semua berasal dari pemerintah juga sih,soal che sau itu kadang ortu juga 
terpaksa.mana ada ortu yg pemgen anak nya tersiksa hidup jauh yakan?tapi klo 
pemerintah bisa berantas kemiskinan rkyat nya pasti makmur dan anak muda nya ga 
perlu lagi merantau jauh2 dan tak ad lagi yg istilah nya ke taiwn dan ke 
hongkong,singapur segala.itu karena kehidupan yg membuat semua itu 
terjadi.akhir nya banyak korban perasaan bagi yg merrid jauh2.anak muda nya yg 
kerja jauh juga terikat dgn kontrak kerjaan di perantauan.hal untuk memperabiki 
skw itu bukan kita tapi gubenur nya juga pemerintah nya.klo ngomong ma to semua 
bisa yg melaksanakan itu yg penting !asal pemerintah jangan suka  K K N ya 
rakyat bisa makmur lo.polisi nya juga klo uda tabek/alias salam manis semua 
masalah uda selesai bt apa?
ga ada hukum yg berlaku sesuai UUD nya.kasian rakyat kia apalagi sekarang harga 
beras minyak mahal tapi penghasilan rakyat ga ada.7P:Pergi pagi pulang petang 
penghasilan pas pasan.







----- Original Message ----
From: Dji Min <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Tuesday, April 24, 2007 10:42:13 AM
Subject: Re: [Singkawang] Pengantin - Pengantin Pesanan

semua kembali keasal mulanya...
kalo di pikir2 ekonomi dan pendidikan sangatlah penting, misalnya di singkawang 
terdapat beberapa pabrik dan rata2 rakyat singkawang berpendidikan tentu mereka 
akan bisa jadi karyawan dan punya uang sendiri, peduli setan u orang taiwan. 
toh penduduk orang skw nda banyak2 amat. cukup dengan satu pabrik besar Wings 
tentu bisa menyerap banyak karyawan, gua bisa bayangin kalo rata2 pria skw 
menjadi supervisor atau manager tentu amoy skw tidak akan pilih taiwan yang 
tidak pasti.
tul nda lang???




From: "TJ" <[EMAIL PROTECTED] co.id>
Reply-To: [EMAIL PROTECTED] ups.com
To: <[EMAIL PROTECTED] ups.com>
Subject: Re: [Singkawang] Pengantin - Pengantin Pesanan
Date: Tue, 24 Apr 2007 09:36:13 +0700


Wah, saya benar2 ketinggalan berita yak?hehehehe
soalnga bgt plg jarang2 lagi denger orang che sau ke Tw lg...:) kalo dulu 
sich, tiap hari selalu denger.
Diluar semua itu emang semua amoi yg mau berangkat itu sadar akan resiko yg 
mungkin terjadi. tapi yach gitulah, seperti kata Ci Lidya, semua berakar 
dari keinginan untuk bisa keluar dari "Kemiskinan" .
yach mereka anggap aja seperti gambling, kalo dapet yg baik yach nasibnya 
kayak tetangga gw yg Ci Lidya bilang itu, tiap bulan bisa mengirimi orng 
tuanya sekian ratus dolar. Angka yg lumayan menggiurkan. .:)
Sebenarnya che siauw ini udah ada dari jaman dulu, dari jaman gw baru lahir 
atau bahkan sebelum itu.

----- Original Message ----- 
From: Lidya Pei
To: [EMAIL PROTECTED] ups.com
Sent: Monday, April 23, 2007 9:17 PM
Subject: Re: [Singkawang] Pengantin - Pengantin Pesanan

Dear All,
Terlepas dari dilemma human trafficking, dalam
persoalan che siauw amoi untuk maried ke Taiwan or
Hongkong or Singapore, pihak calon korban itu semua
sadar akan apa yg berlaku dan yg akan berlaku. Dalam
hal ini, tidak ada pihak yg menodongkan pistol ke
kepala mereka untuk memaksa mereka melakukan tindakan
tersebut, mereka merelakan diri atau merelakan anak
cewek mereka untuk dijodohkan. Seperti didalam cerita
Liputan6, kalo merasa gak mau or dipaksa lapor aja ke
Polisi setempat. Kan bukan di sinetron bikinan orang
keturunan india, yg bercucuran air mata karena tidak
berdaya, trus pasrah aja mau diapain.
Tidak sepenuhnya mereka itu mengalami nasib naas,
dibandingkan dengan TKI dari Jawa yg kerja di Tanah
Arab, mereka itu masih bernasib baik. Kalo gak cocok
bisa cerai trus kawin lagi. Lihat di laporan tv,
tentang TKI yg bekerja di Arab, ada yg diperkosa ampe
melahirkan udah itu disiksa hingga mati. syerem.
Sejauh ini belum kedengaran ada orang yg maried ke
Taiwan, hongkong, or Singapore yg mati disiksa. Ada
memang yg tidak berhasil dengan perkawinannya tapi
mereka akhirnya bisa cerai, yg gak mau kawin lagi bisa
pulang lagi ke kampung.
akar permasalahannya hanya bersumber dari satu hal
"POVERTY/KEMISKINAN ". Atasi aja hal ini, maka tidak
akan ada masalah yg timbul. Kalo udah sekolah tapi
tidak ada lowongan kerja yg tersedia sementara kedua
orang tua menagih hasil investasi yg telah mereka
keluarkan untuk menyekolahkan anaknya ditambah lagi
dapur di rumah menunggu untuk dinyalakan, gimana orang
gak nekat.
khiong, siapa bilang dikampung kita berkurang? kamu
jarang sih pulang kampung, malah udah gak malu malu
lagi. Tapi tetangga kamu ada yg berhasil dari jenis
perkawinan ini, dia maried sama orang singapore dari
che siauw, trus dapat 2 anak dari hasil perkawinan
tersebut, setiap bulan dia bisa mengirimkan Sin$400 ke
ortunya. Kalau begini contohnya siapa yg tidak
tergoda?
Fresh graduate S1 mana yg bisa support orang tua
perbulan Sin$400?, jangankan mo support mungkin jumlah
itulah yg dia dapat dari orang yg mempekerjakannya. 







Search from any Web page with powerful protection. Get the FREE Windows Live 
Toolbar Today! 


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

Kirim email ke