ke salah 
satu pondok makan dipantai, yang  terkenal menu Kepala ikan Asam-Pedas, dengan 
Ikan Bakar dan sambal  terasi khas Belitung.Sambil menikmati makan siang kami 
mendengarkan  latar belakangan dan perkembangan berlangsungnya kampanye 
politik, Ahok  alias Ir. Basuki Tjahaya Purnama, MM., Bupati Belitung Timur, 
figur  unik yang berhasil memenangkan Pilkada secara murni dengan dukungan  
aspirasi dan kekuatan masyarakat, yang 
  mengalahkan politik uang dan tekanan birokrasi dari kekuatan partai besar 
lainnya.
  
  Acara pelantikan Bupati Belitung Timur pada Rabu pagi 03/08/'05,  
diselenggarakan di Gedung DPRD di Manggar Kab. Belitung Timur, satu jam  lebih 
perjalanan dari Tanjung Pandan.Seusai acara pelantikan saya  sempat 
berbincang-bincang dengan Franz Tsai dan seorang tokoh pengusaha  Bangka, bahwa 
perjuangan Ahok yang sebenarnya baru saja dimulai,  sehingga para suporternya 
yang selama ini memberikan dukungannya,  selanjutnya jangan menjerat Ahok 
dengan usaha KKN tetapi secara  konsisten memberikan dukungan kepada Bupati 
Beltim dalam menjalankan  pembangunan daerahnya, khususnya dalam mengentaskan 
kemiskinan.
  
  Bagi yang ingin mengetahui lebih banyak mengenai Ahok - Ir. Basuki  Tjahaya 
Purnama, Bupati terpilih Kabupaten Beltim, silahkan buka URL  dibawah ini.
  
  
http://www.bangkapos.com/hasil_pencarian.php?cari_berita=Bupati+Belitung+Timur&halaman=&topik=
  
  
  Wassalam, yhg.
  ---------------- 



  

 


 
---------------------------------
The fish are biting.
 Get more visitors on your site using Yahoo! Search Marketing.

Kirim email ke